Pahit Manis Mencintaimu

Pahit Manis Mencintaimu
Episode 31 Jones


__ADS_3

...🤍 Selamat Membaca 🤍...


Tumpukan berkas tertata rapi di meja sang CEO yang tengah dirundung gelisah. Pasti tahu kan apa yang membuat sang CEO gelisah. Jelas karena pesan dan telfon tidak digubris oleh sang kekasih yang tengah cemburu.


Ingin rasanya Yeon Jun menarik Davina dan menjelaskan bahwa benar-benar tidak ada apa-apa antara Yeon Jun dan Clarissa. Ingin rasanya Yeon Jun meminta maaf walaupun tidak tahu apa salahnya, yang terpenting Davina tidak membiarkan dirinya seperti ini. Karena ini sangat menyiksa.


Tok tok tok


Suara ketukan pintu mengalihkan perhatian Yeon Jun dari dokumen-dokumennya. Seperti mendapatkan lotre, mata Yeon Jun langsung kembali cerah ketika melihat orang yang baru saja masuk ke ruangannya.


Yeon Jun langsung berdiri dari kursi kebesarannya untuk menyambut sang wanita. Yeon Jun langsung menarik perempuan tersebut untuk dia ajak untuk duduk di sofa.


"Udah dong... Jangan lama-lama ngambeknya... Aku gak suka kamu cuekin." Pinta Yeon Jun. "Aku minta maaf membuat kamu cemburu..."


"Tumben peka...!" Sindir Davina tanpa menutup-nutupi.


"Kau beneran cemburu dengan Clariss...?" Tanya Yeon Jun yang diangguki Davina. "Clariss bukan siapa-siapa sayang. Dia hanya teman biasa bagiku dan dia adalah artis ku. Hanya itu tidak lebih."


"Lalu kenapa ada berita tentang kedekatan kalian...? Hingga berlibur berdua...? Tadi aku juga lihat kalian foto di tempat yang sama dalam waktu yang hampir sama. Aku sudah melihatnya di akun sosial media kalian."


"Itu hanya salah faham publik. Saat itu aku pergi dengan Min Ra berlibur disana sedangkan dia ada kerjaan di sana dan waktunya memang bersama.Tidak sengaja kita memiliki foto di tempat yang sama. Dari situlah muncul berita tentang kita berdua...!"


"Serius...? Kamu tidak bohong kan...?" Ucap Davina menyelidik.


"Tidak sayang..." Yeon Jun mencubit pipi Davina "lucu banget sih kalau lagi cemburu.." Yeon Jun mendaratkan ciuman di bibir Davina.


Davina menyadari, kedatangannya baru di kehidupan Yeon Jun. Sebagai kekasih dia cemburu melihat itu, tapi dia ingin menjadi pasangan yang baik. Mempercayai Yeon Jun adalah hal yang harus dilakukan.


Davina diam memang karena marah, tapi dia ingin meredam kemarahannya sebelum mendengar penjelasan Yeon Jun. Davina tidak ingin mengikuti amarahnya saat mengambil keputusan.


"Aku percaya padamu" Ucap Davina. "Jadi jangan macam-macam dengan perempuan lain. Aku tidak suka dan aku cemburu... Awas jika kau macam-macam."


"Wowwww kau mengancam ku..?"


"Ya aku mengancam mu" Tegas Davina. "Kenapa...?"


"Aku suka kau mengancam ku seperti itu." Yeon Jun mencium bibir Davina sekilas.


"Junnnn...!"


"Apa sayang...?"


"Jangan gitu terus. Kenapa kau slalu mencium ku sih...?"

__ADS_1


"Memang boleh kalau lebih dari sekedar ciuman...?" Tanya Yeon Jun menggoda Davina.


"Tau ah..." Davina melihatkan wajah beteknya.


"Berarti boleh dong..." Yeon Jun langsung kembali menciumi pipi, kening dan berakhir di bibir Davina.


Yeon Jun ******* bibir Davina dengan lembut. Menyesap rasa manis yang slalu dirasakan ketika mencium Davina. Puas dengan bibir tersebut, Yeon Jun berpindah ke leher jenjang Davina tanpa meninggalkan jejak kepemilikannya di leher jenjang tersebut.


Selama berpacaran Yeon Jun tidak pernah melakukan lebih. Hanya bercumbu seperti ini yang dilakukan.


Sebagai laki-laki normal, Yeon Jun sangat ingin melakukan lebih tapi dia ingin menghormati Davina. Yeon Jun slalu menahan hasratnya dan hanya melakukan hal-hal yang disetujui Davina.


Tapi Yeon Jun tetap berharap. Dirinya segera bisa segera melakukan lebih dari sekedar bercumbu dengan Davina. Melakukan kenikmatan dunia untuk mengikat Davina agar slalu disisinya. Bila perlu Yeon Jun siap menikahi Davina saat ini, agar dirinya tidak kehilangan Davina suatu saat nanti.


...🤍🤍🤍🤍🤍...


Setelah persiapan panjang akhirnya hari ini tiba. Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba. Gold Entertainment akan melakukan konser. Semua persiapan sudah selesai. Konser tribut juga telah berjalan dengan lancar. Tiket yang dijual juga habis terjual.


Selain konser dari idol, hari ini juga hari ulang tahun Yeon Jun. Orang-orang kepercayaan Gold Entertainment memilih hari ini karena ingin memberikan persembahan spesial di ulang tahun pimpinan mereka.


Berbagai ucapan selamat atas kelancaran acara tribut datang dari berbagai kalangan. Tidak lupa ucapan ulang tahun kepada Yeon Jun sebagai pemimpin dari gold entertainment.


Acara tiup lilin yang diadakan di atas panggung juga disambut meriah oleh para fans idol tersebut dan juga fans para artis ternamaan yang ikut mengisi acara tersebut.


"Selamat sayang... Umma rasa idol mu kali ini menarik perhatian semua kalangan. Tidak hanya di Korea tapi di berbagai negara." Ucap Umma menyerahkan buket bunga


"Terimakasih Umma..." Yeon Jun memeluk Umma sebagai tanda terimakasih.


"Menantu Umma mana...?" Tanya Umma yang tidak melihat keberadaan Davina di ruangan VVIP ini.


"Dia sedang sibuk Umma. Dia pasti tengah menyelesaikan pekerjaannya." Jelas Yeon Jun.


"Kau berikan banyak pekerjaan kepada menantu Umma ya...?" Cerca Umma"Dia itu calon istrimu, masak kau berikan pekerjaan yang banyak, seharusnya dia disini menemani Umma... Kamu itu ya..."


"Enggak Umma. Yeon Jun tidak memberikan banyak tugas ke Davina. Hanya saja memang Davina ingin belajar jadi sangat senang bisa mengerjakan banyak hal" Jelas Davina yang mendengar cercaan Umma saat dia baru saja masuk.


"Ahh menantu Umma sudah sampai..." Umma langsung berdiri dan memeluk Davina. "Bagaimana kabarmu...?"


"Sehat Umma. Umma bagaimana, sehat pastinya kan...?"


"Sehat dong. Umma harus tetap sehat agar bisa bermain sama cucu-cucu Umma."


"Cucu-cucu Umma nanti pasti sangat senang. Punya Halmeoni yang sangat cantik seperti Umma. Kapan-kapan kita perawatan bareng yuk Umma, Umma mau gak...?"

__ADS_1


"Mau dong. Akhir pekan kita pergi bersama ya." Jawab Umma antusias.


"Okay Umma."


"Ahhh senangnya punya anak perempuan. Gak seperti kamu yang gak peka. Davina lebih memahami yang Umma inginkan. Sudah cantik, pintar, baik, sudah paket lengkap pokoknya." Sanjung Umma.


"Owh sekarang Umma lebih suka sama Davina dibandingkan aku...?" Tanya Yeon Jun


"Jelas lah. Kamu, Yeon Seok dan Appa itu sama semua. Yang dipikirkan cuma kerja kerja kerja. Kalau Davina dan Min Ra tahu apa yang Umma inginkan dan bisa menemani Umma shoping, arisan, perawatan dan lain-lain. Makanya Umma lebih sayang ke Davina dan Min Ra.."


"Wah Umma parah. Kalau gak ada aku Umma gak akan punya calon mantu secantik Davina. Jadi Umma harus bangga kepada ku."


"Cih... Apa yang dibanggakan. Davina itu menerima mu karena kasihan punya teman yang jones dari lahir." Ejek Davina. "Ya kan Davina..?"


"Enak aja... Sebenarnya kalau aku mau, perempuan yang antri jadi pacarku juga banyak. aku saja tidak mau.."


"Gak percaya." Jawab Umma mengejek.


"Mau aku buktikan...?"


"Mana buktinya..?"


"Okay... Nanti aku kenalkan Umma pada perempuan-perempuan yang pernah mengejar ku..?" Jawab Yeon Jun yakin.


"Owh, gak di kenalkan kepada ku juga...?" Ucap Davina dengan senyum devil di bibir seksinya.


"Ehh gak sayang cuma bercanda." Jawab Yeon Jun kelabakan.


Umma tertawa terbahak-bahak melihat perubahan ekspresi dari Yeon Jun. Putranya memang akan takut jika melihat Davina marah dan itu menjadi hiburan baginya. Mudah sekali mengerjai anaknya. Cukup kerja sama dengan calon mantunya Davina.


"Memang kurang ajar anak Umma Dev. Yuk ikut Umma pulang. Umma sudah menyiapkan pesta kecil di rumah untuk merayakan hari ulang tahun Jones kita" Ajak Umma yang langsung menggandeng Davina keluar.


🤍


🤍


🤍


🤍


🤍


...Terimakasih Dukungan Dari Reader Semua...

__ADS_1


Setelah sekian lama tidak up to date akhirnya bisa update lagi. Semoga kedepannya bisa slalu update setiap hari. Mohon dukungannya ya kakak-kakak semua 😍


__ADS_2