
...🤎 Selamat Membaca 🤎...
Pagi yang indah mulai berganti dengan cerahnya matahari di kala siang. Panasnya matahari di pulau Bali memang tidak menghalangi turis untuk menikmati keindahan pulau Dewata ini. Panas yang tidak terlalu menyengat sangat cocok untuk menikmati matahari dengan cara berjamur ataupun bermain di pantai.
Yeon Jun, Min Ra, Soo Hyuk dan pastinya tidak lupa si kecil Dev tengah menikmati keindahan pantai Bali yang letaknya memang di belakang Hotel baru Davina. Ya jika hotel lain memiliki kolam renang di halamannya maka berbeda dengan hotel ini, mereka tidak hanya menyuguhkan kolam renang tapi juga menyuguhkan kolam renang yang paling besar di dunia yaitu lautan lepas dengan pantai yang indah serta ombak yang tenang.
Mereka berempat kompak menggunakan pakaian pantai. Si kecil Dev dan Min Ra menggunakan begini couple. Sedangkan Soo Hyuk dan Yeon Jun tengah memamerkan roti sobek dengan hanya mengenakan celana pendek.
"Bagaimana Jun...? Apa sudah ada kemajuan tentang hubungan mu...?" Tanya Min Ra.
"Memangnya apa yang kau harapkan dari pertemuan yang baru sehari....?" Ucap Yeon Jun sedikit jengkel dengan pertanyaan Min Ra.
"Sudah bicara dengan Davina...?" Tanya Soo Hyuk.
"Sudah, tapi Davina sangat menutup rapat hatinya untukku. Aku tidak tahu apa ada celah di hantinya agar aku bisa kembali. Ahhhh kenapa aku terlalu bodoh untuk mencari celah itu. Huhhhhh bodohnya aku." Ucap Yeon Jun mengacak rambutnya.
"Akhirnya kau sadar juga kalau kau itu bodoh...?" Ejek Min Ra.
"Terus apa rencana mu....?" Tanya Soo Hyuk
"Entahlah... Aku tidak bisa berfikir tentang hal itu. Aku gak tau harus gimana atau bagaimana untuk meluluhkan Davina kembali... Jika dulu aku bisa melihat tatapan lembut dari sorot matanya sekarang yang aku lihat kebencian, hanya ada tatapan kebencian di mata Davina untukku... Walaupun aku tahu itu wajar tapi entah kenapa hatiku sedih..."
"Tapi aku rasa Davina masih mencintai mu. Kau lebih mengenal Davina dan kau pasti tahu apa yang disukai atau tidak disukai. Lakukan saja apapun yang menjadi angan-angan mu. Lakukan saja apa yang terlintas di pikiranmu..." Saran Soo Hyuk.
"Kalau yang terlintas di lakukan, yang ada dia menghamili sahabat ku lagi sayang..." Jawab Min Ra yang tahu isi otak sahabatnya. Walaupun cerdas terkadang dia sering berfikir hal-hal bodoh.
"Kok lo sensi terus sih ra...?." Jawab Yeon Jun yang merasa terciduk sebelum bertindak. "Tapi misal, hanya misal saja. kalau seperti itu, Menurut kalian gimana..?"
"Itu apa...?"
"Ya..." Yeon Jun mengeluh leher belakangnya. " Ya menghamili Davina lagi."
"Yang ada lo di musuhi seumur hidup oleh Davina." Sentak Min Ra. "Tuh kan sayang, otaknya memang suka geser."
" Enak aja.... Aku kan cuma bilang misal... Lima tahun saja aku tahan kok masak sebentar lagi gak tahan.." Sombong Yeon Jun..
"Memangnya kamu yakin bisa tahan...? Yakin...?" Yeon Jun mengangguk dengan ragu-ragu. a"bisa tahan sampai kapan...?" Tanya Soo Hyuk
"Menurut lo...? Kalau bisa sekarang juga langsung aku serang lah. Kalau lihat Davina tanpa sadar tubuhku slalu adem panas." Jawab Yeon Jun jujur.
__ADS_1
"Wajarlah sayang. Orang tubuh Davina seksi banget. Apalagi kalau pakai bikini.." Ucap Min Ra. "Ya kan sayang..?"
"Sebenarnya tidak ada yang lebih seksi dan cantik selain kami sayang. Ya tapi aku akui Davina tampak seksi..." Ucap Soo Hyuk.
"Sangat... Sangat Seksi" Jawab Yeon Jun membayangkan tubuh Davina dalam balutan bikini. "Makanya aku gak akan membiarkan Davina melihatkan tubuh seksinya kepada orang lain, kalau semua lihat yang ada semua orang bisa menatapnya."
"Sayangnya aku sudah melihat tubuh Davina yang seksi dalam balutan bikini. Ya kan sayang...?" Ucap Min Ra ke Soo Hyuk.
"Ya sayang. Sayangnya kita sudah melihat itu."
"Hehhh gak mungkinlah... Kapan kalian melihatnya..? Kalau mau ngebodohi aku itu yang logis dikit."
"Hih gak percaya..." Sunggut Min Ra. "Sekarang... Sekarang aku sedang menikmatinya."
"Bohong lo..."
"Coba balikan tubuhmu dan lihat keindahan tubuh Davina..." Jelas Min Ra
"Wahhh kalau seperti itu mah, laki-laki bakalan langsung menatap Davina..." Tambah Soo Hyuk
****.....
"Tutup matamu Hyuk... Jangan lihat perempuan ku."
Setelah memberikan ultimatum kepada Soo Hyuk Yeon Jun langsung berlari kencang ke arah Davina yang tengah berjalan dengan Zizi.
Enak saja Davina itu miliknya. Apapun yang menjadi milikku tidak bisa dinikmati orang lain. Apalagi Davina, Tidak boleh.... Gak boleh hanya dirinya yang bisa melihat tubuh seksi itu..
Tanpa aba-aba, Yeon Jun langsung membekap tubuh Davina dengan kain pantai dan kini tubuh Davina sudah berada di gendongan Yeon Jun.
"Hehh apa yang kau lakukan... Turunkan aku..." Ucap Davina sambil berontak.
"Tidak... Tidak mau... Aku tidak mau milikku di lihat orang lain..." Jelas Yeon Jun yang berjalan tergesa-gesa ke arah hotel.
"Apa kau gila... Semua orang akan melihat kita... Aku akan berjalan sendiri.."
"Aku tidak peduli"
Davina memilih membenamkan wajahnya untuk menutupi rasa malu. Bukan hanya malu tapi sangat malu. Walaupun begitu Davina tahu berontak pun percuma Yeon Jun tidak akan melepaskannya begitu saja mungkin lebih baik dia meminta baik-baik.
__ADS_1
"Turunkan aku... Aku malu jika para staf ku melihat kita seperti ini...." Pinta Davina lembut.
"Yeon Jun turunkan aku... Aku akan mengikuti mu kemanapun kau mau. Tapi jangan seperti ini."
"Diam Davina..." Jawab Yeon Jun dengan menekan namanya.
"Aku malu..."
"Diam atau aku cium kau dihadapan semua orang-orang mu."
Davina langsung diam. Membenamkan wajahnya lagi dan lagi. Wajahnya memerah antara marah dan malu bersatu. Tak berbeda dengan Davina, Yeon Jun hanya diam hingga sampailah di kamarnya barulah Yeon Jun menurunkan Davina di sofa.
"Kau telfon sekertaris dari Bu Davina. Minta kepadanya untuk kirimkan pakaian bu Davina ke kamar aku." Ucap Yeon Jun kepada orang yang sedang menerima telfonnya tiba-tiba.
Yeon Jun menarik nafas dan membuangnya berkali-kali. Mungkin dia capek karena menggendong Davina dari jarak yang lumayan jauh tapi sebenarnya karena dia juga jengkel karena Davina hari ini.
Cup
Kecupan kilat mendarat di kening Davina dan tidak lupa Yeon Jun mengusap rambut Davina sayang.
"Tunggu disini. Jangan kemana-mana." Ucap Yeon Jun yang langsung mendudukkan tubuhnya di samping Davina sambil memejamkan mata.
Sekitar setengah jam akhirnya sekertaris Davina datang membawa baju ke kamar Yeon Jun. Davina langsung mandi dan mengenakan pakaian tersebut dikamar mandi sesuai perintah Yeon Jun.
🤎
🤎
🤎
🤎
🤎
...Terimakasih Dukungan Dari Reader Semua...
...Jangan lupa tinggalkan jejak...
...Like, Rate dan Komen...
__ADS_1