OM Jangan Gila

OM Jangan Gila
Kumis Oh Kumis


__ADS_3

Malam itu Herman bergegas menuju ke Kemang mengikuti saran Deddy.


"Mak, Herman jalan dulu ya," ucapnya berpamitan


"Mau kemana lo?" tanya Situ


"Biasalah Mak anak muda, hang out dulu biar kaya orang-orang," jawab Herman


"Iya deh, selamat Have fun kesayangan,"


"Makasih Mak, papay,"


"Titi Rajo Bintang ya," ucap Emak melambaikan tangannya ia


"Kok ganti lagi mak, emang Titi Kamal sama Titi DJ kemana?"


"Udah pensiun, sibuk ngurusin anak."


"Lah sama aja Titi Rajo Bintang juga mak,"


"Beda dong, Rajo Bintang : Rasa-rasanya Jodoh buat Bini udah datang,"


"Aamiin, sa ae emak," ucap Herman kemudian melesatkan mobilnya meninggalkan halaman Griya Si Pitung.


Kafe DE VIOSO Kemang Jakarta Selatan.


Setibanya di tempat tujuan Herman segera menghampiri Raja yang terlihat asyik berbincang dengan seorang wanita sexy.


"Halo Bro," sapa Herman segera beradu tos dengan Raja


"Asek, Akhirnya nyampai juga nih Pangeran kita," sahut Raja mempersilakannya duduk


"Btw kenalin nih, cewek baru gue Anyelir." ucap Raja memperkenalkan kekasihnya


"Herman," lelaki itu segera mengulurkan tangannya


"Anye," jawab wanita itu tersenyum tipis


"Btw Deddy kok lom kelihatan, kemana dia?" tanya Herman


"Biasalah, dia suka minder kalau datang ke tempat ginian. Tunggu aja bentar lagi juga sampe," jawab Raja


"Btw lo udah tahu gak kalau Maria di tangkap polisi," imbuh Raja


"Maria siapa??"


"Maria Angela Trader yang lo ikutin,"


"Sumpeh lo, kenapa emang dia?" tanya Herman


"Iya, kayaknya masalah sama om Zeus deh,"


"Oh...btw Om Zeus siapa?" tanya Herman penasaran


"Bapaknya Miaby," jawab Raja


"Yang bener aja dodol, mana ada orang Yunani punya anak orang Jepang," ucap Herman membuat Raja tertawa


"Lagian lo juga Lola Herman deh gue,"


"Namanya juga Herman, ya gitu deh."


Tidak lama Deddy menyambangi keduanya bersama seorang wanita cantik di sampingnya.


"Ehemm...Ikan hiu beli bunga Kamboja, kalau boleh tahu neng cantik siapa namanya?" tanya Herman tak berkedip menatapnya


"Beli batik ke kota Jogja, dih baru ketemu dah nanya nama aja," sahut Deddy

__ADS_1


"Kenalin lah Ded," rajuk Om


"Sabar donk Bro, biarkan dia duduk dulu, pesenin minuman sama makanan baru kenalan," jawab Deddy


"Nah bener tuh, cakep Ded!" sahut Raja


"Ok, ok," Herman kemudian mendekati wanita itu dan menarikkan kursi untuknya


"Silakan duduk cantik," ucapnya ramah


"Terimakasih," jawab wanita itu singkat


"Ikan hiu makan kue bolu, neng cantik suaranya merdu,"


"Pepet terus!" seru Raja membuat semuanya tertawa


"So pasti Ja. Silakan kalian pesen apa aja makanan yang kalian suka, biar gue yang traktir." ucap Herman


"Aseeekkk!!" seru Deddy dan Raja bersamaan


"Beneran kan Man, boleh pesen apa aja?" tanya Deddy meyakinkan


"Iya , apa aja boleh yang penting murah," jawab Herman kemudian tertawa


"Sue dasar medit!" cibir Raja


"Wkwkwkwkwk," Herman terus tertawa melihat bibir manyun kedua sahabatnya


"Yaelah pada gak bisa diajak bercanda ya, dih gak asik banget sih," ucapnya kemudian memanggil seorang pelayan


"Mba...pesen hidangan paling istimewa di sini dan termahal ya," ucap Herman


"Ini beneran apa canda Man?" tanya Deddy


"Beneran dong, masa Sultan Jagakarsa gak bisa traktir kalian semua, santai aja ada Raja kok kalau gue gak bisa bayar," jawab Herman kembali tertawa


"Wkwkwkwk, terima nasib aja lo Ja," sahut Herman


"Herman gue punya bestie kaya lo,"


Tidak lama beberapa orang pelayan membawakan berbagai menu makanan ke meja mereka. Herman kemudian mempersilakan teman-temannya untuk menikmati makan malam mereka.


"Makan yang banyak ya Ded, biar semangat nanti malam olahraganya," ucap Herman menepuk pundaknya


"Tahu aja Lo bro,"


Herman kemudian menuju ke kasir dan membayar semua pesanannya.


"Jadi gimana ini kelanjutannya, sogokan udah terus kapan kenalannya?" tanya Herman


"Ok, sekarang udah boleh tuh sesi pedekate nya," jawab Deddy


Mendengar ucapan Deddy, Herman kemudian berpindah tempat duduk mendekati keponakan sahabatnya itu.


"Halo Neng, boleh kenalan gak?" tanya Herman


"Boleh aja Bang,"


"Ikan hiu makan pisang satu tandan, Duh eneng bisa aja bikin abang deg-degan," jawab Herman malu-malu kuda


"Rakus amat tuh Hiu makan pisang setandan, bagi gue atu ngapa," sahut Raja


"Mending lo ikut gue dugem aja yuk," ajak Deddy menarik lengan Raja


"Dih ogah, mending gue pesta Divorce sama cewek gue," sahut Raja melepaskan tangannya


"Ikut dong Ja,"

__ADS_1


"Gak boleh, acara ini khusus buat perjaka," sahut Raja


"Ya elah, Gue emang udah nikah tapi tampang gue masih kaya anak muda kali," ucap Deddy


"Iya anak muda umur 32, hahaha...." jawab Raja sambil tertawa


"Dih sue,"


"Jangan ngambek Ded, tar makin tua loh. Kuylah kita party." ajak Raja merangkulnya


"Jadi nama neng siapa?" tanya Herman begitu antusias


"Candrawati Kartika Wijaya, panggil saja Bulan,"


"Kok gak nyambung neng namanya Candrawati dipanggil Bulan," tanya Herman


"Kan Candra artinya bulan Bang,"


"Oh gitu toh, jadi kalau nama panjangnya artinya apa Neng Bulan?" tanya Herman


"Wanita yang lembut, anggun dan penuh wibawa,"


"Emang pas sih sama Eneng, selain ayu neng juga lembut dan anggun persis seperti putri solo," sahut Herman


"Btw Neng kuliah jurusan apa?" tanya Herman


"Ekonomi, kalau abang jurusan apa?" jawab Bulan balik bertanya


"Aku jurusan Teknik Mesin,"


"Oh gitu, Bang boleh gak Bulan nanya-nanya dulu tentang Abang. Kali aja kita banyak kesamaan kan bisa lanjut jalan," ucap Bulan


"Boleh dong Neng, apa sih yang gak buat Neng Bulan," sahut Herman


"Abang kerja dimana?"


"Sama ama Deddy," jawab Herman singkat


"Oh sekuriti,"


"Yoi, kenapa emang Neng masalah ya kalau Abang sekuriti?" tanya Herman


"Gak juga sih Abang, kalau aku sih gak masalah Abang kerja apapun selama itu halal,"


"Alhamdulillah kalau gitu, bener-bener ya neng calon istri soleha," ujar Herman begitu bahagia


"Tapi...ada yang membuat Bulan gak sreg aama abang," ucap gadis itu


"Apa neng, katakan aja jangan malu-malu," jawab Herman


"Aku gak suka cowok kumisan, kalau abang emang suka sama bukan dan pengin kita jadian maka abang harus cukur dulu kumis abang," tutur gadis itu


"Emang kenapa, ada masalah dengan kumis abang Neng?" tanya Herman sedikit kecewa


"Gak suka aja bang, geli lihatnya. Kesannya kaya jorok gak bersih aja gitu," jawab Bulan


"Jangan salah Neng, Justru kumis itu bikin Abang makin manis. Yang berbulu itu yang selalu di rindu, karena seperti pepatah bilang Bulu mu adalah candu ku," terang Herman


"Tapi aku gak suka cowok berkumis, ada yang bilang kalau cowok berkumis itu identik dengan perayu wanita," jawab Bulan


"Ikan hiu belajar tari India, Jangan samakan aku dengan cowok lainnya karena gue ini setia orangnya,"


"Iya abang, Bulan percaya. Tapi gimana dong, aku mau sama kamu tapi dengan syarat Abang harus cukur kumis dulu." desak Bulan


"Jadi gue harus milih antara Neng dengan Kumis nih?" tanya Herman menggerakkan bola matanya


"Iya Abang, jadi gimana abang pilih aku atau kumis Abang??" tanya Bulan lagi.

__ADS_1


__ADS_2