
Sidney terkejut ketika melihat Reyhan berada di apartemen ibu nya. Pria itu tersenyum tanpa dosa kepada sahabat nya,ia merasa malu karena tadi dia pasti melihat dirinya sedang menari di depan pintu kamar mandi.
Oh astaga Sidney rasanya ingin menghilang saja,ia bergegas masuk ke dalam kamar untuk memakai pakaiannya.
" Dia memang seperti itu? apa kalian sedang bertengkar?" tanya mom Grace kepada Reyhan.
" Iya mom,dia sedang marah tapi tidak apa- apa ia nampak menggemaskan ketika marah," jawab Reyhan mengulas senyum.
Mom Grace merasa beruntung Sidney memiliki Reyhan yang begitu pengertian. Reyhan memindahkan makanan yang ia buat di atas meja makan. Ia melarang mom Grace membantu nya,ia melihat mom Grace terlihat pucat. Reyhan selalu seperti itu kepada setiap ibu,mungkin karena sudah lama ditinggal pergi oleh ibu nya membuat nya merindukan seorang ibu.
" Mom,kalau kau sedang sakit jangan pernah memaksakan diri nanti akan semakin parah," nasehat Reyhan kepada mom Grace.
" Tapi mom tidak enak membiarkan kamu mengerjakan sendirian," kata mom Grace merasa sungkan.
" Kalau begitu anggap saja aku putra mu,agar kau tidak merasa sungkan lagi," sahut Rey lalu duduk di depan mom Grace.
Sidney baru saja keluar dari kamar nya,ia menatap Reyhan dengan tatapan tajam. Pria ini masih saja berada di apartemen ibu nya.
Reyhan menarik lengan Sidney agar ia duduk di samping nya. Sidney membelalakkan kedua matanya menatap Reyhan.
" Jangan melotot,kalau nggak saya cium di depan ibu mu," bisik Reyhan kepada Sidney.
Sidney mendelik kepada Reyhan,pria ini memanfaatkan kesempatan di dalam kesempitan. Ia sengaja menggunakan ibu nya untuk mengendalikan Sidney.
"Kamu ini nak,jangan marah terus. Liat nak Reyhan sudah membuatkan makanan untuk kita. Kamu baikan ya sama dia," ucap mom Grace lemah lembut.
__ADS_1
Sidney melirik Reyhan yang saat ini tersenyum tanpa dosa kepada nya. Ia yakin saat tadi ia sedang mandi Reyhan meracuni ibu nya dengan berbagai cerita bohong.
Tiba-tiba saja Sidney memiliki ide brilian untuk mengerjai Reyhan. Ia mengambil makanan begitu banyak,membuat Reyhan menatap aneh tingkah laku dokter galak ini.
Kok perasaan ku nggak enak ya?
" Aku nggak marahan kok sama dia moms," ucap Sidney sambil berusaha tersenyum kepada Reyhan meski terpaksa.
Sidney menyodorkan satu suap makanan yang ia ambil untuk Reyhan. Awal nya Reyhan tidak mau menerima suapan itu,namun Sidney menatap tajam kepada nya membuatnya membuka mulutnya.
" Ya kan sayang, coba aaaa," Sidney menyuapi Reyhan dengan suapan yang sangat banyak membuat Reyhan terjebak oleh permainannya sendiri. Sidney terus menerus menyuapinya dengan banyak membuat Reyhan sulit mengunyah.
Reyhan mendelik menatap Sidney,di mata mom Grace mereka terlihat sangat mesra. Mom Grace tidak tahu di dalam hati keduanya saling mengumpat.
" Kamu juga coba ini ya sayang,aku buat ini khusus buat kamu," sahut Reyhan ikut menyuapi Sidney daging yang Banyak.
Mereka pun saling menyuapi satu sama lain membuat perut mereka sakit karena kekenyangan.
" Hentikan suap-suapan ini atau aku bilang mom,kau sudah ngintip gue," bisik Reyhan lagi kepada Sidney.
" Kau?" sarkas Sidney dengan kesal.
Ia pun menghentikan menjahili Reyhan, keduanya sangat kekenyangan. Mom Grace baru saja menghampiri mereka setelah mengambilkan minuman untuk mereka.
Wajahnya kini terlihat lebih segar,tidak sepucat ketika Sidney datang ke dalam apartemen. Apa mungkin ibu nya terlalu banyak pikiran?mungkin kah ibu nya sakit karena mengetahui pernikahan Kean dan Rein? Sidney melihat ibu nya begitu menyukai Reyhan.
__ADS_1
Mom Grace merasa sedih ketika mendengar berita pernikahan Kean dan istrinya. Ia khawatir Sidney akan merasa sakit hati,ia menyesal dulu sempat memisahkan mereka. Itu sebabnya ia menjadi drop karena terlalu banyak pikiran. Namun kini ia melihat Reyhan yang baik hati yang dapat mencairkan suasana,ia berharap semoga Reyhan dapat membuat Sidney move on.
Setelah selesai makan mereka merapikan meja makan bersama. Sementara mom Grace masuk ke dalam kamar nya untuk beristirahat. Reyhan membantu Sidney mencuci piring bekas makan mereka.
" Tuan Reyhan Salim sebaiknya kau hentikan sandiwara ini," ucap Sidney setelah mereka selesai mencuci piring.
" Tidak,kita harus menikah. Kau tidak melihat ibu mu terlihat begitu senang saat tahu kau sudah mempunyai kekasih. Apa kau tidak laku sehingga kau masih sendiri saja nona Sidney?" cibir Reyhan dengan senyum nakal nya.
" Enak saja,kau pun sama apa kau tidak ada yang mau sehingga kau terus memaksa ku untuk menikah dengan mu tuan Salim?" sarkas Sidney dengan kesal.
" Baiklah, bagaimana kalau kita nikah kontrak saja. Satu tahun cukup,setelah itu kita bercerai," usul Reyhan membuat Sidney menatap tajam kepadanya.
Pria ini benar-benar aneh,dia pikir pernikahan sebuah permainan yang bisa di buat seperti itu. Sidney tidak setuju dengan usul Reyhan,ia menolak tawaran Reyhan.
" Maaf aku tidak mau mempermainkan sebuah pernikahan,bagi ku pernikahan sekali dalam seumur hidup dan aku ingin menikah dengan pria yang mencintai ku apa ada nya," tegas Sidney panjang lebar.
Reyhan merasa salut dengan ucapan Sidney,ia semakin yakin menjadikan Sidney sebagai istri nya meskipun belum ada cinta diantara mereka.
Ia yakin suatu saat itu cinta akan hadir seiring berjalannya waktu. Reyhan berlutut di depan Sidney membuat Sidney tidak paham dengan pikiran pria ini.
" Kalau begitu mari kita menikah untuk selamanya? akan ku pastikan kau akan menjadi satu- satu nya ratu dalam hidup ku," ucap Reyhan terdengar begitu romantis oleh mom Grace yang baru saja datang menghampiri mereka.
" Wow! akhirnya mom nggak akan sendirian lagi apabila kalian punya anak nanti," sahut mom Grace menimpali.
Ucapan mom Grace membuat Sidney memikirkan tawaran Reyhan. Apa benar ibu nya begitu menginginkan cucu dari nya? Namun apakah ia mampu menjalani pernikahan tanpa sebuah cinta.
__ADS_1
.......
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗