Operation Love

Operation Love
The power of Para K


__ADS_3

Saat ini Roy dan tim sedang melacak keberadaan Rein melalui ponsel Rein yang sengaja Rein biarkan menyala tanpa sepengetahuan Dante. Dante berhenti sejenak untuk mengikat Rein agar ia terdiam,setelah itu ia membuang ponsel Rein yang berada dalam tas Rein.


Untung Rein memiliki dua ponsel sehingga Dante tidak tahu apabila salah satu ponsel Rein ia sembunyikan agar Kean dapat melacak keberadaan nya. Rein menitikkan air matanya ia berharap Kean dan yang lainnya dapat menemukan keberadaan nya.


Kean dan para the K melajukan mobilnya mengikuti Roy dan tim nya. Kean rasanya ingin membedah tubuh Dante yang berani membawa pergi istrinya begitu saja. Pria itu pun berani memfitnah diri nya agar Rein membencinya.


" Kean nyetir nya lo jangan kesetanan gitu, bukannya menyelamatkan Rein tapi kita udah ke rumah sakit terlebih dahulu,"protes Key ketika melihat Kean melajukan mobilnya di atas batas kecepatan.


" Lo harus pikirin Rein dan anak lo,mbee" lagi- lagi Key menggerutu karena Kean tidak mendengarkan ucapannya.


Rein pun terdiam,ia merasa ucapan Key ada benarnya. Ia memperlambat sedikit kecepatan kendaraan nya. Kean berdoa semoga Rein dan bayi dalam perut nya baik-baik saja.


Tunggu aku sayang.


Sementara itu saat ini Dante baru saja sampai di mansion mewah yang sudah ia beli di suatu tempat yang sulit untuk di temukan. Tempat itu sangat terpencil dan sulit untuk dilacak oleh siapapun. Bahkan untuk mendapatkan sinyal di sana pun sangatlah sulit.


" Welcome home baby," ucap Dante ketika mereka memasuki mansion milik nya.

__ADS_1


Rein saat ini masih diikat dan ditutup mulutnya oleh Dante. Dante membawa Rein menuju sebuah kamar,ia lalu melepaskan ikatan tangan Rein.


" Kau pengecut! tidak berani kah kau melawan suamiku sampai harus menculik ku seperti ini," gertak Rein dengan sorot mata yang tajam.


" Ya ampun cantik,saat marah seperti itu pun kau sangat lah cantik," puji Dante sambil mengerlingkan sebelah matanya.


Dante melepaskan plester penutup mulut Rein. Rein mendelik menatap Dante dengan tatapan membunuh.


Rein memutar kedua bola matanya jengah,ia malas mendengar ucapan pria saiko di depannya. Ia berharap Kean dan yang lainnya menemukan keberadaan nya. Tiba-tiba saja Dante menunjukkan sesuatu kepada Rein,Rein tercengang ketika melihat Dante berhasil menemukan ponselnya.


" Taraaa!! kau pintar sekali sayang,kau menaruh ponsel ini agar suami mu bisa melacak kita? tapi sayang dia tidak akan berhasil melacak kita. Untuk mendapatkan sinyal di sini saja sangat sulit, apalagi untuk menemukan mu," cerocos Dante terdengar sangat mengerikan.


" Aku licik karena aku mencintaimu," ucap Dante terdengar lebay apalagi ketika ia memberikan finger love kepada Rein.


Tingkah laku Dante membuat Janson bergidik ngeri ketika melihat ketua mafia seperti Dante bertingkah lebay seperti itu.


Kean dan para the K saat ini sedang berdiskusi bersama Roy dan tim karena mereka sulit menemukan jejak Rein.

__ADS_1


" GPS nya berhenti di daerah puncak, sepertinya mereka memasuki tempat yang sulit untuk dilacak," jelas Kai.


" Aku menemukan letaknya,namun kita akan sulit memasuki tempat itu karena desa itu berada di pedalaman yang sangat terpencil," sahut Kavin sambil menunjukkan lokasi yang ia temukan olehnya.


Mereka bertiga menatap Key yang saat ini sedang asyik menikmati minuman dinginnya setelah berkendara dengan Kean tadi.


" Hey,anak sultan! gue yakin lo bisa membuat kita masuk ke dalam sana," seru Kean.


Key hanya menjawab dengan tersenyum malas,ketika mereka membutuhkan nya baru saja mereka tersenyum kepada nya.


Dengan kegeniusan Kaivan dan juga Kavin dan the power of kekuasaan anak sultan Key mereka dapat mengetahui keberadaan Rein. Mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka.


Kali ini Kean menyiapkan pistol untuk menembak Dante. Ia sudah gelap mata ingin sekali membunuh pria itu.


.......


Maaf aku up sedikit gaess🤗

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo


__ADS_2