Pacar Onlineku

Pacar Onlineku
Kebahagian Keluarga


__ADS_3

Pagi hari semua mulai kegiatan mereka masing-masing. Rafif menuju ke sekolah dan kali ini hanya diantar oleh Ardy saja. Ia tak lagi ditemani oleh ibunya.


Saat di sekolah Rafif mulai menceritakan kembali cerita yang semalam diceritakan kepada neneknya, kembali kepada teman-teman sekelasnya dan semua temannya sangat penasaran dan juga ingin melakukan apa yang dilakukan oleh Rafif. Sementara itu di kantor, Ardy bekerja dengan sangat giat, beberapa hari meninggalkan pekerjaannya di kantor membuat ia sangat sibuk. Namun, semua itu tak membuatnya lupa akan Rafif yang harus dijemputnya.


Walau tadi Ayu mengatakan jika biar dia saja yang menjemputnya. Namun, Ardy menolak. Baginya sudah kewajibannya untuk mengantar jemput putra semata wayangnya itu, walau ia bisa saja menggunakan sopir untuk menjemput putranya. Akan tetapi, ia tak ingin melakukannya semua itu dan ingin mengantar dan menjemputnya, baginya momen itu adalah momen yang sangat berharga dan ia tak ingin melewatkannya sehari pun.


Menjemput dan mengantar anaknya ke sekolah merupakan hal yang sangat menyenangkan dan akan membuat keduanya memiliki ikatan yang lebih dekat lagi.


Di saat Rafif sedang sekolah dan Ardy sedang bekerja di kantor. Ayu membantu ibu mertuanya menyusun barang belanjaan yang sudah dibeli bibi, untuk persediaan selama semunggu.

__ADS_1


Mereka menyusunnya bersama-sama, di keluarga Ardy, Bibi sudah seperti keluarga mereka sendiri, mereka memperlakukannya dengan sangat baik. Jika masalah membantu menyusun makanan di tempat persediaan makanan, itu sudah sering dilakukan oleh ibu Ardy dan Ayu selama ini, juga terkadang membantu bibi untuk memasak beberapa makanan. Jika mereka tak sedang ada kegiatan.


Saat ini Ayu tengah duduk di meja makan sambil memotong-motong buah, ibu Ardy menghampiri. Ayu berencana akan memberikan buah-buahan itu untuk Ardi, menjadikan cemilan di kantor nantinya. Di mana saat pulang sekolah nanti Ardy akan menjemput putra mereka pulang kerumah dan akan kembali ke kantor. Saat itulah dia akan memberikan kotak bekal yang berisi beberapa macam buah itu.


Ibu Ardy duduk di samping Ayu, "Ayu, apa keinginan kalian untuk pindah rumah itu masih kalian pikirkan?" tanya ibu Ardy, jujur ia sangat tak ingin jika mereka semua pindah dari kediamannya. Rumahnya begitu besar. Jika tak ada mereka, pasti rumah itu akan terasa sangat sepi.


"Bu, sebenarnya selama ini Ayu sering membujuk Ardi untuk tetap tinggal di sini, menemani ayah dan ibu, tapi entah mengapa Mas Ardi selalu ingin berpisah rumah. Katanya dia sudah mendapatkan rumah yang dekat dengan kantor dan juga sekolahan Rafif," jelas Ayu membuat Ibu Ardy langsung memasang raut wajah sedihnya.


"Aku akan berusaha, Bu. Ayu akan coba membujuk Mas Ardy untuk tetap tinggal di sini," ucap Ayu membuat ibu mertuanya pun merasa sangat bahagia.

__ADS_1


Tak lama kemudian Ardi datang bersama dengan Rafif, dan mereka tadi mendengar pembicaraan Ayu dan juga ibunya, tentang kepindahannya yang sudah direncanakan yaitu.


"Baiklah Bu, jika memang Ibu ingin kami tinggal di sini, kami akan tinggal bersama dengan Ibu selamanya di sini," ucap Ardi membuat sang ibu sangat bahagia.


Hari-hari mereka lalui dengan sangat bahagia, Ayu merasa sangat bahagia diterima di keluarga yang begitu sangat menyayanginya, tak ada kata yang bisa Ayu ucapkan selain kata syukur di setiap doanya.


Tamat.


Terima kasih sudah mengikut Kisah Ardy dan Ayu hingga Akhir.

__ADS_1


Yuk mampir kak ke karya lainnya. ,❤❤❤


Salam kenal, "M Anha"


__ADS_2