Oh My Dev-iil

Oh My Dev-iil
Cupid


__ADS_3

Debora menatap Dev, dia benar benar geli saat melihat semua kejadian yang di putar oleh Dev barusan, benar benar seperti sedang menonton film horor , membuat mual dan benar benar geli.


“Kenapa sampai ada makhluk seperti itu Pak Tua? Dari mana asalnya?” tanya Debora penasaran Baru kali ini dia menemui roh jahat alias setan sekuat itu.


“Ummm.... sebenarnya ini berhubungan dengan masa lalu ku,” jelas Dev.


“masa lalu?” ucap Debora sambil menaikkan satu Alisnya.


“Ya, seribu tahun lalu aku di kutuk menjadi arwah seekor burung hantu penunggu hutan hitam dimana kau di buang waktu itu, dan dewa kematian yang mengutukku kala itu sudah dibelenggu dalam guci suci milik dewa kehidupan yang tidak akan ada satu orang pun yang akan bisa membukanya,” jelas Dev.


“Tetapi saat itu aku sadar kalau iblis yang ditawan oleh dewa kematian berpencar ke segala penjuru, kabut hitam bertebaran kemana mana dan melesat ke seluruh penjuru negeri ini, sejak saat itu iblis tetap hidup dan menompang di tubuh manusia mana saja yang memiliki karakter kuat dan tegas, mereka akan mencari manusia yang hampir mati atau manusia yang mata batinnya terbuka seperti dirimu,” tambah Dev.


“lalu apa aku akan menjadi sasaran selanjutnya Dev?” tanya Debora penasaran, dia menatap Dev dengan serius membuat jantung Dev malah berdetak tak karuan padahal ini bukan momen yang tepat untuk itu.


“Emm..... mungkin saja, karena saat di rumahmu waktu itu, roh jahat yang mencoba memasuki tubuhmu adalah sisa sisa dari awan hitam yang berkumpul membentuk satu roh iblis,” jelas Dev.


“kau tak perlu khawatir, aku hanya tinggal menangkap satu induk mereka, karena 6 roh jahat sudah kubelenggu di hutan hitam,” jelas Dev.


“Satu? Lalu yang mendatangiku itu?” tanya Debora.


“itu bukan tuannya, itu salah satu pengikutnya, dan sudah tersebar kemana mana, di kampusmu saja aku melihat 3 orang sudah dihinggapi roh jahat itu,” ucap Dev yang membuat Debora terbelalak.


“ja... jadi maksudmu ada tiga mahasiswa yang seharusnya sudah mati saat ini, tetapi mereka hidup kembali karena disinggahi roh itu?” ucap Debora dengan mata terbelalak tak percaya dengan apa yang di dengarnya dari Dev.


“Iya, mereka seharusnya sudah meninggal jauh jauh hari, lihatlah ini,” ucap Dev sambil mengayunkan tangannya.


Tampak seorang gadis lugu berkacamata yang punya sifat super dingin sekaligus tegas, beberapa bulan yang lalu dia diperkosa si sebuah gang hingga tewas, namun roh jahat itu masuk dan mengambil alih tubuhnya alias memanfaatkan tubuh gadis itu untuk kepentingannya.


Saat kembali hidup dia membunuh 4 orang pria secara sadis dan roh mereka berempat dihisapnya ke dalam tubuhnya sehingga memperkuat dirinya karena roh roh itu termasuk roh Legion.


Kemudian ada seorang pria tampan yang tak lain adalah teman sekelas Debora, hanya saja hari ini dia tidak masuk kampus. Pria itu seharusnya sudah meninggal setahun lalu dalam kecelakaan tunggal, dia menabrak pembatas jalan karena jalanan licin yang disebabkan oleh roh jahat yang sudah mengincarnya.


Ketika roh jahat sudah menargetkan mangsanya maka mereka akan mengacaukan tatanan kehidupan untuk mencapai tujuan mereka.

__ADS_1


Pria itu kembali hidup dan berbaur dengan manusia. Dan setahu Debora pria itu adalah mantan kekasih kakaknya Gretta.


Kemudian yang ketiga adalah seorang Dosen cantik yang terkenal killer, dengan kulit putih dan rambut pirang lurus, dia seharusnya sudah meninggal saat sebuah batu besar tiba tiba jatuh dari tebing saat dia tengah mengemudi sendirian setelah pulang dari kampus. Hal yang sama terjadi, dia dikuasai oleh roh jahat.


Roh jahat ini akan menjiplak semua kepribadian orang orang yang sudah meninggal itu sehingga mereka bisa berbaur dengan manusia. Hanya saja mereka harus mencari tubuh lain sebelum limit atau batas bertahan tubuh itu lenyap, biasanya tergantung bagaimana orang itu mati.


Jika dia meninggal dengan tubuh yang hancur berantakan, roh itu hanya akan bertahan sampai 1 bulan dan tubuh itu akan membusuk dengan sendirinya.


Jika dia meninggal karena racun, maka bisa bertahan sampai bertahun tahun semua tergantung cara dia meninggal dan seberapa parah kerusakan tubuhnya saat meninggal.


Roh jahat yang sudah pernah menompang di tubuh manusia tidak boleh terlalu lama berkelana dengan wujud roh, jika itu dilakukan maka mereka akan lenyap tanpa sisa dan justru akan membuat induk utama si Iblis melemah.


“Astaga menyeramkan sekali, jadi Jack, Miss. Benita dan Zizi sudah meninggal,” ucap Debora dengan mata terbelalak.


“Sampai kapan mereka melakukan itu Dev?” tanya Debora.


“Selama aku belum memutuskan kutukan ini maka semua kekacauan ini tetap terjadi Debora, aku adalah pusat dari permasalahan ini,” ucap Dev sambil menunduk, tampak pria itu benar benar sedih dengan semua ini.


Debora menepuk bahu pria itu, “Hei pak tua, kenapa kau melemah begitu? Kan mudah kau tinggal cari cara melepaskan kutukannya maka semuanya akan berakhir,” ucap Debora.


Grepp...


Dev memeluk Debora dengan erat dia menanamkan wajahnya di ceruk leher gadis itu membuat Debora bisa merasakan deru nafasa pria berkulit dingin itu.


“kenapa kau seperti ini?” tanya Debora.


“aku hanya ingin seperti ini sebentar Bora, aku... aku benar benar merasa hangat sekarang, aku tidak kesepian lagi, ada kau disini, sebentar saja biarkan aku seperti ini,” ucap Dev.


Debora bisa merasakan kesepian yang teramat dalam dari pria itu, dia membalas pelukan Dev dan memberikan kehangatan pada pria itu. Entahlah mungkin perasaan Debora mulai tumbuh pada roh penunggu hutan hitam itu, hanya dia dan hatinya yang tau.


“Kau ternyata cengeng juga, sepertinya kita adalah dua orang menyedihkan yang di satukan karena sama sama kesepian,” ucap Debora dengan sedikit bercanda.


“Kurasa juga demikian,”balas Dev yang kini menatap mata Debora dengan intens.

__ADS_1


Pandangan mata mereka bertemu, seketika cahaya biru dan lurik di tangan serta leher mereka muncul, seolah ada magnet yang menarik keduanya. Dev menyentuh wajah lembut gadis itu, dia mengusap wajah Debora dengan jarinya,menatap pemandangan indah di wajah Debora.


Perlahan wajah Dev mendekat, semakin dekat hingga mengikis jarak di antara mereka. Degup jantung Debora semakin tidak teratur, begitu juga dengan Dev.


Perlahan namun pasti Dev mendaratkan bibirnya di bibir mungil Debora, dengan lembur menys4p bibir yang terasa manis dan bagai candu untuk mereka berdua.


Debora menutup kedua matanya, tangannya dia kalungkan di leher Dev, dia mengikuti permainan lembut dari seorang Dev. Kali ini mereka berciuman untuk kesekian kali, bukan karena paksaan atau karena dijahili oleh Xavier tetapi karena keinginan mereka berdua.


Dev menekan lembut bibir Debora, tangannya dia lingkarkan di pinggul ramping gadis itu, mereka berdua benar benar terhanyut dengan suasana romantis mereka.


Tanpa mereka sadari si burung merpati super menyebalkan mengawasi mereka dari atas lemari buku dengan pipi yang bersemu merah.


“Hei Xavier kau sudah gila ya? Dasar dewa aneh, “ ejek Dewi Romansa yang biasa disapa Amora.


“Aku terharu, akhirnya ada cinta diantara mereka berdua,” ucap Xavier.


Pletakkk


Amor dalam wujud malaikat cupid menggetuk kepala Xavier dengan panah cupidnya.


“heh itu semua kan karena pekerjaanku, dasar dewa aneh,” Ejek Amora.


“Tapi mereka romantis sekali, ku tambah ahh supaya semakin panas hahahah,” ucap Amora sambil mengeluarkan sihir merah jambunya ke arah Dev dan Debora.


“Amora, bukannya itu terlalu cepat?” tanya Xavier.


“Tenang saja, tidak akan sampai tahap itu kok,” ucap Amora sambil tersenyum jahil.


.


.


.

__ADS_1


Like, vote dan komen ya


__ADS_2