
Kean memberikan skors kepada Maureen dan Shela yang melakukan etika tidak baik sebagai Dokter.
" Dokter nggak adil? kenapa Rein dan Riska tidak mendapatkan skors juga?" protes Maureen mendengus kesal.
" Yang memulai semuanya siapa?" tanya Kean membuat Maureen dan Shella auto terdiam.
Maureen mencoba mencari cara agar Kean membenci Rein. " Aku melakukan hal tadi karena kesal Dokter,masa Dokter Rein tadi duduk berdua dengan Dokter Bagas di kantin. Mana Dokter Bagas kayak ngasih hadiah gitu sama Dokter Rein," cetus Maureen membuat Kean menatap Rein.
" Itu urusan ku dengan Rein,kalian tidak berhak ikut campur. Tindakan tadi sungguh tidak terpuji,entah Rein atau orang lain yang menjadi korbannya saya akan tetap menghukum kalian. Sekarang tinggalkan ruangan saya," tegas Kean.
Maureen dan Shela pun berjalan keluar ruangan sambil menatap Rein yang tersenyum sambil melambaikan tangan kepada mereka.
" Jadi ada yang abis berduaan sama Bagasi tadi ya?" tanya Kean dengan sorot mata tajam.
Bukannya takut atau meminta maaf,Rein malah tersenyum melihat tingkah Kean yang nampak menggemaskan. " Kamu tuh nggak cocok kalau marah Mbing," ungkap Rein lalu terkekeh.
Kean mengkerutkan keningnya,ia lalu menggelitiki pinggang Rein sehingga Rein tertawa geli karena ulah Kean.
" Geli Mbing," protes Rein di sela tawa nya.
" Ini hukuman buat kamu yang nakal abis ketemu Bagasi," ketus Kean yang merajuk seperti anak kecil.
Rein menangkup wajah Kean lalu ia memberanikan diri untuk mengecup bibir Kean terlebih dahulu. Ia berharap setelah ini kekasih nya itu tidak lagi merajuk. Namun Kean tidak tinggal diam,ia memperdalam ciumannya dengan Rein.
Rein mengalungkan kedua tangannya di leher Kean, keduanya terlalu asyik berciuman sehingga mereka tidak sadar apabila saat ini Kaivan dan Key yang baru saja masuk ke dalam ruangan Kean sedang menyaksikan mereka yang sedang asyik bercumbu.
Key dan Kai memilih kembali keluar dari ruangan Kean. " Nggak nyangka Kean sekarang jago kisseu," celetuk Key lalu tertawa pelan.
" Iya,mereka bahkan nggak sadar kalau kita masuk ke dalam," ucap Kai membenarkan ucapan kakak iparnya itu.
Kavin yang merasa aneh melihat Key dan Kaivan yang kembali keluar dari ruangan Kean. Mereka rencana nya ingin membahas tentang rencana mereka malam ini yang akan menjebak uncle Dean.
__ADS_1
" Kok kalian malah balik lagi?" tanya Kavin yang hendak masuk ke dalam ruangan Kean namun di tahan oleh Key dan Kaivan.
" Mereka lagi kisseu kisseu jangan di ganggu," sahut Key memberi tahu Kavin.
" Oh astaga Kean sekarang jadi kang sosor," ucap Kavin lalu tertawa kecil.
" Tetep kang sosor nya mah elu soang," protes Kaivan membuat Kavin merenggut mendengar nya. Mereka memilih kembali ke ruang rawat Michelle.
Malam hari nya para the K memulai aksi mereka untuk menjebak uncle Dean. Uncle Dean adalah paman nya Romi yang tidak setuju dengan hubungan Romi dan Michelle. Sehingga ia ingin melenyapkan Michelle agar Romi mau menikah dengan wanita pilihan nya.
" Siap ya?" ucap Kai kepada Kean,Key dan Kavin.
" Ya," jawab mereka serentak.
" Jangan ada bekas lipstik menempel di bibir," sindir Key membuat Kean refleks mengusap bibirnya.
Kai dan Kavin tergelak tawa melihat tingkah Kean yang menuruti aba- aba dari Key yang gendeng.
" Lagian lo saking asyiknya sampai nggak sadar kita masuk ke ruangan lo," tukas Kai membuat Kean merasa malu.
Tak lama kemudian Roy memberikan kode bahwa uncle Dean sudah berjalan menuju ruangan Michelle.
Mereka berempat pun kembali menuju tempat masing-masing. Kavin kembali memakai wig agar ia terlihat seperti Michelle. Sementara Kean dan Romi bersembunyi di kamar mandi ruangan tersebut. Kai bersiap di balik tirai dengan senjatanya yaitu pemukul base ball. Ia merasa tidak gagah tidak dapat menggunakan pistol nya saat ini. Dan Key menjadi tim hore yang berdiri di dekat Kai.
Pria tua itu memasuki ruangan,ia hendak menyuntikkan Kavin dengan suntikan beracun namun dengan cepat Kai memukul nya dari belakang. Sehingga suntikkan itu terlepas dari tangan nya.
Polisi keluar dari tempat persembunyiannya bersama dengan Kean dan Romi. Kavin tersenyum senang ketika melihat pria tua itu di ringkus oleh pihak berwajib.
Semua nya telah usai mereka pun kembali beristirahat. Kean yang sudah overdosis bucin tidak dapat memejamkan mata nya apabila tidak mendengar suara Rein. Padahal baru saja mereka berpisah beberapa jam yang lalu,namun Kean begitu lebay karena merindukan Rein.
" Idih kamu lebay banget sih baru juga ketemu tadi," protes Rein ketika mereka melakukan panggilan video.
__ADS_1
Rein begitu cantik memakai pakaian rumahan membuat Kean ingin segera terus berada di dekat Rein setiap waktu. Namun ia masih harus meluluhkan hati ayah Rein agar dapat segera menikahi Rein.
" Yaudah kangen nya aku cancel deh,abis nggak boleh," Kean mulai mengeluarkan jurus andalan nya yaitu merajuk. Entah belajar dari siapa sikap lebah dan alay ini Rein tidak tahu.
" Iya sayang,hari ini kita istirahat ya..besok kan kita harus menjadi saksi pernikahan Romi sama Michelle," bujuk Rein karena saat ini ia merasa mengantuk. Pekerjaan nya hari ini begitu banyak selain mengawasi perkembangan kesehatan Michelle Rein dan Kean harus menangani pasien lainnya.
" Iya deh,kayak nya kamu udah ngantuk. Mimpi indah Mpuss sayang," ucap Kean lalu memberikan ciuman mesra di akhir panggilan membuat Rein terkekeh dengan tingkah laku Kean.
Keesokan harinya acara pernikahan Dokter Romi dan Michelle pun berlangsung dengan lancar tanpa ada hambatan. Saat ini mereka sedang menyalami kedua mempelai.
Karena Romi berencana membawa Michelle berobat ke luar negeri ia merencanakan pernikahan dadakan yang mereka selenggarakan di rumah sakit. Michelle masih perlu mendapatkan perawatan khusus oleh karena itu Dokter Romi akan membawa nya berobat ke LN.
" Nggak jones lagi ya?" ejek Kean. Romi dan Michelle tertawa mendengar guyonan atasan Romi.
" Jadi kapan kalian menyusul?" tanya Romi kepada Rein dan Kean.
" Doakan saja, secepatnya kami akan menyusul," jawab Rein sambil menggandeng lengan kekasih nya.
" Iya,cepet nikah jangan kisseu terus di dalam ruangan. Mencemari mata gue yang suci ini," ejek Key lalu tergelak tawa.
" Jadi kemarin?" tanya Rein merasa malu ternyata kemarin mereka di pergoki oleh Key dan Kaivan.
" Jangan di dengerin mereka itu Yank," bujuk Kean ketika melihat kekasihnya merasa malu.
" Santai aja Rein si konci sama soang lebih parah malah," bela Kaivan.
" Dih,dia berasa paling cool sendiri ya," protes Key.
" Lo pengen di dor sama Kai? dia sekarang mainannya pistol," bisik Kean membuat Key bergidik ngeri.
......
__ADS_1
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕