Operation Love

Operation Love
Hari Pertama Menjadi Istri


__ADS_3

Rein merasa terkejut ketika Kean terjatuh dari atas tempat tidur. Oh astaga Rein lupa bahwa ia dan Kean kini sudah menjadi suami istri. Bahkan ia lupa dengan apa yang mereka lakukan semalam.


Rein turun dengan membalut tubuhnya mengenakan selimut tebal. Ia membantu Kean untuk berdiri. " Maafkan aku sayang,aku terbiasa tidur sendiri dan aku terkejut ketika melihat kamu tidur tanpa mengenakan pakaian," cerocos Rein merasa bersalah.


Kean memilih duduk di tepi ranjang sambil memegangi punggung nya yang sakit. Rein menatap Kean dengan iba,ia merasa bersalah.


Kean melihat Rein yang merasa bersalah sengaja ingin mempermainkan nya. Ia semakin keras berteriak kesakitan,membuat Rein melepaskan selimut yang sejak tadi ia pegang. Rein mendekati Kean melupakan tubuh nya yang saat ini terlihat sempurna oleh Kean.


" Yang mana yang sakit?" tanya Rein mencoba ingin membantu mengobati punggung Kean dengan memijatnya.


Kean bergegas mengungkung Rein di atas tempat tidur. Pria yang baru saja meringis kesakitan kini kembali bertenaga ketika melihat Rein dalam keadaan seperti itu.


Oh astaga Rein melupakan bahwa suami nya kini tidak pernah puas. Bahkan kini dapat Rein rasakan sesuatu bergerak di bawah sana.


" Astaga Mbing kamu bohongin aku?" protes Rein lalu terkekeh.


" Kamu yang nakal nyonya Adhitama," sebut Kean membuat Rein tersipu malu mendengar nya. Nyonya Adhitama? ya,kini ia telah sah menjadi nyonya Adhitama. Ia tidak pernah menyangka akan menjadi nyonya Adhitama pemilik rumah sakit di mana ia bekerja.


Kean memulai permainan nya dengan menghujani Rein banyak ciuman. Ia lalu mencium bibir Rein dengan lembut membuat Rein kini mengalungkan kedua tangannya di leher Kean.


" I love you my wife," ucap Kean di sela ciuman mereka.


" I love you too my hubby," balas Rein lalu ia yang memulai mencium Kean. Permainan kini diambil alih oleh Rein yang mengingat ajaran sesat dari Cinta dan Kimmy. Mereka kembali melakukan permainan panas mereka,seolah tidak kenal lelah kamar presiden suite itu kini di penuhi oleh suara indah nan syahdu mereka.


Siang hari nya Kean dan Rein baru saja turun ke lobby hotel untuk kembali ke mansion. Sebelum berangkat honey moon mereka harus berpamitan terlebih dahulu dengan keluarga mereka.


Kean melihat para pengantin usang sedang menunggu kedatangan mereka. Senyum mereka terbit ketika melihat Kean dan Rein menghampiri mereka.


" Wah,parah lo Ken! sampai siang gini," protes Key mendengus kesal.

__ADS_1


Kavin menepuk punggung Kean membuat Kean kembali meringis kesakitan. Kavin dan yang lainnya merasa aneh mendengar Kean kesakitan.


" Rein,lo nggak main kasar kan?" tanya Cinta membuat Rein merasa malu. Padahal sebenarnya Kean kesakitan karena nya yang membuat Kean terjatuh dari atas tempat tidur.


" Udah- udah jangan godain istri gue mulu,kalian mau di bedah sama Rein nanti?" ancam Kean di akhir kalimat nya.


" Cie..cie istri," goda Kavin sambil menaik turunkan kedua alisnya. Entah mengapa rasa nya Kavin merasa senang menggoda kedua mempelai malu- malu meong itu.


Berbeda dengan pasangan soang yang tidak pernah malu mengumbar kemesraan mereka. Kean dan Rein merasa malu apabila mereka tercyduk saat bermesraan.


Mereka pun memasuki mobil masing-masing,mobil mereka pun melaju menuju mansion Adhitama. Sepanjang perjalanan Kean terus menggenggam tangannya Rein dengan satu tangan lagi fokus menyetir.


" Sayang?" panggil Rein kepada Kean. Terdengar begitu lembut dan manja membuat Kean rasa nya ingin berada di dalam kamar bersama Rein terus menerus.


" Apa sayang? kamu gugup hmm?" tanya Kean sambil sesekali melirik istrinya.


Kean memberhentikan kendaraan nya,ia melepaskan safety belt lalu mendekati Rein. Kean mencium Rein dengan sangat lembut. Keduanya berciuman begitu lama membuat Key dan Kavin yang satu mobil auto berpikiran aneh kepada mereka.


" Waduh ngapain mereka berhenti di tengah jalan?" tanya Kimmy.


" Nggak puas apa main sampai siang sekarang lanjut di mobil?" celetuk Key.


" Padahal nanti di kamar ya jangan di mobil," sahut Cinta menimpali.


" Dih ada yang lupa pernah ngerjain gue sama Kean di mobil tempo hari," sindir Kavin mencebik kepada Key dan Cinta. Sang pelaku tentu saja hanya melebarkan senyum mereka selebar mungkin.


Kean kembali melajukan mobilnya setelah mendapatkan vitaminnya. Rein tersipu malu menatap suami nya yang sekarang selalu menyerang nya tiba-tiba.


" Udah nggak ngerasa ini mimpi kan?" tanya Kean lagi lalu Rein menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.

__ADS_1


Setelah lama berkendara kini mobil mereka memasuki pekarangan mansion. Seperti biasa menantu baru pasti di sambut oleh para empat ibu peri,mom Alexa,Bunda Nichole,mami Stella dan mom Jessica.


Rein begitu terkejut ketika melihat banyak orang berkumpul menyambut kedatangan nya. Kean turun dari mobil lalu memutari mobil membuka pintu untuk Rein. Kean mengulurkan tangannya sembari tersenyum manis kepada istrinya.


Rein pun menerima uluran tangan Kean,ia pun keluar dari mobil. Sepasang pengantin baru itu berjalan bergandengan menghampiri para ibu peri.


" Assalamualaikum," sapa Rein dan Kean.


" Waalaikumsalam," jawab para ibu peri bersamaan.


" Hallo mantu," sapa mereka bersama. Ini kali kedua Rein bertemu dengan para ibu peri,karena pertemuan pertama mereka ketika ulang tahun Romeo tempo hari.


Rein tersenyum membalas sapaan mereka ia memeluk para ibu peri bergantian. Di mulai dari Bunda Nichole lalu bergantian dengan yang lain. Oma Erika pun kini memeluk Rein setelah selesai dengan mereka. Mami Stella seperti biasa selalu mengibaskan tangannya di depan mata menahan air mata yang ingin keluar karena suasana haru ini.


" Selamat datang di keluarga Adhitama sayang," sambut Oma Erika begitu antusias.


Rein merasa terharu,hari pertama ia menjadi istri Kean begitu di sambut dengan hangat oleh keluarga Kean. Bahkan Sean dan Flora pun ikut menyambut kedatangan kakak ipar mereka. Para ayah peri tentu menunggu di dalam mansion.


" Wecheese!! kenapa siang sekali? Bunda sudah menunggu kalian dari tadi," protes Bunda Nichole sambil menggandeng lengan menantu nya.


Melihat Kean dan Rein begitu gugup menjawab mami Stella menepuk pelan pundak Bunda Nichole.


" Ih elu kayak nggak pernah muda aja," ejek Mami Stella lalu Bund Nichole pun tersenyum. Kini ia tinggal menanti kehadiran buah hati dari mereka.


Kean dan Rein pun kini menghampiri para ayah peri,mereka pun menyambut kedatangan Rein dengan ramah. Andai ayah dan ibu Rein melihat bagaimana mereka memperlakukan Rein seperti ratu. Mereka pasti akan semakin bahagia,melihat putri mereka begitu dicintai banyak orang .


..........


Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕

__ADS_1


__ADS_2