OM Jangan Gila

OM Jangan Gila
Nothing Impossible


__ADS_3

"Jadi sekarang gue tersisih nih ceritanya, setelah lo kenal cowok-cowok itu!" seru Yuda sedikit kecewa melihat Qinara dekat dengan trio GGS.


"Gak dong Yud, lo tetep best friend gue," sahut Qinara mengguncang tubuh pemuda itu


"Cuma temen?, gak nyangka gue, lo cuma jadiin gue FWB (Friendship with benefits ( hubungan tanpa status)) doank?"" tanya Yuda menatapnya lekat


"Iya, emang kamu maunya gimana?" tanya Qinara lagi


"Kita sudah berteman lebih dari lima tahun, apa waktu itu tidak cukup bagimu untuk tahu bagaimana perasaan ku padamu?" jawab Yuda balik bertanya


"Sorry Yud, sementara gue hanya bisa menjadi teman terbaik lo gak lebih." jawab Qin


"Apa itu karena Indra??" tanya Yuda menyakinkan alibinya


Qinara hanya menatap nanar sembari menghela nafas panjang.


"Kalau bener itu karena Indra, gue siap kok bayarin hutang-hutang lo sama si brengsek itu," sambung Yuda


"Gak usah Yud, sudah cukup lo bantu gue selama ini, dan gue gak mau repotin lo lagi." sahut Qin


"Tetep aja gue gak bisa lihat lo terus-menerus di kekang oleh Indra,"


"Biarlah Indra jadi urusan gue. Gue tahu kok gimana caranya menghadapi dia, dan soal hutang itu lo jangan khawatir karena gue bisa melunasinya sendiri,"


"Tapi Qin, sampai kapan?" tanya Yuda


Qinara hanya tersenyum kemudian meninggalkan Yuda.


"Uhukk, ikan hiu keselek panci, bang Yuda jangan terlalu maksa sih," sahut Raja


Seketika Yuda langsung menatap lekat kearah Raja dengan tatapan mata elangnya.


Lelaki itu kemudian menghampiri Raja, "Sebaiknya jaga mulut lo jangan bawel kaya cewek," bisik Yuda


"Ups, sorry bro gue mah sans aja sih anaknya, cuma remainding aja biar lo gak terlalu berharap sama Qin," jawab Raja


"Maksud lo!" seru Yuda segera menarik kerah baju Raja


"Santai bro, slow jan anarkis gini dong," sahut Raja tersenyum sinis kearahnya.


"Sabar, sabar orang sabar disayang pacar," ucap Deddy mencoba melerai keduanya


"Ini apa-apaan sih, paling males gue kalau ada cowok ribut cuma masalah cewek doang!" seru Qinara memisahkan keduanya


"Ngapain sih kalian ributin tunangan orang lain. Kalian masih muda dan tampan jadi masih banyak cewek lain yang lebih cantik di luar sana yang menunggu kalian!" imbuhnya kemudian meninggalkan ruangan itu


"Ini semua gara-gara lo brengsek, awas aja kalau sampai hubungan gue sama Qin retak gara-gara lo, gue pasti bakal bikin perhitungan sama lo!" ancam Yuda kemudian mengejar Qinara


"Jelita!!!, tunggu Je!" serunya segera berlari menyusul gadis itu


"Wah gak nyangka gue kalau si Yuda ternyata anaknya mood swing (emosi labil) gitu, padahal gue kira dia tuh alim kaya kyai, eh gak tahunya sama aja kaya si Indra Baskom!" seru Raja


"Jangan Trust issue (suudzon) gitu dong Bor, kita positif thinking aja, siapa tahu dia begitu karena kepancing sama lo," sahut Herman


"Bodo ah," ucap Raja kemudian melipir pergi


"Sudahlah Bro, sebaiknya jauhi Qinara, lo denger sendiri kan tadi dia itu gak bisa lepas dari Indra. Aku yakin lo bisa dapat yang lebih dari Qinara di luar sana. Trust me it's work," tutur Deddy menasihatinya


"Tapi cuma Neng Qina yang bisa bikin hati ini cenat-cenut," jawab Raja


"Sakit gigi kali cenat-cenut,"


"Ya kurang lebih kek gitu rasanya Man," sahut Raja


"Daripada lo semakin sakit kedepannya lebih baik lo stop deh mulai sekarang, karena kalau gue lihat peluang lo diterima Qinara itu nol koma nol nol satu persen," ujar Herman

__ADS_1


"Dih jahara, masa sih gak ada setengah persen Man," sahut Raja dengan raut wajah gusar


"Lo liat aja Yuda, dia aja temen deketnya yang sudah bertahun-tahun deket sama dia di tolak, apalagi rakyat jelata seperti lo,"


"Ya Allah mendadak mengsad gue," jawab Raja


"Ikan hiu makan Roti buaya, jangan sedih dong Ja, noh ada gantinya!" seru Herman menunjuk seorang gadis cantik yang duduk sendirian menikmati secangkir kopi


"Wah beneran cantik Ja!" seru Deddy


"Tapi dia janda," sahut Raja


"Emang lo tahu darimana dia Janda?" tanya Herman penasaran


"Keliatan aja gitu, maklumlah gue kan pawangnya janda jadi baru lihat aja gue tahu dia janda apa perawan," sahut Raja


"Masa sih,"


"Hooh,"


"Emang darimana ketahuannya Ja?" tanya Deddy


"Gak tahu Ded, tapi entah kenapa radar gue selalu nyala kalau ada janda," jawab Raja


"Masa sih, gak percaya gue," sahut Deddy


"Yaudah buktikan sendiri sono!" seru Raja


"Kuylah, wani piro?" tantang Deddy


"Gopek," sahut Raja


"Ok deal, gue juga Gopek," sahut Deddy langsung beradu tos dengan Raja


"Kalau kata gue sih, keknya tuh cewek naksir gue deh, liatin aja tuh dari tadi dia curi-curi pandang mulu sama gue," jawab Herman


"Dih kepedean lo tong!" sahut Deddy kemudian melipir pergi


"Ikan hiu makan srikaya, emang si Herman lagaknya sok buaya wkwkwkwk," sahut Raja


Deddy segera mendekati wanita itu.


"Sendirian aja Neng, boleh gabung gak?" tanya Deddy


"Boleh aja bang," jawab wanita itu ramah


"Makasih Neng,"


"Sama-sama,"


"Btw abang boleh nanya gak?" tanya Deddy lagi


"Boleh dong, tanya aja?" jawabnya singkat


"Ikan teri makan buah pepaya, kalau boleh tahu neng ini perawan atau janda?" tanya Deddy hati-hati


"Beli buah ke pasar pagi, jangan lupa naiknya taksi. Emang kalau gue janda abang mau apa sih?" jawab wanita itu


"Ikan buntal liburan ke Korea, gak papa Neng abang penasaran aja," sahut Deddy


"Terus kalau tahu gue janda, Abang mau apa?" tanya wanita itu lagi


"Mau abang kenalin sama temen abang, Neng keberatan gak?" tanya Deddy


"Neng sih gak keberatan bang, cuma yang dibelakang abang kayaknya keberatan," jawab wanita itu menunjuk seseorang

__ADS_1


Deddy segera menoleh kebelakang, dan saat itu juga sebuah pukulan keras mendarat di wajahnya.


*Buuggghhh!!


"Astagfirullah, sial amat nasib gue hari ini, sudah kalah taruhan, dapat bonus lagi dari lakinya, sue banget dah!" umpat Deddy


"Makanya Ded, percaya ma gue. Lo sih ngeyel jadi di kasih stempel kan sama tuh preman," sahut Raja menghibur Deddy


"Lagian kalian bukannya kasih kode gue malah diem-diem bae," cibirnya


"Maaf Ded, tiba-tiba aja lidah gue mendadak kelu!" seru Herman


"Alasan Lo, dasar Kumis. Gue doain lo jodoh sama Haryati," sahut Deddy


"Ikan hiu pergi berniaga, dih dasar jahara. Daripada gue nikah sama Yanti mending gue jomblo seumur hidup," sahut Herman


"Hati-hati lo Man, omongan adalah doa. Mau lo jadi jomblo seumur hidup?" sahut Raja balik bertanya


"Mau asal jomblonya bareng lo eaaaa,"


"Dih ogah," sahut Raja


*********


Pagi itu matahari bersinar malu-malu karena tertutup awan hitam.


Herman tiba-tiba membuka matanya karena mendengar suara berisik di ruang tamu.


"Jalan-jalan ke ragunan, jangan lupa membeli rambutan. Ngomong-ngomong dimana nih calon mantu idaman kok belum kelihatan??"


"Pergi ke bogor naik kereta, bentar ya Cang, ge bangunin dulu anaknya," sahut Siti segera bergegas menuju kamar Herman


"Lah lo udah bangun Neng!" tanya Siti


"Udin mak, abis berisik dengar suara di ruang tamu. Emang ada siapa Mak?" jawab Herman


"Ada Cang Sabeni kemari?" sahut Siti


"Dih ngapain dia kemari?" tanya Herman membelakakan matanya


"Mau membicarakan tentang pernikahan lo sama Haryati," sahut Siti tersenyum simpul


"Dih ogah Mak, pokoknya Herman gak mau nikah sama dia. Bunuh saja Herman kalau mak tetep maksain gue nikah sama Ratu Kutu itu," sahut Herman


"Ikan Patin makan surabi, gue bakal batalin kawin gantung lo sama Haryati kelau lo emang udah ada calon bini!" sahut Sabeni menghampiri mereka


"Ikan Buntal makan jeruk bali, tunggu aja gue telpon cewek gue biar datang kemari!" sahut Herman penuh percaya diri


"Ok, kita tunggu aja, kalau ampe tuh cewek gak datang dalam satu jam, lo jangan sampai nolak Haryati," tantang Sabeni


"Ok Deal!" sahut Herman menjabat tangan lelaki itu


Ya Allah, jika memang gue gak berjodoh sama Haryati, maka kirimkanlah jodoh gue kesini hari ini,


Satu jam kemudian....


"Waktunya udah habis, jadi gimana tong?. Inget pria sejati gak boleh ingkar janji?" ujar Sabeni


"Iya Cang, aku terima nasib dengan terpaksa," jawab Herman gusar


"Assalamualaikum," ucap seorang gadis cantik tersenyum di depan pintu


Herman tersenyum lebar saat menatap wanita itu.


Alhamdulillah, akhirnya jodoh gue datang juga.

__ADS_1


__ADS_2