Operation Love

Operation Love
Kumpul Bersama


__ADS_3

Setelah selesai membersihkan diri Kean datang menghampiri ayah yang sedang asyik menikmati kopi dan juga pisang goreng buatan ibu.


" Ayo,yah mau berangkat sekarang?" tanya Kean.


Ayah menepuk kursi kosong dekatnya memerintahkan Kean untuk duduk di sampingnya. " Duduk dulu kita ngopi bareng dulu," sahut Ayah lalu menyeruput kopi nya.


Tak lama kemudian ibu datang memberikan secangkir kopi kepada Kean. Ayah mengkerutkan keningnya ketika melihat bukan Rein yang mengantarkan kopi untuk suaminya.


" Rein nya kemana? kok ibu yang ngasih kopi nya?" tanya Ayah.


" Rein suka mual yah kalau Kean mandi," jawab Ibu membuat Ayah terkekeh. Ada- ada saja keinginan calon cucu nya itu. Setelah memberikan kopi kepada menantu nya,ibu kembali ke dapur.


" Iya,yah Kean enggak kuat pengen mandi soalnya dari kemarin enggak di bolehin mandi sama Rein," adu Kean kepada mertuanya.


" Yang sabar ya nak Kean, keinginan wanita hamil seperti itu berbeda-beda. Waktu ibu hamil Rein,ayah malah enggak boleh tidur sama dia harus tidur di luar," cerocos ayah panjang lebar.


Kean pun mendengar cerita ayah tentang Rein sewaktu kecil sambil menikmati pisang goreng dan kopi nya. Kedua pria berbeda generasi itu saling bertukar pengalaman mereka.


Beberapa menit kemudian mereka melanjutkan obrolan mereka sambil pergi memancing di kolam pemancingan ikan yang tak jauh dari rumah kedua orang tua Rein.


Rein dan ibu saat ini sedang sibuk memasak untuk mereka. Sementara Hegar sejak tadi sibuk dengan gadget yang baru ia dapatkan dari Kean semalam.


" Kamu tuh Rein,kasian nak Kean kalau enggak mandi terus-terusan,nanti kalau ganteng nya ilang bagaimana?" canda ibu membuat Rein tertawa kecil.


" Gantengnya suamiku permanen Bu,tenang saja. Lagian aku juga enggak tau setiap Kean selesai mandi aku pasti mual enggak mau deket-deket dia," jawab Rein. Ibu hanya menggelengkan kepalanya sambil memotong sayuran yang akan mereka masak.


" Tapi suami kamu udah enggak deket-deket sama mantan nya lagi kan Rein?" tanya ibu selidik.


" Sidney udah nikah Bu, suaminya itu pasien yang sering berantem sama dia tempo hari," ucap Rein antusias.


" Jodoh emang enggak ada yang tahu ya,mereka yang saling menunggu malah berjodoh dengan orang lain," sahut Ibu.

__ADS_1


" Iya Bu,aku juga enggak nyangka berjodoh dengan pria yang pertama kali aku kenal diaplikasi novel," balas Rein sambil mengingat ketika ia pertama kali chatting bersama Kean yang di awali saling berbalas pesan lewat kolom komentar novel. Lalu beralih chatting pribadi dan saling menyukai satu sama lain.


Rein tersenyum sendiri ketika ia kembali mengingat pertemuan pertama nya dengan Kean di kafe dan juga rumah sakit.


" Duh yang bucin sama suami, senyam-senyum sendiri lupa ada ibu di sini," goda ibu membuat Rein merasa malu.


" Aku masih heran lho,kenapa kak Kean mau sama kakak? apa kakak ngancem kak Kean yang tampan dan tajir supaya mau sama kakak ya?" ejek Hegar membuat Rein mendengus kesal.


" Hegar, kembalikan ponsel yang di berikan sama kak Kean," ancam Rein sambil menengadahkan tangannya kepada Hegar.


" Ini dari kak Kean,mana boleh di ambil lagi," cibir Hegar lalu menjulurkan lidahnya kepada Rein. Hegar lalu berlari masuk ke dalam kamarnya,Rein hendak mengejar nya namun di tahan oleh ibu.


" Kamu lagi hamil harus pelan-pelan Rein jangan kayak gitu,usia kehamilan kamu masih rawan harus di jaga baik-baik," ucap ibu menasehati putrinya.


Sementara itu Audrey dan Aldi saat ini sedang fitting baju. Karena kegigihan Aldi,Andre akhirnya menyetujui hubungan mereka. Mereka akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat ini.


Audrey memakai gaun pengantin hasil rancangan nya sendiri. Audrey nampak cantik menggunakan gaun tersebut membuat Aldi tercengang melihat nya.


" Kamu juga ganteng banget," Audrey memuji pria yang akan menjadi pendamping hidupnya nanti.


" Ini kita nikah kapan sih? bisa hari ini aja enggak sih," celetuk Audrey membuat mom Audrey menutup wajahnya karena malu mendengar ucapan absurd putri nya.


" Sabar sayang,akan ku pastikan kamu akan merem melek saat malam pertama kita nanti," bisik Aldi di depan telinga Audrey.


" Ish kamu nakal," Audrey mencubit gemas pinggang Aldi.


Ibu Aldi menepuk pelan punggung tangan mom Audrey. " Nggak apa-apa Bu,saya suka kok menantu seperti Audrey," sahut ibu Aldi ketika melihat mom Audrey yang merasa malu dengan sikap putri nya.


" Aduh, Audrey beruntung banget punya mertua sebaik ibu," jawab Mom Audrey merasa sungkan.


" Mom,aku sama Aldi mau menemui ibu Rein ya, sekalian nganterin kartu undangan," ucap Audrey meminta izin kepada ibunya.

__ADS_1


" Iya, hati-hati ya kalian," jawab mom Audrey.


Setelah fitting baju selesai mereka berencana untuk mengunjungi rumah ibu Rein. Kedua ibu Aldi dan Audrey masih sibuk memilih gaun untuk mereka pakai di pesta pernikahan nanti. Aldi dan Audrey pun berpamitan kepada keduanya untuk pergi mengantarkan ke rumah kedua orang tua Rein.


Ayah dan Kean baru saja pulang sore hari dari tempat pemancingan ikan. Mereka berhasil membawa ikan yang banyak, sebenarnya bukan hasil memancing. Karena terlalu serius berbincang mereka sampai melupakan pancingan mereka. Oleh karena itu Kean membeli banyak ikan di sana untuk di bawa pulang.


" Wah!! ikannya banyak banget," pekik Rein ketika melihat ayah dan suaminya membawa pulang banyak ikan.


" Kamu buatin sambal nya Rein,ikan bakar enak sama sambal," titah ibu. Rein pun mulai membuat sambal kesukaan suaminya.


Kedua pria itu langsung mengolah ikan yang baru saja mereka bawa tadi. Beberapa menit kemudian ikan bakar dan sambal buatan Rein telah siap untuk menu makan malam mereka.


Kean masuk ke dalam kamar untuk membersihkan diri. Sebenarnya Kean tidak diizinkan untuk mandi namun karena tubuhnya bau amis ia harus membersihkan tubuhnya.


Tak lama kemudian mobil Aldi baru saja sampai di depan rumah orang tua Rein. Mereka melihat mobil Kean yang berada di sana.


" Wah, sepertinya Rein dan Kean juga ada di dalam," ucap Audrey ketika mereka sampai.


Audrey dan Aldi pun keluar dari mobil, mereka berjalan bergandengan menuju pintu rumah Rein.


" Assalamualaikum," ucap Aldi dan Audrey memberi salam.


Ibu membukakan pintu untuk mereka," Waalaikumsalam," jawab ibu.


" Ya ampun Audrey,ibu kangen," pekik ibu lalu memeluk Audrey dengan antusias.


" Audrey juga kangen ibu," balas Audrey tak kalah hebohnya.


" Tuh kan anak kandungnya dateng," ledek Rein sambil bersidekap dada membuat ibu dan Audrey terkekeh mendengar nya.


....................

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗


__ADS_2