
Key mengerucutkan bibirnya sambil membuat nasi goreng pesanan nyonya Adhitama. Ia terus memasak sambil menggerutu, seorang anak sultan sepertinya harus terjun langsung ke dapur hanya untuk membuatkan nasi goreng.
Pertama kalinya ia memasak membuatnya kesulitan, Key hanya mendengarkan instruksi dari kakak iparnya Kaivan. Kaivan pandai memasak seperti Opa Dave dan Oma Stella, Kai hanya duduk manis dekat dapur sambil memberitahukan Key caranya.
" Rein macem-macem saja deh, masa iya seorang anak sultan kayak gue harus masak," protes Key menggerutu.
" Terima nasip, waktu Lope ngidam juga kan Kean sama Kavin yang selalu bantuin lo. Jadi lo jangan protes kaya anak kecil," cetus Kai membuat Key auto menutup mulutnya.
Key kembali mengingat sahabatnya itu selalu ada saat suka dan duka. Ia kembali mengingat ketika mereka bertarung dengan warga London, hanya karena Key yang ingin tanda tangan di kepala pria botak.
Key pun melanjutkan aktivitas memasaknya tanpa bersuara, Kavin hanya terkekeh melihat si anak sultan yang kena omelan Kai.
Key tersenyum sumringah, ia bisa meminta salah satu koleksi mobil milik Kean. Ia bersemangat mengaduk nasi yang ia buat, Kai dan Kavin merasa curiga melihat Key yang sejak tadi protes kini menjadi bersemangat.
" Si konci ini aneh, tadi ngedumel terus sekarang senyum-senyum sendiri," ejek Kavin lalu menyeruput kopi yang sejak tadi di sajikan oleh pelayan.
Beberapa menit kemudian nasi goreng buatan Kay sudah siap untuk di sajikan. Kai dan Kavin mencoba sedikit nasi goreng buatan Key. Mereka meringis karena nasi goreng buatan Key tidak enak.
" Enggak enak konci," ucap Kavin.
" Iya,lo anak mom Alexa bukan sih kok masakan buatan lo enggak enak?" protes Kai.
" Ish,apa hubungannya gue enggak bisa masak sama nyokap gue," kilah Key.
" Mom Alexa kan jago banget masak, masa lo enggak bisa kayak dia," sahut Kavin ikut memprotes Key.
Oh astaga Key bersusah payah memasak malah mendapatkan ejekan seperti ini dari para sahabat durjana nya.
__ADS_1
" Gue ini mirip daddy gue, tangan gue di ciptakan menghasilkan uang dan anak yang banyak," seloroh Key membuat Kavin dan Kai tergelak.
Key mulai menyajikan nasi goreng buatannya,ia lalu membawanya kepada Rein yang sedang duduk sambil bermesraan dengan suaminya.
Cih! gue di suruh masak sementara mereka asyik pacaran.
" Wah! kayaknya enak banget nih," pekik Rein ketika melihat makanan yang ia inginkan berada di depannya.
Dengan cepat Rein memakan nasi goreng sultan yang di buat oleh Key. Kai dan Kavin merasa aneh ketika melihat Rein begitu lahap memakan nasi goreng buatan Key yang tidak enak menurut mereka.
Kean merasa ada yang aneh dengan raut wajah sahabat nya, ia penasaran dengan nasi goreng buatan anak sultan. Kean mengernyitkan keningnya ketika merasakan nasi goreng yang rasanya tidak jelas itu.
" Sayang, kau yakin ingin memakan ini?" tanya Kean.
" Iya,ini enak banget. Makasih ya Key," puji Rein membuat para the K tercengang mendengarnya.
Kean ikut mencicipi sedikit nasi goreng yang dimakan oleh istrinya. Oh astaga ia merasa ada yang tidak beres dengan indra perasa Rein. Bagaimana bisa makanan yang tidak jelas rasanya itu disebut enak oleh Rein.
Kini mereka dalam perjalanan menuju Indonesia, sama seperti Rein dan Kean. Sidney dan Reyhan pun baru saja menaiki pesawat.
Ketika pesawat yang di tumpangi Sidney dan Reyhan take off, terdengar suara interkom dari dalam pesawat. Sidney melihat kebawah ketika mendengar ucapan pramugari lewat interkom.
Semua orang pun ikut menyaksikan apa yang dilihat oleh Sidney. Para staf penerbangan London berbaris membentuk huruf I LOVE YOU SIDNEY MY WIFE💕.
Terdengar suara riuh tepuk tangan dari semua penumpang,pantas saja tidak biasanya suaminya menaiki pesawat umum. Ia tidak menggunakan pesawat pribadi miliknya.
Sidney memeluk suaminya,ia tidak menyangka Reyhan akan berbuat semanis ini kepada nya.
__ADS_1
" Makasih suami ku," ucap Sidney.
" Maafkan semua kesalahanku,mari kita mulai semua dari awal sayang," sahut Rey.
" Iya,bersama anak kita," Jawa Sidney lalu memeluk suaminya.
Beberapa jam berlalu mereka telah sampai di Indonesia. Kean dan Rein baru saja menginjakkan kakinya di Indonesia. Bunda Nichole,ibu Rein dan Oma Erika sudah menanti kedatangan mereka sejak tadi di bandara.
Rein berlari memeluk ketiga wanita yang ia cintai, mereka merasa bahagia akhirnya Rein kembali dalam keadaan selamat.
" Bunda kangen kamu nak," ucap Bunda Nichole sambil menahan air mata yang hendak jatuh ke pipinya.
" Iya,kami sangat mengkhawatirkan mu," sahut Oma Erika.
" Kamu lain kali jangan kabur-kaburan lagi,kamu harus percaya sama suami kamu lho nak," protes ibu Rein.
" Iya Bu," jawab Rein lalu memeluk mereka kembali.
Mereka pun memasuki mobil masing-masing menuju kediaman Adhitama. Dalam perjalanan Rein tiba-tiba ingin sesuatu,entah mengapa keinginan itu tiba-tiba saja hadir di benaknya.
" Sayang aku ingin makan," ucap Rein merengek manja.
" Mau makan apa sayang?" tanya Kean sambil fokus menyetir. Saat ini ia membawa mobilnya yang di bawakan oleh sopirnya tadi.
Rein berbisik membuat Kean menghentikan laju kendaraannya. Ia menatap istrinya dengan tatapan tidak biasa nya.
Oh astaga mengapa anak nya menginginkan hal yang aneh pikir Kean.
__ADS_1
.........
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗