
Ayah Rein melihat video di mana Kean melamar Rein di depan orang banyak. Hegar melihat video tersebut bergegas menunjukkan kepada ayah nya. Ayah Rein melihat betapa Kean begitu mencintai dan menyayangi Rein. Ia pun melihat putri kesayangannya menangis terharu dalam pelukan pria itu.
Apalagi yang perlu di ragukan oleh nya, melihat selama ini keluarga Adhitama menerima Rein dengan baik. Bahkan mereka menyayangi Rein seperti putri mereka sendiri.
Ibu Rein dan pasukan tim heboh menonton video yang sekarang menjadi tranding topik di sosial media. Mereka begitu heboh menyaksikan video tersebut," Ya ampun Rein beruntung banget dapetin pria setampan dan sekaya Kean," celetuk Ceu Romlah.
" Mereka serasi banget ya,kita siap bantuin Bu kalau ibu mau hajat," ucap ibu Budi.
" Iya,kalau butuh panci yang banyak saya juga banyak," sambung Ceu Romlah lagi.
" Mana ada orang kaya hajat masak sendiri,mereka pasti pesan catering. Belum lagi kan keluarga Adhitama punya hotel tuh pasti semua udah di sediakan di sana," cerocos ibu Budi.
Ibu Rein hanya tersenyum mendengar ocehan absurd para tetangga rempong nya. " Tenang aja ibu- ibu pasti saya undang," balas ibu Rein antusias.
Hegar yang pusing mendengar ocehan mereka memilih masuk ke dalam kamarnya.
Sementara itu Bunda Nichole dan Oma Erika begitu terharu melihat video lamaran Kean untuk Rein. Sungguh romantis,ia tidak menyangka keturunan Lexy yang kaku dapat bersikap seromantis ini.
" Wecheese!! benarkah itu anak Nichole Oma?" tanya Bunda Nichole tidak percaya.
" Kita harus cepat- cepat on the way ke rumah Rein," pekik Oma Erika histeris.
" Tunggu Kean sama Lexy dulu Oma," sahut Bunda Nichole.
" Baiklah Oma akan membuat kue terlezat untuk di bawa ke sana," Oma Erika begitu bersemangat mendengar Kean akan menikah.
Di ruang kerjanya Rein terus menatap cincin yang di berikan oleh Kean. Ia tidak menyangka mimpinya mendapatkan pria sesempurna dalam novel menjadi kenyataan. Kean yang baru saja masuk ke dalam ruangan Rein memeluk Rein dari belakang. Ia mencium puncak kepala kekasihnya itu.
" Kamu bahagia sayang?" tanya Kean masih setia memeluk Rein.
Rein mengangguk kan kepalanya," Aku bahagia sekali,kamu mewujudkan semua impian ku," jawab Rein lalu berbalik menghadap ke arah Kean.
" Kok aku nggak dapet hadiah ya?" goda Kean berharap mendapatkan sebuah ciuman dari Rein.
__ADS_1
Rein yang mengetahui maksud ucap Kean lalu mencium pipi Kean.
Cup!!
Kean mengkerutkan keningnya menatap Rein yang kini masih saja tersipu malu setelah mencium nya. " Udah gitu aja? kok nggak berasa ya?" Kean terus saja menggoda Rein.
Rein hendak kembali menciumnya namun Kean menarik tengkuk Rein agar Rein mencium bibirnya. Kean menyesap dan melumaat bibir manis Rein yang sejak tadi menggodanya.
Kedua nya berciuman cukup lama,tautan mereka terlepas ketika Rein dan Kean kekurangan pasokan udara. Kean masih memeluk mesra pinggang kekasih nya.
" Besok kita fitting baju ya?" ajak Kean membuat Rein begitu terkejut.
" Hey,tuan Adhitama kamu belum melamar melalui ayah," protes Rein lalu mengurai pelukannya.
" Nanti malam aku dan keluargaku akan datang ke rumah. Dandan yang cantik ya sayang," goda Kea lalu mencubit pipi Rein dengan gemas.
" Kok aku deg- deg an ya Mbing?" ucap Rein.
" Yang harus nya deg- degan itu aku lho," jawab Kean.
Tak lama kemudian alarm darurat dari ruang emergency berbunyi. Rein dan Kean bergegas memakai snelli mereka lalu keluar dari ruangan Rein. Mereka dengan cepat menghampiri pasien yang baru saja datang ke IGD.
Kean mulai mendiagnosa pasien, Sementara Rein mengambil alih pasien lainnya. Dokter Sidney dan Dokter Edo membantu mereka menangani pasien lainnya.
Kesibukan mereka kini kembali di mulai,Dona dan Dirga menyiapkan ruang operasi untuk dua pasien yang akan di operasi di ruangan yang berbeda.
Sementara itu Maureen saat ini sedang menyusun rencana agar pernikahan Kean dan Rein tidak terjadi. Ia tidak rela Rein menjadi menantu keluarga Adhitama. Ia tidak mau Rein lebih beruntung dari nya.
" Gue nggak ikutan sama rencana lo kali ini,lo tahu di belakang Dokter Kean ada Kaivan yang menyeramkan," sahut Shela bergidik ngeri membayangkan apabila ia menjadi incaran anak buah Kaivan.
" Lo penakut banget sih?" protes Maureen tersenyum mengejek kepada Shela.
" Lo tahu? Revan aja hampir menjadi santapan buaya peliharaan mereka. Gue nggak mau bernasib yang sama," ucap Shela tidak Meu mengambil resiko. Berurusan dengan Kean otomatis akan berurusan dengan the K lainnya. Ia lebih memilih tidak ikut campur daripada nyawa menjadi taruhannya.
__ADS_1
" Ya sudah gue akan bertindak sendiri," tukas Maureen.
" Gue saranin mending lo berhenti sebelum lo menyesal," Shela berusaha mengingat kan Maureen.
" Gue nggak rela kalau melihat Rein menjadi nyonya Adhitama," sahut Maureen menimpali.
" Daripada lo membahayakan diri lo,nggak ada yang berani melawan mereka apabila mereka berempat bersatu," ucap Shela.
" Udah jangan berisik lo," ketus Maureen mendelik menatap Shella yang tidak sejalan dengannya.
Malam hari nya Kean dan keluarga nya datang berkunjung ke rumah Rein. Banyak tetangga yang heboh ketika mereka melihat tiga pria tampan Adhitama. Siapa lagi kalau bukan Lexy,Kean dan Sean,mereka berjalan masuk ke dalam rumah Rein.
Kedatangan mereka di sambut dengan baik oleh keluarga Rein. Mereka saat ini duduk di ruang tamu, pandangan mata Kean tertuju pada wanita cantik yang saat ini sedang menatapnya.
Pertemuan mereka yang di awali dengan saling chat kini akan berlanjut ke jenjang yang lebih serius.
Ayah Lexy pun mulai membicarakan maksud kedatangan mereka kemari. Rein dan Kean begitu gugup ketika menunggu jawaban dari ayah Rein.
" Baiklah saya setuju dengan pernikahan ini, melihat betapa Kean dan sekeluarga begitu menyayangi Rein saya percaya putri saya akan bahagia bersama putri kalian," jawab Ayah Rein membuat semua orang tersenyum lebar.
Kean yang hendak memeluk Rein di tahan oleh Oma Erika. " Sabar,nanti kalau udah halal bukan cuma pelukan aja yang boleh," bisik Oma Erika kepada cucunya.
Para Orang tua terkekeh melihat tingkah Kean yang dulu nya jaim dan pendiam kini menjadi lebay.
" Besok kami akan melakukan fitting gaun pengantin,aku sudah menyiapkan gaun pengantin untuk Rein dari jauh hari. Wecheese aku bahagia sekali hari ini," ucap Bunda Nichole merasa terharu.
Rein yang duduk di samping Bunda Nichole dan ibu nya langsung memeluk Bunda Nichole. Ia bahagia memiliki dua ibu yang begitu menyayangi. Di tambah dengan Oma yang selalu perhatian dengannya.
" Aku juga bahagia banget Bunda," jawab Rein.
Sean dan Flora pun ikut terharu melihat suasana bahagia ini. Mereka mengabadikan momen tadi dengan foto bersama.
..........
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕