Operation Love

Operation Love
Gombalan Rein


__ADS_3

Briana baru saja membuka kedua matanya, ia merasa bersyukur masih diberi kesempatan untuk hidup. Briana sempat putus asa dengan penyakit jantungnya yang sering kambuh. Ia tidak memiliki uang yang cukup untuk berobat setelah bercerai bersama suaminya.


Ia pikir hidupnya akan berakhir, namun ia tak sanggup apabila ia harus meninggalkan Shiena begitu saja. Briana bersyukur ternyata ia di tolong oleh seorang dokter. Briana menatap wajah tampan dokter yang saat ini sedang memeriksa keadaannya.


Keanu Adhitama Smith, pria sempurna yang cocok untuk menjadi papa baru bagi Shiena. Hidupnya akan kembali bergelimang harta apabila ia dapat menarik perhatian dokter itu.


Siapa yang tidak mengenal Kean, dokter muda tampan yang sukses di usia yang masih muda. Siapa yang tidak menginginkan menjadi menantu keluarga Adhitama, pemilik hotel, sekolah dan juga rumah sakit terkenal di kota.


" Kondisinya sudah mulai membaik, apabila tidak ada keluhan lagi anda dapat pulang secepatnya," ucap Kean lalu memberikan catatan resep kepada Dirga.


Apa? pulang? aku masih betah di rumah sakit ini? tapi biayanya darimana kalau terus berada di sini.


Oh astaga, mengapa rumah sakit ini di kelilingi pria tampan.


Kean hendak keluar dari ruangan, tiba-tiba saja Briana merasa kesakitan. Kean kembali memeriksanya, Briana memegang tangan Kean seolah meminta pertolongan.


Setelah diperiksa oleh Kean kondisi Briana kembali normal, ia tersenyum karena berhasil membuat Kean lebih lama di ruang rawatnya.


" Dokter, saya bingung..saya tidak mempunyai biaya untuk tetap di sini," ucap Briana mendramatisir.


" Izinkan saya pulang hari ini," imbuhnya lagi.


" Jangan pikirkan soal biaya, yang penting kau harus sembuh dahulu. Soal biaya kau tidak akan di kenakan biaya apapun," ucap Kean bijak.


Briana yang merasa senang reflek memeluk Kean, membuat Kean merasa risih dengan tingkah pasiennya itu.


" Terimakasih dokter," ucap Briana antusias.

__ADS_1


Kean melepaskan pelukan wanita itu lalu pamit keluar dari ruang rawatnya. Dirga menatap Briana dengan tatapan tidak suka, entah mengapa ia tidak menyukai pasien itu.


" Jaga sikapmu di depan pria yang sudah beristri," ketus Dirga lalu pergi begitu saja dari ruang rawat Briana.


" Sialan, cakep-cakep sinis banget," gerutu Briana dalam hati.


Briana menatap Shiena yang sedang asyik menggambar, ia ingin kehidupan putrinya serba kecukupan. Oleh karen itu ia akan bersikeras untuk mencari cara agar dapat menarik perhatian dokter Kean.


Beberapa hari berlalu dokter Bagas baru saja kembali, ia kini sudah ditetapkan untuk terus berada di rumah sakit Adhitama sampai Kean mendapatkan dokter bedah pengganti Rein dan juga Sidney.


" Thank you ya, lo sudah mau bantuin gue di sini. Padahal rumah sakit milik lo juga membutuhkan lo," ucap Kean kepada mantan rivalnya itu. Ia merasa sungkan karena pernah bersiteru dengan dokter Bagas, namun pria itu tetap mau membantunya.


" Sama-sama, lo nyantei aja sih," jawab Dokter Bagas sambil menepuk bahu Kean membuat Kean terkekeh.


Keduanya berjalan menuju loby rumah sakit, senyum Kean terbit dari sudut bibirnya. Ia tersenyum ketika melihat istri nya yang paling cantik, Rein datang berkunjung untuk memberikan makan siang untuk Kean.


" Tuh, istri lo. Gue ke IGD duluan ya, lo kalau mau makan siang, makan siang saja dulu," kata Dokter Bagas lalu berjalan menuju IGD.


Rein menghampiri Kean lalu melihat Bagas yang sudah masuk kedalam ruang IGD.


" Dokter Bagas sekarang jadi di sini terus?" tanya Rein sambil berjalan menuju ruangan suaminya bersama Kean yang saat ini merangkul pinggangnya dengan mesra.


" Iya, selama aku belum menemukan pengganti kamu dan juga Sidney dia akan membantuku," ucap Kean sambil membukakan pintu untuk sang ratu. Rein merasa tersipu malu karena Kean selalu bersikap manis kepadanya dimana pun.


Sementara Briana yang melihat kemesraan mereka hanya dapat mengepalkan tangannya. Ia tidak suka, ia ingin mengambil posisi Rein. Baginya Rein tidak pantas menjadi nyonya Adhitama, hanya dia lah yang pantas bersanding dengan Kean.


Rein dengan telaten menyuapi suami manja nya, ketika berada di dekat Rein Kean akan berubah menjadi bayi besar yang super duper manja.

__ADS_1


" Capek banget ya, sayang?" tanya Rein sambil memberikan minum untuk suaminya.


Kean menerima minuman tersebut lalu meminumnya sampai habis. " Sekarang kita lagi kekurangan tenaga medis, Aldi sepertinya akan resign juga," ucap Kean lalu menaruh gelas kosong di atas meja.


" Aldi hamil juga?" celetuk Rein membuat Kean terkekeh.


" Aldi sepertinya akan meneruskan usaha mertuanya, Andre akan tinggal di Eropa. Oleh karena itu sepertinya semua tanggung jawab akan di limpahkan kepada Aldi," jelas Kean lalu menerima suapan dari tangan istrinya.


" Wow, Daebak ! Aldi jadi crazy rich dadakan," pekik Rein.


" Kau lupa suami mu ini kaya raya nyonya Adhitama," pungkas Kean dengan mulut yang penuh dengan makanan.


" Oh iya aku lupa," balas Rein santai.


" Kenapa kamu jadi pelupa seperti ini nyonya Adhitama?" tanya Kean sambil membersihkan noda saus di dekat bibir istrinya.


" Karena di pikiranku hanya ada kamu," gombal Rein membuat Kean auto ingin berguling-guling di atas lantai.


" Kamu jadi pandai menggombal ya," ejek Kean lalu menggelitiki istrinya.


Keduanya tertawa seolah dunia milik mereka berdua, Kean mencium lembut bibir Rein. Keduanya berciuman dengan sangat bergairah.


Tiba-tiba saja pintu terbuka, Briana kesal ketika melihat Kean sedang berciuman dengan istrinya. Kean dan Rein merasa terkejut ketika ada seseorang yang tiba-tiba saja membuka pintu ruangannya.


" Maaf dokter, Sheina hilang."


........

__ADS_1


Lu macem2 Bri, pengen di bedah sama Rein ya🤣


Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗


__ADS_2