Operation Love

Operation Love
Melamar


__ADS_3

Kean masuk ke dalam ruangannya dengan wajah yang ditekuk, mereka tahu mengapa Dokter Kean seperti itu. Semua para staf melihat seorang pria tampan yang berusaha mendekati istri dari atasannya. Pria itu terlihat berkelas dan memiliki kekuasaan yang sama seperti Dokter Kean.


Mereka tidak menyangka pesona Dokter Rein sungguh dapat menjadi magnet bagi para pria tampan yang kaya raya.


" Udah dong sayang,jangan marah lagi. Nanti gantengnya ilang lho," goda Rein mencoba mencairkan suasana.


" Kesel aku abisnya,pria tadi nggak tahu diri banget. Dia kekeh pengen mengejar kamu meski kamu mempunyai suami," Kean menggerutu mengeluarkan kesalahan di hatinya. Ingin rasanya tadi ia memukul pria tadi kalah bukan Rein yang terus menghalangi nya.


" Lagian kamu kenapa tadi nahan aku buat hajar dia sih?" sambung nya lagi masih terlihat emosi.


" Kamu kan dokter sayang,bukan mafia kayak Kaivan. Tugasmu mengobati bukan berkelahi," jawab Rein membuat Kean semakin merenggut.


" Jadi kamu suka ya di deketin pria lain?" sindir Kean mendengus kesal.


" Kamu kan tahu pria yang aku cintai cuma Mbing ku seorang," balas Rein sambil memeluk nya dari belakang membuat Kean sedikit melunak.


" Nakal kamu ya Mpuss godain aku,aku lagi kerja jangan goda aku istriku," ucap Kean terlihat sedang kuat akan godaan yang di berikan oleh Rein.


Nyata nya Rein hanya ingin suaminya tidak marah lagi. Tak lama kemudian terdengar bel tanda darurat dari IGD. Mereka berdua bergegas memakai snelli lalu keluar dari ruangan Kean.


Pagi ini mereka kedatangan pasien gawat darurat,pasien tabrak lari. Mereka melakukan CT Scan untuk mendiagnosa pasien.


" Satu tulang rusuk patah di dua tempat, sehingga ada satu ruas tulang yang terlepas dan mengambang," jelas dokter Edo kepada Kean.


" Fail chest, dokter Bagas kau ikut kami dalam operasi ini," titah Kean dengan tegas.


Para Dokter dan perawat mempersiapkan ruang operasi, setelah mereka bersiap pasien di bawa ke ruang operasi. Rein dan yang lainnya menangani pasien lain.


Dona saat ini sudah tidak bekerja karena ia sedang hamil,saat ini ia sedang berkunjung ke apartemen Riska untuk menengok si kembar.

__ADS_1


" Lucu sekali sih mereka," puji Dona sangat gemas terhadap keduanya.


" Kak,kau mengurus mereka belajar dari mana?" tanya Dona penasaran.


" Dari ibu dan mertuaku,lama kelamaan insting seorang ibu berjalan sendiri kau akan bisa mengurus mereka dengan sendirinya," jawab Riska lalu memberikan minuman untuk Dona.


" Kau tidak ngidam Don? atau ingin apa gitu?" tanya Riska melihat Dona yang sejak tadi terus menerus menikmati makanan yang ia sediakan diatas meja.


" Terkadang kak,ngidam ku hanya selalu ingin bercinta dengan suami tercinta," celetuk Dona lalu terkekeh membuat Riska menggelengkan kepalanya.


" Itu bayi mu yang ingin atau kamu yang menginginkan nya?" tanya Riska dengan senyum mengejek.


" Sepertinya keduanya," balas Dona tergelak.


Lain halnya dengan Riska dan Dona,Aldi saat ini sedang gemetar karena ia akan menemui keluarga Audrey. Aldi semakin insecure ketika melihat rumah Audrey yang begitu besar jauh sekali dengan rumah nya.


Jari jemari Audrey menggenggam tangan Aldi,mengapa saat ini ia berharap mempunyai lampu ajaib Aladin agar dapat menjadi kaya di depan keluarga Audrey.


Aldi semakin yakin setelah mendengar ucapan Audrey, mereka melangkahkan kaki mereka memasuki mansion keluarga Audrey. Di sana Aldi disambut dengan hangat oleh kedua orangtua Audrey yang sudah tau apabila calon menantu mereka akan datang.


" Lama sekali kami menunggu mu nak Aldi," ucap Daddy Audrey memulai pembicaraan.


" Iya,om maaf tadi jalanan macet," jawab Aldi masih merasa gugup.


" Maksud ku,lama sekali kau siap meminang putri ku," kilah Daddy Audrey membuat Aldi salah tingkah. Saking gugupnya ia sampai tidak fokus dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh calon mertuanya.


Aldi membusungkan dadanya ia harus percaya diri seperti yang dikatakan oleh Audrey.


" Maaf menunggu lama om,saya hanya ingin tidak merepotkan siapa pun. Setelah menikah Audrey akan menjadi tanggungjawab saya,oleh karena itu saya harus mempersiapkan segalanya dengan matang. Saya tidak ingin kedepannya Audrey kesulitan karena menikah dengan saya. Saya ingin tetap menjadikan nya ratu meski hidup sederhana dengan saya akan tetapi saya pastikan cinta yang saya berikan untuk Audrey cinta yang luar biasa," jelas Aldi panjang lebar.

__ADS_1


Kedua orangtua Audrey begitu terharu mendengar jawaban Aldi. Meskipun Aldi bukan berasal dari keluarga mapan tapi ia sudah memiliki niat ingin membahagiakan putri mereka.


Mendengar ucapan sang kekasih rasanya Audrey ingin memeluk dan mencium kekasihnya saat ini. Kata- kata nya sangat manis ia tidak menyangka Aldi akan setulus ini mencintainya.


" Pertama kali aku menemukan pria seperti mu,Daddy percayakan Audrey padamu. Bahagiakan dia jangan kau buat putri ku menangis,dia satu- satunya harta paling berharga bagi kami," balas Daddy Audrey menerima maksud kedatangan Aldi.


" Tapi dad,saya kan belum bilang apa-apa kok udah diterima aja?" tanya Aldi yang memang belum mengucapkan maksud kedatangannya kepada mereka.


" Kamu ke sini mau melamar putri saya kan?" tanya Daddy Audrey.


Audrey menjawab dengan anggukan kepala saking gugupnya.


" Ya sudah,hanya dengan niat saja sudah cukup bagi kami," sahut Daddy Audrey membuat Aldi tercengang.


Ia pikir ia akan di ceramahi atau tidak di restui oleh mereka. Ternyata dengan datang nya saja ke mansion mereka Aldi sudah di terima sebagai menantu mereka.


" Jadi kapan kita nikah dad?" tanya Audrey antusias.


" Ish,kamu ini nggak ada anggun- anggunnya. Tenang dikit dong,nggak sabar banget" protes mommy Audrey lalu menepuk pelan lengan putrinya.


Audrey hanya tersenyum selebar mungkin,mereka melanjutkan perbincangan mereka sambil makan malam bersama.


" Jadi kamu seorang dokter,setelah menikah bantu Daddy saja di perusahaan ya. Daddy sudah tua tidak ada yang mengurus perusahaan. Andre sibuk dengan perusahaan nya,sementara Audrey tidak mau bergabung di perusahaan " curhat Daddy Audrey sementara Aldi hanya tersenyum saja.


" Tapi saya belum paham tentang bisnis dad,saya takut tidak mampu membantu Daddy di perusahaan," tolak Aldi dengan halus.


" Nanti Andre akan mengajari mu,tenang saja ia tidak akan memakan mu," ucap Daddy Audrey.


Oh astaga Aldi melupakan kakaknya Audrey yang sempat ia curigai tempo hari. Entah mengapa ia tidak yakin Andre akan menyukainya. Ia yakin pria itu masih dendam kepada nya.

__ADS_1


........


Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗


__ADS_2