
Keesokan harinya seluruh staff rumah sakit merasa aneh melihat penampilan dokter Kean. Pagi ini ia terlihat begitu kusut,dengan dandanan anehnya. Rein tidak mengizinkan Kean terlihat tampan di depan orang banyak ketika ia tidak ada di rumah sakit.
Sejak semua keluarga Adhitama mengetahui Rein hamil,mereka melarang Rein untuk kembali bekerja. Oleh karena itu Rein sudah mengundurkan diri dan kini ia tidak bekerja lagi di rumah sakit.
Rein kini menjadi posesif, terlihat ketika ia mendandani Kean dengan dandanan yang culun dan nggak banget. Entah mengapa saat ini ia tidak ingin Kean terlihat tampan,cukup ia tampan di depannya saja.
Kean mendelik melihat Edo menahan tawanya ketika melihat penampilan aneh Kean. Oh astaga kemarin ia ingin sekali merasakan indahnya mewujudkan keinginan wanita hamil. Namun ternyata keinginan Rein dan anaknya sungguh menyiksanya.
" Kau berusaha dahulu di IGD saya harus mandi terlebih dahulu," ucap Kean ketika mereka memasuki ruangan kerja Kean.
Edo pun tertawa mendengar ucapan Kean,ia tidak dapat menahan lagi tawa nya. " Bahkan dokter tidak mandi?" tanya Edo di sela tawa nya.
" Kau berani tertawa dokter Edo?" tanya Kean selidik.
Edo bergegas menutup mulutnya ketika Kean menatap nya seperti itu. " Istri ku sudah mulai posesif semenjak dia hamil,sudah jaga ruang IGD sana," ucap Kean lalu masuk ke kamar pribadinya.
Setelah melihat atasannya masuk ke dalam kamar pribadinya,Edo pun segera keluar menuju IGD. Terlihat Dirga sudah berjaga di sana,suasana IGD nampak sepi ketika para wanita kini menjadi seorang ibu.
Di mulai dari Riska yang kini sudah menjadi ibu si kembar. Dona yang sedang hamil tua dan kini Rein yang paling membanggakan bagi mereka pun harus berhenti bekerja.
Revan dan Maureen sudah tidak ada kabar setelah dihukum oleh Kean. Mereka sudah jera tidak mau lagi mengusik Kean dan juga Rein.
__ADS_1
Tak lama kemudian datang seorang wanita cantik yang tentu mereka kenal. Ia adalah Sidney,Sidney dan suaminya memutuskan untuk tinggal di Indonesia karena Arumi saat ini sedang mengandung oleh karena itu perusahaan nya kini dipegang oleh Reyhan.
Kafe- kafe milik Reyhan sudah ia serahkan kepada asisten nya di London. Ia juga tidak mau berhubungan jarak jauh dengan istrinya,oleh karena itu ia menyetujui permintaan adiknya.
" Ciee.. pengantin baru," goda Edo kepada Sidney yang baru saja datang.
Berita pernikahan Sidney dan Reyhan sudah menyebar ke seluruh staff rumah sakit. Niat pergi ke London untuk move on ia malah mendapatkan jodoh di sana. Dan jodohnya itu adalah mantan pasien yang paling tidak ia suka.
Seperti itulah jodoh,kita tidak akan tahu dengan siapa kita berjodoh. Walaupun kita saling menolak dan tidak saling menyukai,namun apabila sudah berjodoh pasti akan bertemu lagi.
" Apa kabar Dokter Edo?" sapa Sidney tersenyum ramah.
Edo menatap pria yang sejak tadi menggenggam tangan Sidney dengan posesif,seolah ia memberitahukan bahwa Sidney adalah miliknya.
Sidney menoleh kearah suaminya,ia lalu tersenyum. " Oh ya Dokter Edo kenalin dia suami ku Reyhan,sayang ini Dokter Edo senior aku di sini," ucap Sidney agar Edo dan Reyhan saling mengenal.
" Reyhan".
" Edo." kedua nya pun bersalaman,tak lama kemudian Kean datang menghampiri mereka.
" Nah ini Dokter Kean man..," belum sempat Dokter Edo melanjutkan ucapannya Sidney dengan cepat menginjak kaki Edo.
__ADS_1
" Dia masih senior juga di sini,dia pemilik Adhitama hospital," sahut Edo mencoba mengalihkan.
" Hai,dateng- dateng bawa suami. Izin kek kita buat healing ya bukan buat nikah," sindir Kean lalu melirik Reyhan yang sejak tadi menatap Kean dengan curiga.
" Dih, jodoh nggak ada yang tau. Emang aku niat mau healing," jawab Sidney lalu menggandeng lengan Reyhan dengan mesra.
Melihat tingkah Sidney yang menggemaskan membuat Reyhan menjadi ingin membawa nya pulang. " Aku kerja dulu,kamu langsung ke kantor aja," ucap Sidney ketika melihat jam menunjukkan waktu untuk suaminya mulai bekerja.
" Oke,siang nanti kita makan bersama ya. Saya permisi Dokter sekalian," pamit Reyhan kepada Kean dan juga Edo. Reyhan pun pergi meninggalkan mereka, sementara di sisi lain Dante memperhatikan kedekatan Sidney dan juga Kean.
Ia tersenyum seolah mendapatkan jalan untuk mendapatkan Rein wanita yang ia cintai. Ia tidak peduli Rein saat ini sedang mengandung anak suaminya. Yang pasti ia harus dapat memiliki Rein wanita pujaannya.
Dante tersenyum lalu memfoto Kean dan Sidney,padahal Dokter Edo pun berada di sana. Untuk membuat Rein cemburu ia hanya membutuhkan foto- foto Kean dan juga Sidney.
" Kita lihat Dokter Kean,setelah ini istri mu akan menjadi milikku," gumam Dante lalu keluar dari rumah sakit. Ia datang ke rumah sakit untuk menemui Rein,namun ia mendapatkan kabar bahwa Rein sudah tidak lagi bekerja. Oleh karena itu ia memilih untuk pergi saja.
Dante akan mencari bukti lain agar Rein meninggalkan Kean,ia harus dapat memanfaatkan kesempatan yang ada.
Sementara Rein saat ini sedang asyik memasak sambil menyanyikan lagu K-Pop yang ia sukai. Oma Erika dan Bunda Nichole terkekeh melihat menantu mereka yang kalem menjadi seperti itu.
...........
__ADS_1
Maaf aku up sedikit kondisi ku lagi kurang enak badan..doa kan aku lekas sembuh gaess🤧 biar bisa up bnyk lagi yes
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗