Pahit Manis Mencintaimu

Pahit Manis Mencintaimu
Episode 21 Makan Siang


__ADS_3

...🀍Selamat Membaca🀍...


Pagi ini Davina bangun lebih awal dari pada biasanya. Tidak ada yang spesial pagi ini, hanya saja dia memiliki rencana untuk melakukan perlawanan.


Bukan perlawanan di medan perang, melainkan perlawanan di medan cinta. Ya Davina akan memberikan perlawanan untuk Soo Wol.


Tidak hanya Soo Wol yang bisa memasak untuk Yeon Jun di setiap jam istirahat, tapi Davina juga bisa lakukan itu dan siang ini Davina akan membuktikannya.


πŸ’Œ"Aku ingin makan siang. HANYA DENGANMU. Awas saja jika kau menolak dan lebih memilih makan siang dengan Soo Wol. Aku akan mendiamkan kamu selamanya."πŸ’Œ


Okay, satu rencana telah terlaksana dengan baik. Davina sudah tidak peduli dengan balasan dari pesan yang dibuat, karena pesan tersebut adalah paksaan bukan permintaan. Jadi tidak ada kata tolak menolak.


"Sudah cukup aku membiarkan kamu makan siang bersama Soo Wol selama tiga hari terakhir. Jadi jangan harap ada hari-hari berikutnya." Gumam Davina


Pasalnya, setiap jam istirahat Soo Wol akan datang membawakan Yeon Jun makan siang.


Walaupun mereka slalu makan siang bersama sekertaris Song, tetap saja Davina merasa cemburu.


"Enaknya masak apa ya untuk nanti siang...?" Gumam Davina.


Davina mengetikkan beberapa kata di ponselnya, mencari resep-resep masakan yang cocok untuk makan siang.


"Emmm spaghetti bolognese atau spaghetti carbonara ya...? Emm tapi kok terlihat susah ya kalau buat spaghetti." Sejenak Davina kembali berfikir. "Apa aku buat nasi goreng saja ya. Lama aku gak makan nasi goreng dan Yeon Jun pasti belum pernah makan nasi goreng khas Indonesia."


Kali ini Davina memilih memasak nasi goreng. Davina langsung beranjak dari tempat tidur dan menuju ke dapur. Melihat bahan-bahan untuk membuat nasi goreng.


Dengan cekatan Davina mengambil berbagai bumbu dapur dan teryata bahan utama yang dia cari tidak ketemu.


"Nona cari apa...?" Tanya seseorang dari belakang.


"Aku sedang cari udang mbak Tia. Tapi kok gak ada ya...?"


Tia adalah salah satu asisten rumah tangga disini. Dia asli orang Indonesia tapi dia sudah lama bekerja di Korea.


"Ohhh udangnya habis nona, ini saya gunakan untuk buat Saeu Buchu Mandu. Maaf ya nona. Apa nona mau saya belikan sebentar nona..?"


^^^*Saeu Buchu Mandu : pangsit udang^^^


"Mbak Tia membuat Saeu Buchu Mandu..?"


"Iya nona. Bukankah nona kemarin ingin dibuatkan Saeu Buchu Mandu..?"


"Ahhh ya." Davina mengangguk semangat "Boleh bantu aku untuk menyiapkan Saeu Buchu Mandu, aku ingin membawanya untuk bekal juga."

__ADS_1


"Baik nona. Lalu untuk udangnya bagaimana nona...? Mau saya belikan sekarang...?"


"Gak perlu mbak. Aku gunakan bahan seadanya saja." Davina melihatkan sayur dan kotak seafood yang dipegang.


"Nona mau masak sendiri...?" Heran mbak Tia. Karena selama ini mbak Tia tidak pernah lihat Davina memasak. "Nona mau masak apa...? Biar mbak saja yang masak."


"Gak usah mbak. Davina pengen coba masak sendiri. Mbak siapkan Saeu Buchu Mandu saja."


"Baik nona. Tapi nanti kalau nona butuh bantuan langsung panggil mbak Tia ya. "


"Ya mbak."


Davina langsung mulai melakukan aksinya. Memotong beberapa bahan makanan yang akan digunakan untuk membuat nasi goreng.


Ini kali pertama Davina memasak sendiri. Dulu waktu di Indonesia, beberapa kali Davina menemani mama masak. Tapi bukan menemani untuk membantu ya melainkan untuk melihat, merecoki dan mencicipi masakan mamanya.


"Awww" Teriak Davina ketika tidak sengaja tangannya terkena pisau dan berdarah.


Davina langsung membersihkan lukanya dan membalutnya dengan plester lalu kembali meneruskan memasak. Untuk pertama kali masak tidak apa lah terkena pisau. Anggap saja sedang berkenalan.


Satu jam sudah Davina berkutat di dapur. Nasi goreng miliknya sudah siap dan Saeu Buchu Mandu juga sudah siap. Sekarang saatnya Davina bersiap untuk berangkat ke kantor.


...🀍🀍🀍🀍🀍...


Jam istirahat yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Tapi Davina masih sibuk melakukan pekerjaannya.


"Gak Unni. Aku bawa bekal kok dan aku masih ada tugas yang harus segera aku selesaikan," Tolok Davina secara halus.


"Ya udah, jangan lupa tetap istirahat dan makan ya. Nanti jika butuh apa-apa langsung hubungi aku."


"Iya Unni."


Setelah ketiga staf sekertaris Yeon Jun meninggalkan ruangan. Davina langsung beranjak dari tempat duduknya dan membawa bekal yang telah disiapkan.


Sebenarnya Davina sudah menyelesaikan pekerjaannya. Hanya saja dia pura-pura agar para staf lainnya tidak tahu jika dia akan makan siang dengan Yeon Jun.


"Junnnn." Panggil Davina yang langsung masuk tanpa mengetuk pintu. "Kau sudah minta Soo Wol tidak datang kan..?"


"Emmm" Yeon Jun bingung harus bilang apa, Pasalnya Soo Wol adalah tipe orang yang tidak bisa diperintah.


Soo Wol adalah tipe wanita yang melakukan apapun dengan sesukanya sendiri. Tanpa memikirkan pendapat orang lain apalagi perintah orang lain.


"Jangan bilang kau belum melarangnya...?" Selidik Davina dengan wajah yang mulai terlihat bad mood.

__ADS_1


"Sudah kok. Iya sudah." Yeon Jun berdiri. "Baiklah sekarang kau mau makan dimana...? Atau mungkin kau mau makan apa? Biar aku pesankan."


Tadaaaa


Davina mengangkat tas bekalnya yang dia sembunyikan di belakang tubuhnya. "Aku bawa bekal untuk kita berdua."


Davina langsung berjalan menuju meja. Membuka satu persatu kotak bekal yang dia bawa.


"Ini untukmu." Davina menyerahkan kotak bekal yang telah dia buka untuk Yeon Jun.


"Sudah lama aku tidak makan masakan mbak Tia" Celetuk Yeon Jun.


"Enak saja. Ini itu masakan aku tau." Sela Davina yang tidak terima. "Kau cicipi deh. Ini namanya nasi goreng spesial. Jadi ada sosis, ayam, telur, bakso dan cumi."


"Cumi..?" Sela Yeon Jun.


"Iya cumi. Nasi goreng ini makan favorit ku. Enak sekali, seharusnya ada Pete dan udangnya juga biar semakin enak."


"Jadi disini juga ada udangnya..?"


"Gak ada udangnya. Karena udangnya sudah digunakan Mbak Tia untuk membuat Saeu Buchu Mandu."


"Mbak Tia paling jago buat Saeu Buchu Mandu. Kau harus coba."


Davina membuka kotak satu lagi. Dia langsung mengambil sumpit untuk mengambil Saeu Buchu Mandu.


"Aaaa" pinta Davina.


"Dav sebenarnya aku tidak suka makan masakan seperti ini" Yeon Jun meletakkan kotak makan yang diberikan Davina ke meja. "Kita pesan makanan saja ya. Kau mau makan apa..?"


"Owh." Davina memakan Saeu Buchu Mandu yang tadi sudah dia siapkan untuk dicicipi Yeon Jun. "Baiklah. Kau pesan saja"


🀍


🀍


🀍


🀍


🀍


...Terimakasih Dukungan Dari Readers Semua...

__ADS_1


...Jangan lupa tinggalkan jejak...


...Like, Rate dan Komen...


__ADS_2