Operation Love

Operation Love
Gara-gara Ngidamm


__ADS_3

Kean memijat pelipisnya yang sedikit pusing karena permintaan aneh istrinya. Mereka baru saja sampai di Indonesia pagi hari. Dan istrinya tiba-tiba ingin makan, tidak masalah sebenarnya bagi Kean apabila Rein ingin makan makanan yang mahal sekalipun.


Namun istrinya ingin makan di pesta pernikahan orang yang tidak ia kenal. Daebak,sungguh luar biasa bagaimana caranya Kean harus mewujudkan keinginan sang istri kali ini. Sementara hampir seluruh warga Indonesia mengenalinya. Siapa yang tidak mengenal Kean putra dari mantan model terkenal Lexy Adhitama. Bahkan seluruh orang mengenali Rein istrinya.


Kean meminta bantuan bunda nya untuk mendandani Rein dan Kean agar tidak di kenali oleh banyak orang.


" Wecheese, sekarang kalian kelihatan berbeda dari biasanya kan?" tanya Bunda Nichole setelah selesai mendandani putra dan menantunya menjadi seperti seorang mafia.


" Bunda,apa aku tidak terlihat seperti penjahat? nanti aku di sangka mau maling kotak amplop," protes Kean sambil bercermin.


" Mana ada penjahat tampan seperti anak Bunda," elak Bunda Nichole.


Sementara Rein hanya tersenyum karena sebentar lagi ia akan menikmati makanan yang sejak tadi ia inginkan. Ia sangat ingin makan makanan prasmanan beserta rujak pengantin yang selalu ada di acara pernikahan.


Setelah berpamitan dengan bunda Nichole mereka pun keluar dari butik menuju mobil. Kean membukakan pintu untuk istri tercintanya, setelah memastikan Rein duduk manis Kean pun memasuki mobil.


Ia tersenyum lalu mengusap perut istrinya, Kean menyalakan mesin mobil lalu melajukan kendaraannya meninggalkan butik milik Bunda Nichole.


Beberapa menit berlalu mobil Kean masih berkeliling mencari acara pernikahan, akhirnya mereka menemukan apa yang mereka cari. Di sebuah perumahan sedang di adakan pesta pernikahan.


Kean dan Rein pun keluar dari mobil,mereka berjalan sedikit agar tidak dicurigai oleh orang-orang.


" Sayang,kok aku deg-degan. Berasa kek mau maling tau," bisik Kean kepada sang istri.


" Ini yang buat seru,memacu adrenalin," Rein balas berbisik sambil terkekeh.

__ADS_1


Mereka di persilahkan untuk mengisi buku tamu ketika sampai di tempat tersebut. Rein tersenyum senang ketika mendapatkan souvernir sebuah gantungan kunci. Kean menatap istrinya seolah tidak percaya, padahal ia dapat membelikan yang lebih mahal dari itu. Namun istrinya dapat bahagia hanya karena gantungan kunci sederhana.


Kean dan Rein berjalan untuk menikmati hidangan yang ada dalam pesta tersebut. Ia begitu senang ketika melihat rujak pengantin yang ia inginkan. Rein mengambil makanan tersebut dengan bersemangat, Kean tercengang ketika melihat betapa banyak nya makanan yang di ambil oleh Rein.


Ia hanya mengambil sedikit karena Kean sudah kenyang melihat porsi makan istrinya. Mereka pun duduk di kursi yang di sediakan,banyak mata tertuju kepada Kean dan Rein. Bukan karena dandanan mereka yang mencolok namun karena makanan yang di ambil oleh Rein. Rein terlihat seperti sedang menumpang makan di acara pesta orang, mereka tidak tahu orang yang saat ini sedang mereka bicarakan adalah dokter terkenal.


" Sayang, orang-orang liatin kita," bisik Kean merasa gugup.


Sementara Rein tidak menanggapi ucapan suaminya,ia lebih memilih menikmati makanan tersebut dengan tenang. Kedua mempelai di atas pelaminan saat ini sedang memperhatikan Kean dan Rein yang menjadi pusat perhatian banyak orang.


" Mereka itu temen kamu bukan?" tanya mempelai pria kepada istrinya.


" Ish,ku kira temen kamu," jawab sang istri.


" Berarti itu orang yang ikut numpang makan," bisik mempelai pria kepada istrinya.


" Mereka mencurigakan, apa mereka berniat mengambil kotak amplop?" ucap salah satu keluarga mempelai.


" Sepertinya iya,karena sepertinya mereka bukan teman kedua mempelai. Sejak tadi wanita itu terus makan seolah sedang menumpang makan di sini," balas salah satu tamu undangan yang duduk di dekat keluarga mempelai.


Setelah Rein sudah kenyang kini mereka berjalan menghampiri kedua mempelai.


" Selamat ya, terima kasih banyak," ucap Rein dengan tulus kepada kedua mempelai.


" Sama- sama, terima kasih," jawab mempelai wanita tersenyum ramah.

__ADS_1


Kean dan Rein pun turun dari pelaminan, sementara salah satu keluarga nya menghampiri mereka.


" Kenapa kalian membiarkan mereka pergi? mereka hanya menumpang makan saja," ucap wanita itu.


" Tidak apa-apa bi, kita harus banyak berbagi kepada sesama," jawab pengantin pria. Kean tersenyum mendengar ucapan pria itu,ia berjalan mengantarkan Rein menuju mobil mereka.


" Kamu di sini dulu ya, ada yang mau aku berikan buat mereka," kata Kean dan Rein hanya menjawab dengan senyuman.


Kean kembali ke pesta itu,ia berjalan menuju pelaminan sambil membuka kacamata yang sejak tadi menutup matanya. Semua pandangan kini tertuju kepadanya, wanita yang tadi mencibir Kean dan Rein pun tertunduk malu ketika melihat ternyata pria yang mereka bicarakan adalah pemilik rumah sakit Adhitama.


" Terimakasih banyak ya kalian sudah berbaik hati, istri ku ngidam ingin makan di acara pernikahan orang lain. Oleh karena itu kami menyamar seperti tadi,ini ada sedikit hadiah dari kami tolong di terima," ucap Kean sambil memberikan amplop besar kepada mempelai pria.


Pria itu membuka amplop yang di berikan oleh Kean, keduanya terkejut ketika melihat banyaknya uang dan juga sebuah tiket honeymoon ke Bali untuk mereka.


" Ya ampun tuan Kean terima kasih banyak, ini terlalu berlebihan," sahut pria itu.


" Tidak apa-apa,kan tadi kau bilang kita harus banyak berbagi kepada sesama," balas Kean lalu tersenyum.


Pria itu sangat terharu,ia lalu memeluk Kean. Kedua mempelai meminta foto bersama Kean, setelah itu Kean berpamitan kepada semua orang. Kean kembali menghampiri istrinya yang berada dalam mobil.


Kean tersenyum ketika melihat Rein tertidur di dalam mobil,ia nampak manis saat ini. Kean mengusap perut Rein yang sedikit membuncit.


" Hey, baby hari ini kau sudah membuat ayah dan bunda mu terlihat seperti orang aneh," ucap Kean dengan nada pelan. Ia mencium perut sang istri lalu mencium kening Rein. Kean pun melajukan kendaraannya meninggalkan tempat itu.


Sumpah demi apa kejadian tadi memacu adrenalinnya,antara malu dan deg-degan takut ketahuan. Walaupun akhirnya ketahuan dan ia tidak menyangka mendengar ucapan mempelai pria yang tidak mempermasalahkan apabila ada tamu tak di undang yang datang ke acara pernikahan mereka.

__ADS_1


...........


Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕 Calangheyo 🤗


__ADS_2