Pahit Manis Mencintaimu

Pahit Manis Mencintaimu
Episode 41 Keputusan


__ADS_3

...🤍 Selamat Membaca 🤍...


Waktu telah menunjukkan tengah malam saat Yeon Jun kembali ke rumah sakit. Ya Yeon Jun memilih kembali ke rumah sakit daripada ke kediamannya di Amerika. Dirinya tidak ingin berdebat dengan sang Umma.


Setelah kepergian orang tua Min Ra, Yeon Jun sempat berbicara dengan Umma. Pembicaraan yang cukup membuat Yeon Jun kecewa. Entah kenapa Umma setuju dengan pendapat yang diberikan orang tua Min Ra.


Dengan gontai Yeon Jun berjalan di lorong rumah sakit. Berjalan ke tempat dimana sang kakak dirawat selama ini. Tapi pemandangan mengejutkan terjadi, Yeon Jun melihat Appa tengah memeluk Umma yang tengah menangis di depan ruangan Yeon Seok.


"Ada apa Appa.....?" Tanya Yeon Jun yang tiba-tiba merasa panik.


"Kita tunggu saja."


Jawaban singkat itu membuat Yeon Jun semakin penasaran. Kenapa, apa yang terjadi...?


Dengan perasaan campur aduk Yeon Jun mendudukkan tubuhnya di kursi. Memandang sang Umma yang tengah menangis dan menerawang apa yang terjadi di dalam ruang rawat sang Hyun.


"bagaimana keadaan Hyung dok...?" Tanya Yeon Jun yang sudah melesat mendekat kepada dokter yang baru saja keluar dari ruangan Yeon Jun.


"Mohon maaf. Kami sudah melakukan yang terbaik tapi Tuhan lebih sayang kakak anda."


...🤍🤍🤍🤍🤍...


Yeon Jun dan keluarga sampai di Korea setelah satu bulan lebih meninggalkan Korea. Mereka pulang membawa duka yang terdalam atas kepergian Yeon Seok.


Mereka tiba di bandara Korea langsung disambut langsung oleh keluarga dekat dan orang-orang terdekat. Salah satunya adalah Davina.


Setelah satu bulan, Yeon Jun bisa melihat Davina secara langsung. Perempuan cantik yang slalu dirindukannya. Setelah satu bulan tidak bersua, Yeon Jun merasa Davina terlihat lebih cantik dan ada aura berbeda.


Yeon Jun hanya bisa memperhatikan Davina, rasa rindunya membuatnya hanya bisa terpaku. Sedangkan Davina memberikan respon berbeda, Davina langsung mendekat dan memeluk Yeon Jun.


"Jika kau ingin menangis, menangis saja cinta. Akan semakin sesak jika kau menahannya."

__ADS_1


Yeon Jun semakin mengeratkan pelukannya. Menjatuhkan kepalanya di ceruk leher Davina. Mencium aroma tubuh yang selama ini dia rindukan. Nyaman, itulah yang dirasakan Yeon Jun saat ini.


Yeon Jun bisa melepaskan rasa sesaknya yang telah dia tahan. Yeon Jun bisa melepaskan rasa dukanya saat berada di pelukan Davina. Tanpa terdengar Yeon Jun menangis, dengan sabar Davina mengelus punggung Yeon Jun.


"Tidak apa-apa Cinta. Setelah ini semua akan baik-baik saja"


"Apapun kesalahan ku nantinya, aku harap kau tetap berada di sisiku. Aku harap kau tidak membenciku." Batin Yeon Jun


...🤍🤍🤍🤍🤍...


Tujuh hari setelah kematian Yeon Seok. Keluarga Han masih menutup diri dari sekitar. Termasuk Yeon Jun, dirinya belum kembali ke kantor dan dirinya juga belum lagi ketemu dengan Davina. Di tujuh hari ini juga mereka kedatangan keluarga dari Min Ra yang baru kembali dari Amerika.


"Tante, aku benar-benar tidak bisa melakukan itu." Berkali-kali Yeon Jun memikirkan permintaan dari ibunya min Ra tapi tetap saja dirinya tidak bisa.


"Kumohon Jun. Tolong anak Tante. Kau harus menggantikan Yeon Seok, kau harus tanggung jawab Jun." Ucap ibunya min Ra dengan suara memohon.


Yeon Jun berulang kali menatap sang Umma dan Appa yang hanya diam. Yeon Jun benar-benar tidak tahu harus bagaimana. Hati nuraninya ingin sekali menolong sahabatnya tapi hatinya juga telah terukir nama Davina. Tidak mungkin untuk Yeon Jun melepaskan Davina dan juga tidak mungkin membiarkan sahabatnya berada di kondisi yang sangat memperihatinkan.


"Jun...." Panggil Umma lembut "Umma juga berharap kau melakukan apa yang diinginkan oleh orangtuanya Min Ra."


"Umma..."


"Jun... Umma sudah kehilangan hyung mu. Umma tidak ingin kehilangan calon cucu Umma juga. Umma ingin melihat anak itu lahir ke dunia. Umma ingin melihat sosok Yeon Seok di diri anak itu. Umma juga mohon padamu Jun. Selamatkan Min Ra dan cucu Umma."


Yeon Jun mendekat dan menggenggam tangan sang Umma yang sedang menangis sesenggukan. Ini kesekian kalinya Yeon Jun melihat Umma menangis setelah kehilangan Yeon Seok.


Umma adalah sosok wanita yang pantang untuk di buat menangis. Bahkan dirinya lupa kapan terakhir umma menangis. Tapi belakangan ini, perempuan yang sangat dia cintai itu sering sekali menangis. Kerap kali juga dia melihat Umma menangis sendirian di kamar Yeon Seok.


"Umma, aku akan lakukan apapun untuk membantu Min Ra, tapi tidak dengan seperti ini Umma. Bagaimana dengan Davina Umma..? Aku akan kehilangannya."


"Tante tidak akan melarang mu berhubungan dengan kekasihmu Jun. Tante juga tidak akan melarang jika kau menikahi kekasihmu juga. Asal kau bisa merahasiakan hal tersebut dari Min Ra. Tolong Jun, jaga anak tante hingga dia sembuh dan mengingat semuanya. Nanti setelah Min Ra sembuh, kalian boleh membuat keputusan apapun. Jika saat itu tiba, tante tidak akan melarang dan menentang keputusan kalian. Tapi tolong untuk saat ini, selamatkan anak Tante. Mereka Sahabat dan calon keponakanmu Jun."

__ADS_1


"Umma juga berjanji tidak akan melarang mu melakukan apapun setelah ini. Tolong jaga Min Ra dan calon cucu Umma. Kau mau kan Jun...?"


Yeon Jun melihat ke sisi dimana Apanya dan Appa Min Ra duduk berjajar. Sedari tadi mereka tidak ikut dalam perdebatan ini. Mereka memilih diam, bukan berarti mereka tidak tegas tapi mereka ingin keputusan ini diambil oleh Yeon Jun sendiri. Bagaimanapun Yeon Jun yang akan menjalaninya. Mereka hanya berharap semoga pilihan Yeon Jun adalah menyelematkan Min Ra dan bayi yang ada dikandungnya.


"Ambil keputusan mu sendiri Jun. Appa tidak akan ikut campur."


"Om juga Jun. Om tahu kau anak yang baik dan bijaksana. Om akan menghormati setiap keputusan mu."


Yeon Jun kembali termenung. Dirinya dihadapkan dengan dua pilihan yang berat. Sahabat dan keluarganya atau wanita dan cintanya. Mereka sama-sama berharga bagi Yeon Jun.


Sebelum mengenal Davina, orang tua, Min Ra dan keluarganya adalah orang-orang yang memberikan cinta dan kehidupan untuk Yeon Jun. Sampai kapanpun mereka tidak ada pernah meninggalkan Yeon Jun sendiri.


Setelah mengenal Davina, Yeon Jun bisa merasakan bagaimana mencintai dengan rasa yang berbeda. Kedatangan Davina memberikan warna baru untuk Yeon Jun. Davina yang bisa merubah hal biasa menjadi istimewa, hal kecil menjadi besar dan hal yang tidak mungkin menjadi mungkin.


Lalu bagaimana Yeon Jun bisa memilih dari dua hal yang sebenarnya tidak bisa dibandingkan. Mereka sama pentingnya di kehidupan Yeon Jun. Tapi Yeon Jun harus tetap memilih dan pilihan itu mungkin akan disesali Yeon Jun pada suatu saat nanti.


"Baiklah. Aku akan menikahi Min Ra.


🤍


🤍


🤍


🤍


🤍


...Terimakasih Dukungan Dari Readers Semua...


...Jangan lupa tinggalkan jejak...

__ADS_1


...Like, Rate dan Komen...


__ADS_2