
saat Kondo lengah Mandau terbang itu tiba-tiba saja meluncur dengan sangat cepat, dengan posisi mata Mandau mengarah kepada Kondo, akan tetapi serangan itu berhasil dimuntahkan, awan yang mengelilingi tubuh Kondo, seketika menjadi tebal dan berhasil membuat Mandau terbang terpental kebelakang, tetapi serangan masih terus berlanjut, kali ini arah serangan berubah, ketika Kondo melihat keatas ternyata Mandau sudah berada di atas kepalanya dalam posisi menyerang.
seperti sebelumnya awan hitam menyelimuti seluruh tubuhnya dan serangan Mandau pun kembali dimuntahkan.
sementara itu siwara mulai merasa lelah, darah keluar hari hidungnya, wajahnya berubah seperti menahan rasa sakit yang luar biasa.
tetapi Mandau miliknya terus menyerang Kondo, begitupun dengan Komang karena sudah terlanjur dan Kondo pun tidak mengetahui tentang Mandau itu sehingga membuatnya kembali menyerang, dan kekuatan mereka seperti menjadi satu. kerja sama itu berhasil membuat Kondo terdesak karena serangan beruntun dari Komang dan Mandau milik siwara.
kiloy yang melihat pertarungan dari jarak yang cukup jauh, ternyata mengetahui bahwa Mandau itu bukan dikendalikan oleh Komang tetapi ada orang yang mengendalikannya.
setelah cukup lama memperhatikan pertarungan, kiloy akhirnya mengerti bahwa pedang itu dikendalikan oleh manusia yang berada di samping wanita yang terluka yang sudah sadarkan diri dari pingsannya.
"ternyata dia yang mengendalikan pedang itu, kalau begini terus Kondo pasti akan dibungkam oleh mereka" kata kiloy kepada dirinya sendiri !"
setelah mengetahui bahwa Mandau itu dikendalikan oleh orang lain kiloy pun turun tangan membantu Kondo, iya langsung menyerang Komang dengan kekuatan sihirnya, dan dengan kecepatannya iya melepaskan tendangan dan mengenai Komang sehingga membuatnya terpental kebelakang, dan pertarungan pun terhenti.
"kau rupanya ?"
__ADS_1
"aku tidak suka melihat pertarungan yang tidak adil !"
"apa maksudmu, kiloy, ?"
"apa kau tahu kalau pedang itu tidak berasal dari kekuatannya ?"
"maksud mu ?"
"ya pedang itu dikendalikan oleh manusia yang disana.'
ucap Kondo mengarahkan telunjuknya ke arah siwara, siwara terkejut karena apa yang dia lakukan ternyata sudah ketahuan.
kemudian kiloy melompat cukup jauh untuk menghampiri siwara, setelah mendekati siwara iya tak langsung menyerangnya.
"hei manusia, apakah gerangan kau datang ke negeri kami ?"
"kami hanya ingin mencari dan menemukan teman kami, itu saja !"
__ADS_1
"wow sepertinya aku tahu siapa yang kau cari, tapi tenanglah, nanti kau akan bertemu dengannya, itupun jika kau masih bernafas."
"apa sebenernya tujuan kalian sehingga membawa teman kami ke negeri ini ?"
"kau tak perlu tahu, serang saja aku sekarang, atau aku yang akan menyerang mu."
karena tak ingin berlama-lama siwara mengarahkan mandaunya yang melayang-layang di udara kepada kiloy, tetapi ternyata kiloy telah menyadari trik itu dan berhasil menangkis serangan mandau dan kini gilirannya menyerang siwara sehingga jual beli serangan pun terjadi.
pertarungan 2 lawan 2 pun tak terelakkan mereka bertarung sangat epik, Yusak dan Sontat yang melihat tak bisa berbuat apa-apa selain merawat wanita iblis yang sedang terluka.
"siapa nama mu ?"
sontat bertanya kepada wanita itu.
"namaku gunjing, dan yang telah mati itu adalah suamiku."
"apa urusan mu dengan mereka ?"
__ADS_1
"kami berniat menyelamatkan anak kami yang telah mereka culik untuk dijadikan tumbal oleh nek baruangk, namun malangnya nasib kami, saat hendak menyusup di istana kami ketahuan, saat itu kami berhasil lari, kemudian akhirnya kami tertangkap oleh pangkalima Kondo dan anak buahnya."
bersambung...