Pacar Onlineku

Pacar Onlineku
Menjelang Resmi.


__ADS_3

Dua hari menjelang proses pernikahan, Ardy dan keluarga intinya sudah datang. Mereka sengaja membooking sebuah hotel untuk tempat mereka bersiap-siap dan rencananya sehari sebelum acara, keluarga yang lainnya akan datang.


Paman Ayu menyambut kedatangan mereka semua dan mengarahkan ke hotel dan membantu semua yang mereka butuhkan di sana.


Ayu yang mendengarkan keluarga Ardy sudah datang, merasa sangat deg-degan. Semakin dekat hari pernikahannya membuat ia semakin tertekan, ada rasa takut, bahagia, bercampur menjadi satu.


Selama ini mereka masih terus saling berkomunikasi. Ardy tahu semua akan apa yang dilakukan Ayu, begitupun dengan sebaliknya. Mereka sepakat untuk tak menutupi apapun, mulai dari saat itu, Ayu juga sudah tak bekerja lagi di rumah sakit.


Kediaman Ayu sudah dihias semenarik mungkin, halaman Ayu cukup luas ditambah dengan halaman tetangga dan juga jalan yang mereka pakai untuk acara tersebut. Mungkin bisa dibilang inilah pesta termegah yang pernah dilakukan di kampung itu.


Awalnya kedua orang tua Ayu tak ingin memakai uang 500 juta yang dikirim Ardy terakhir kalinya. Namun, Ardy menolak untuk mengambilnya kembali dan mengatakan kepada Ayu untuk menggunakan uang itu.


Karena mendapat uang tambahan akhirnya mereka menyewa wedding organizer terbaik di provinsi itu dan mengambil dekorasi termahal dan jadilah saat ini dekorasinya begitu indah.

__ADS_1


Tadinya orang wedding menyarankan untuk mereka sebaiknya mengadakan acara di hotel saja. Namun, ayah Ayu bersikeras untuk tetap melakukannya di halaman rumah mereka, membuat saat ini halaman rumah Ayu di sulap bagaikan sebuah gedung dengan dekorasi yang sangat indah. Ayu sangat puas dengan hasilnya walau harus membayar cukup mahal.


Bukan hanya dekorasi, catering dan juga pernak pernik lainnya mereka lakukan semaksimal mungkin. Begitu juga dengan MUA yang mereka pakai adalah MUA terbaik di provinsi itu .


Pakaiannya sendiri khusus dikirim langsung plej Ardy dari desainer, dirancang oleh desainer yang juga harganya tak kalah mahal dibanding dengan yang lainnya.


Hari yang dinanti pun tiba, semua keluarga Ardy sudah siap akan menuju ke rumah Ayu.


Mencintai seseorang hanya dengan berkomunikasi melalui ponsel dan hari ini mereka akan meresmikan hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius yaitu ke jenjang pernikahan.


Sementara itu di kediaman Ayu, Ayu sudah dipersiapkan dengan sangat baik sejak subuh dini hari. Kini Ayu sudah mengenakan baju yang sangat mewah dengan dandanan yang sangat cantik.


Semua tercengang melihat penampilan Ayu, wajah Ayu yang memang dasarnya cantik semakin cantik dengan make up natural. Namun, elegan, ditambah dengan pakaian pengantin serta hiasan yang melekat pada tubuhnya ia bak seorang ratu kecantikan.

__ADS_1


Saat Ayu melihat pantulan dirinya di cermin, senyum terukir di bibirnya. Semoga saja hari ini semua berjalan dengan lancar, semoga saja keluarga besar Ardy tak kecewa dengan sambutan mereka dan juga menerima dirinya sebagai menantu di keluarga mereka.


Jantung Ayu semakin bergemuruh saat mendapat kabar dari Chika. Chika mengatakan rombongan Ardy sudah tiba dan sudah masuk ke dalam tempat yang sudah dipersiapkan, bukan hanya itu Chika juga mengatakan jika keluarga besar Ardy sangatlah banyak, ada sekitar 10 mobil dan semua khusus dari keluarga besar Ardy yang dari kota.


Ayu mengatur nafasnya, di mana selama ini ia tak pernah bertemu dengan mereka. Kakek, nenek, om dan tante, semua itu sama sekali tak ia ketahui, ia hanya tahu ayah, ibu, Ardy, kedua kakak dan kedua kakak iparnya.


Suara ketukan semakin membuat jantung Ayu berdebar kencang, pintu terbuka. Saat ini dalam kamar hanya ada Ayu dan Chika, anak gadis itu melihat ke arah pintu dan melihat ibu mereka yang tersenyum ke arah mereka.


"Ayu, kita keluar. Ijab kabulnya akan segera dimulai," ucap ibu menghampiri kedua anaknya. Ayu langsung menggenggam tangan Chika, tangannya begitu dingin sedingin es, ia sangat gugup.


"Semua pasti baik-baik saja, ayo," ucap Chika kemudian ibu dan Chika pun membantu Ayu untuk berdiri, merapikan pakaiannya begitupun dengan MUA yang baru saja masuk. Ia juga membantu kembali merapikan penampilan Ayu, Ayu pun berjalan menuju ke salah satu ruangan yang telah disiapkan untuknya, di mana dalam acara tersebut Ayu belum boleh melihat atau bertemu dengan Ardy. Mereka baru bisa dipertemukan saat mempelai pria sudah mengucapkan ijab Kabul.


Itulah tradisi di keluarga Ayu, mereka tak akan berdampingan saat Ardy mengucapkan ijab kabulnya.

__ADS_1


__ADS_2