Oh My Dev-iil

Oh My Dev-iil
Tempat seharusnya


__ADS_3

"Berapa banyak?" tanya Dev dengan tatapan mata tajam dan penuh selidik.


"Ada tiga tuan," jawab Frank.


"Seret sisanya kesini!" titah Dev pada para penuntun Roh.


Di depan mereka roh Suincubus meronta-ronta ingin dilepaskan. Tubuh mereka terbakar namun tidak bisa hancur, roh jahat yang menelan roh jahat lainnya membuat dirinya semakin kuat.


Satu roh Suincubus berwarna merah darah dengan rupa seperti seekor anjing dan badannya seperti seekor kalajengking, sedangkan roh Suincubus yang lain berwarna cokelat kemerahan dengan rupa menyerupai ular berkepala manusia dengan empat kaki.


"Graaahahhhhhhhhhh.."


Sraaakkk


Strakkkk


Ctaarrrrrrr


Bersamaan dengan kedatangan dua succubus lainnya langit ikut murka dnegan mengeluarkan lidah lidah apinya menyambar dan menyiksa ketiga roh Succubus itu.


"Ck... Bisa tidak kau tenang Xavier, ini bagianku kenapa kau ikut campur!" ketus Dev saat melihat lidah api dari langit menghantam ketiga Succubus itu.


"Aku marah !" suara Xavier menggelegar di langit Eropa namun bagi yang mendengarnya, itu sama seperti suara gemuruh namun kali ini terdengar begitu menyeramkan dan membuat siapa pun enggan keluar rumah.


"Ck... kau pikir aku tidak marah!" ketus Dev, area hutan hitam kini dipenuhi kabut ungu dengan pilar pilar cahaya merah membuat suasana hutan hitam semakin menyeramkan.


"Biar aku yang selesaikan Xavieeerrrr!!" geram Dev.


"Aku juga ingin menghajar roh roh itu Deeevvvvv, mereka telah merusak tatanan kehidupan yang kuatur sedemikian sempurna, arhhhhh mereka merusak semuanya!!!!" teriak Xavier dari Atas langit tampak sosok naga putih dengan mata merah mengkilat terbang di atas langit diantara awan awan hitam.


"Nanti saja, kau tidak punya hak mereka sudah mati, ini tugasku Xavier!!" ucap Dev.


"Astaga mereka ini mau sampai kapan berdebat, tidak sadar apa mereka hampir membuat roh roh itu menjalani kematian ketiga mereka?" gumam Frank yang sering menyaksikan perdebatan kedua pilar pengatur alam ini berdebat hanya karena ingin memberikan hukuman pada roh jahat.


"Graaahahhhhhhhhhh..... le... lepaskan akuuuu!!"teriak roh Suincubus berwarna hitam, dia yang terbesar diantara ketiga roh Suincubus itu, roh yang pertama mereka bawa sebelum kedua roh Suincubus itu.


Sraaakkkk


Cambuk petir Xavier dan Cambuk Api Abadi Dev menghantam tubuh makhluk mengerikan dengan tubuh tinggi dan kurus itu.


"Graahhhhhhhhh..... aku harus mencari wanita mencari perawan awassshhh lepassss!!!" teriak roh itu marah..


Graaaahhhhhh


Srakkkk


klatanggg.... pranggg


Sulurh api Abadi itu hancur karena kekuatan roh Suincubus yang ternyata tidak bisa diikat hanya dengan satu sulur api abadi.


"Sial!!" umpat Dave saat melihat roh Suincubus itu terlepas bahkan menyerang para penuntun roh.


Sraaaahhhsshhh


Dave mengeluarkan sihirnya melindungi para penuntun roh dari serangan iblis yang sangat kuat itu.


"Awaaaaassss.... graahhhhhh...berani beraninya kalian mengikatku dengan tali kecil itu grrrrrhhhhh!!!" teriak roh Suincubus dengan tiga warna suara berbeda.


"Sial dia punya tiga warna suara!" kesal Dev.

__ADS_1


"Xavieeerrrr kemana kau ini semua ulahmu dasar Dewa Kehidupan !!!" kesal Dev.


"Bukankah itu urusanmu?" ucap Xavier meninggalkan Dev dengan rupa naganya namun sebelumnya dia menebarkan serbuk emas di seluruh hutan hitam itu.


"Grrhhhhh... awas kau nanti!" geram Dev.


Srakkkk


Ptarrr....


Braak..


Roh Suincubus terbang kesana kemari berusaha mencari celah untuk keluar dari hutan hitam yang memiliki tenaga super kuat yabg tidak bisa dilawannya.


"Sialan dasar tikus kecil, jangan merusak hutanku bodoh!!!" kesal Dev.


Sraaahhh


Api abadi keluar dengan warna campuran ungu merah kuning dan putih yang mengalir ke sebuah anak panah yang dikeluarkan oleh Dev.


"Rasakan ini bajingan !!" ucap Dev sambil membidik anak panahnya dengan Api abadi di ujungnya mengarah ke Roh Suincubus yang berlarian kesana kemari namun tetap tak bisa keluar sebab area dimana mereka bertarung telah dilindungi dengan kubah keemasan tembus pandang.


Sraaakkk


Slashhhh


Tiga anak panah melesat dan mengenai kaki, perut dan leher roh Suincubus secara bersamaan membuat roh jahat itu mengerang kesakitan dan berbalik menyerang Dev dengan bola bola api yang dikeluarkannya dari dalam mulutnya.


Ptar... ptar... ptar


"Awaaas tuaaann!!" teriak Frank tepat sebelum bola api itu mengenai sayap Dev.


Letupan bola bola api yang berubah menjadi kobaran api yang cukup besar menyerang Dev hingga menyebabkan sayap kirinya terluka karena letupan itu membakar sayapnya.


"Sial mampus kau bajingaaaannnnnn!!!" teriak Dev sambil berlari dan seketika itu dia melompat alai berubah menjadi seekor burung Phoenix yang legendaris dengan warna keemasan dan cakar tajam melesat tajam ke atas langit dan...


srakkkk... Braakkkkk.. bughhh... plaaakkk... kraaakkk


Dia menghajar roh Suincubus secara habis-habisan di semburkannya api abadi dari dalam mulutnya , kepakan sayapnya mengeluarkan ribuan jarum yang sangat tajam dan menghantam tubuh roh Suincubus secara bertubi tubi.


"Graahhhh kau tak akan mampu melumpuhkankuuuuu!!" teriak roh Suincubus itu dengan percaya diri padahal tubuhnya saja sudah dipenuhi dengan jarum tipis dan tajam yang membakar arwah mana pun yang terkena tusukan jarum itu.


Slaassshhhhhhh


Ros Suincubus melarikan diri dia terbang ke arah kastil Dev dimana Debora sedang tidur.


"Sialan!" pekik Dev saat mangsanya melarikan diri dan malah terbang ke arah kastil hitam.


Praaahhhhhh


"Hahaha sepertinya aku menemukan manusia terakhir yang akan membuat diriku semakin kuat dan dia adalah seorang gadis perawan hahahahah," seru Roh Suincubus sambil hinggap di atas kastil Dev.


"Alfemious Romuliones!!!!!" teriak Dev dari belakang Sambil mengeluarkan sihirnya untuk melindungi Kastilnya.


"Hahahaha tak akan bisa bodoh!!" ledek Roh Suincubus sambil tertawa, dia masuk ke dalam kastil Dev dan mengunci kastil itu dengan kubah hitam sehingga membuat Dev kesulitan memasuki kastilnya sendiri.


"Arhhhh Deboraa!" gumam Dev.


"Sialan kau !!" teriak Dev marah.

__ADS_1


Dev menyerang kubah hitam dengan kekuatan iblis itu.Dia tak menyangka roh jahat yang satu ini benar benar kuat namun tak sekuat roh Suincubus yang pernah di hadapinya 200 tahun lalu.


Yang menjadi masalahnya dalam hal ini adalah ada manusia yang harus dilindungi oleh Dev, terlebih lagi manusia itu memiliki kemampuan khusus apalagi dia adalah Debora yang punya trauma dengan roh itu.


"Sial ini tak akan sulit jika gadis itu tidak dibuang kesini malam ini, arhhhh sial!!" umpat Dev.


Sementara itu di dalam kastil, kamar Debora yang tadinya menghilang kini muncul kembali karena kekuatan lain menguasai tempat itu.


"ahahahah aku punya mangsa yang sangat murni, belum lagi kemampuannya berkualitas tinggi, aku akan mencapai level tertinggi dan menjadi raja iblis hahahahah," tawa jahat si roh Suincubus menggelegar di dalam ruangan kastil besar itu.


Debora yang sedang tidur tiba-tiba membuka matanya, mata birunya terlihat berkilau, cahaya biru yang sangat panas keluar dari tubuhnya.


Debora berjalan bukan layaknya manusia normal yang bangun dari tidurnya, dia bangaun dan berjalan dengan tatapan mata fokus dan siap menyerang, di tangan kirinya sudah muncul tongkat biru dengan api biru api terpanas yang pernah ada dan pakaiannya berubah menjadi pakaian bulu dengan jubah yang panjang dan menjuntai ke lantai.


Rambutnya menjadi putih dan di atas kepalanya ada mahkota yang sangat indah.


Debora berjalan keluar kamar, dia menatap tajam ke arah roh Suincubus yang menatapnya dengan penuh n4fsu.


"A.. apa ini!!" pekik Roh Suincubus saya melihat sosok yang keluar dari ruangan itu.


"De..Dewi keselamatan, tidak di..dia Dewi perang .. Bu.. bukan di.. dia Dewi kehancuran arghhhh,!!" teriak roh Suincubus saat apa yang dilihatnya tak sesuai dengan ekspektasi.


"Ingin mencoba mencicipiku?" ucap Debora sambil tersenyum sinis.


"Rasakan ini!!!" teriak Debora alias Dewi kehancuran sambil mengarahkan tongkatnya dan menyemburkan api biru ke tubuh roh Suincubus yang penuh dengan bekas api abadi milik Dev.


Seketika itu kubah hitam itu hancur dan luuruh. Dengan cepat Dev melesat ke dalam kastil itu dan mengeluarkan api abadinya, sepertinya roh ini tidak akan menempati tempat pemberhentian mana pun, dia akan segera dikirim ke neraka sebagai tempat terakhir dan dimusnahkan disana.


"Kukirim kau ke tempatmu yang seharusnyaaaaaaa!!!!" teriak Dev dan..


krarrrrrrrr..... sraaaakkkk... ptaaaasrrrr... ssshhhhh....


Roh Suincubus hancur berkeping-keping dalam balutan api abadi dan api biru yang membakar dirinya dengan mengerikan.


Grhhhhhhhhhh


Roh Suincubus menghilang dan dikirim langsung ke neraka.


"Haahhh.. haaahhh... haaahhh.." Dev terengah-engah.


"Deev... "


Brukkkk


Debora ambruk di atas lantai setelah Dewi kehancuran pergi.


"Debora!" teriak Dev langsung terbang ke arah Debora dan...


Swoooossshhhh dia berubah menjadi sosok manusia.


.


.


.


.


like, vote dan komen 😉😉😊

__ADS_1


__ADS_2