Operation Love

Operation Love
Melepaskan Rein


__ADS_3

Reyhan masih tidak percaya dengan apa yang di ucapkan oleh ibu mertuanya. Ia ingin Sidney membedah satu-satunya masa depan Reyhan dan Sidney yang selalu membuat istrinya merem melek.


Reyhan menjelaskan semua kejadian sebenarnya kepada mom Grace.


Mom Grace menghela nafas kasar,ia lalu memberikan alamat Sidney yang saat ini sedang berada di sebuah desa. London memiliki banyak desa-desa kecil,salah satunya ialah Hampstead, desa di sudut London yang memiliki segudang bangunan indah.


Reyhan kini dalam perjalanan menuju desa tersebut. Mom Grace tidak tega melihat menantu nya itu sejak kemarin berdiam diri di depan apartemen nya tanpa makan tanpa minum. Ia memberikan alamat Sidney agar mereka menyelesaikan masalah mereka.


Mom Grace menghubungi Sidney,ia mengabari Sidney bahwa mom Grace terpaksa memberikan alamat nya kepada Reyhan.


" Masalah itu dihadapi bukan dihindari nak,Reyhan sudah menceritakan semuanya sama mom. Ada seseorang yang sengaja ingin menghancurkan mantanmu lewat kamu,ia sengaja mengirim foto itu kepada Reyhan agar Reyhan menyerang Kean," jelas mom Grace.


Sidney terdiam sejenak mendengar ucapan Mom Grace,mungkin ia pun akan melakukan hal yang sama apabila ada seseorang yang mengirimkan nya foto ia dengan Cleopatra.


Namun ia masih mengingat kalimat pedas yang di lontarkan oleh Reyhan kepada nya tempo hari. Mampukah ia memaafkan semua perkataan jahat suaminya kepada nya dan calon bayi mereka.


Di sisi lain,Kean dan yang lainnya baru saja menginjakkan kaki mereka di Ohio. Ohio adalah negara bagian Amerika Serikat. Anak buah Morgan sudah bersiap menunggu kedatangan mereka sejak tadi.


" Tuan, apakah kita langsung menuju kediaman tuan Dante atau kalian ingin beristirahat terlebih dahulu?" tanya Morgan ramah.


" Kalau kalian mau beristirahat gue enggak apa-apa kok? gue sendiri juga enggak masalah," ucap Kean merasa tidak enak dengan para sahabatnya yang terlihat lelah.


" Istirahat apa? di pesawat kan kita udah tidur jadi sekarang udah fresh nih," ucap Key dan di setujui oleh Kavin dan Kaivan.

__ADS_1


" Ya sudah kalau begitu kita langsung ke kediaman Dante saja Morgan," sahut Kai.


Morgan pun melakukan mobilnya diikuti oleh kendaraan anak buahnya. Kean menatap keluar jendela,ia sangat merindukan istri tercinta nya.


Sementara di kediaman Dante baru saja terbangun,ia mencoba untuk duduk namun sulit karena kedua lengannya masih terasa sakit.


Janson dan Rein membantunya untuk duduk di atas tempat tidur. Dante menatap wanita yang baru saja menyelamatkan hidupnya,ia pikir Rein akan membiarkan nya mati dengan begitu ia dapat selamat dan kabur dari nya. Namun ternyata dugaannya salah,wanita ini malah membantu nya ketika ia dalam keadaan kritis.


" Kenapa kau membantuku?kalau aku mati kau dapat terbebas dan kembali kepada suamimu," tanya Dante penasaran.


" Aku inginnya seperti itu," jawab Rein sambil terkekeh. Ia merutuki kebodohannya yang membiarkan monster jahat ini hidup. Namun ia seorang dokter,ia tidak dapat melihat orang lain mati begitu saja di depannya tanpa pertolongan dari nya.


" Tapi aku mengingat pesan seseorang pria yang paling aku cinta,kau tau dia berkata apa?" tanya Rein.


" Ia berkata siapa pun yang terluka atau pun sakit dialah pasien,dan tugas dokter adalah mengobati pasiennya. Kau tahu suami ku pernah mengobati luka seorang pria yang ia dan sahabat nya pukuli sebelumnya," jelas Rein membuat Dante tidak dapat berkata apa-apa.


Pantas saja ia tidak pernah mendapatkan hati Rein,ternyata Kean suaminya lebih dari segalanya di bandingkan ia yang seorang penjahat. Tangannya di gunakan untuk membunuh berbeda dengan tangan Kean dan Rein yang mereka gunakan untuk mengobati orang banyak.


Tak lama kemudian salah satu anak buah Dante masuk ke dalam,pria itu membungkukkan setengah badannya memberi hormat kepada bos nya.


" Di luar ada banyak anak buah Morgan Steward dan beberapa pria Indonesia tuan," ucap pria itu.


" Ternyata suami mu memang bukan orang sembarangan,ia dengan mudah menemukan tempat-tempat yang sulit untuk di temukan," seru Dante tersenyum tipis.

__ADS_1


" Saya akan siapkan semua anak buah kita untuk melawan mereka tuan," kata Janson. Janson hendak keluar dari kamar namun langkahnya terhenti ketika mendengar suara bariton bos nya.


" Kembalikan Rein kepada suaminya," sahut Dante membuat Janson tercengang mendengarnya.


Apa ia tidak salah mendengar, pertama kalinya ia mendengar bos nya melepaskan tawanannya. Pertama kalinya ia merelakan apa yang ia inginkan. Ia sudah menduga bahwa Rein akan menjadi kelemahan bagi Dante.


" Kau yakin tuan?" tanya Janson memastikan.


" Apa telinga mu ingin aku tembak Janson?" tanya Dante dengan sorot mata yang tajam.


" Baiklah tuan," jawab Janson.


" Aku ingin tidur ," ucap Dante lalu membalikkan tubuhnya membelakangi mereka.


" Terimakasih Dante,aku yakin suatu saat nanti kau akan mendapatkan wanita yang lebih baik dari ku," ucap Rein lalu keluar dari kamar Dante bersama dengan Janson dan yang lainnya.


Kean dan yang lainnya saat ini sudah bersiap untuk menyerang Dante dan anak buahnya. Namun mereka menurunkan senjata mereka ketika melihat Janson membawa Rein menghampiri mereka .


Rein berlari memeluk suaminya membuat Key dan yang lainnya tercengang melihat nya. Benarkah Rein di lepaskan begitu saja,dan bagaimana bisa?


" Udah gitu aja? ish enggak seru masa enggak berantem dulu," protes Key.


........

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗


__ADS_2