
sementara Yusak dan Sontat berbincang-bincang, siwara dan Komang masih terus bertarung, untuk menang melawan kedua iblis yang mereka hadapi mereka harus berusaha lebih kuat lagi, karena lawan mereka yaitu Kondo dan kiloy, kedua iblis tersebut sangat lah kuat.
setelah beberapa saat kemudian, pertarungan kembali terhenti, siwara dan Komang berhenti dan berdiri ditempat dan arah pandang menatap pada masing-masing lawannya.
"mengapa kau ikut campur dalam pertarungan ini ?" tanya Komang pada siwara.
"maaf tapi pertarungan ini harus cepat diselesaikan, karena aku tak punya banyak waktu, dan aku juga tidak tahu kalau ternyata orang itu mengetahui cara ku"
jawab siwara tegas dan suara terputus-putus karena kelelahan.
"apa kau yakin bisa mengalahkan iblis itu ?"
"percayalah padaku iblis itu kekuatan nya masih dibawah kemampuan ku"!
ucap siwara sembari menyakinkan Komang bahwa iya pasti bisa mengalahkan musuhnya.
__ADS_1
saat sedang berbicara, terlihat Kondo sudah menyerang dari kejauhan, begitu pun Komang iya pun kembali maju untuk menyerang Kondo, dan pertarungan pun kembali terjadi.
"hei manusia ! karena kau sudah terlanjur ikut campur maka kau harus mati hari ini"
kata kiloy menggertak siwara, tetapi siwara terlihat sangat tenang mendengarkan ucapan tersebut.
"sebaiknya kau tidak usah meremehkan kemampuan manusia iblis."
jawab siwara.
mereka pun kembali bertarung, siwara yang sudah tidak sabar untuk mengalahkan iblis itu, kali ini iya menggunakan kekuatan Mandau terbang yang belum pernah iya gunakan sebelumnya, meskipun iya tahu kekuatan itu akan sangat menguras tenaganya akan tetapi oleh karena terdesak dengan sangat terpaksa harus digunakan, ya kekuatan itu adalah Mandau Saribu bayang.
kiloy yang melihat hal itu merasa bingung dengan posisinya apakah iya harus menyerang atau bertahan, tetapi belum sempat iya memutuskan salah satu Mandau ternyata telah mendekatinya, dan menusuk kepalanya dan hanya itu yang iya lihat terakhir kalinya sebelum akhirnya iya tumbang dan tak berdaya lagi.
ya akhirnya tak butuh waktu lama, siwara telah mengalahkan kiloy, setelah melihat musuhnya telah tumbang, siwara pun langsung pingsan dalam posisi badan duduk dan kepalanya jatuh ketanah, sementara Mandau miliknya masuk sendiri dalam sarungnya.
__ADS_1
kematian kiloy membuat perhatian Kondo menjadi lengah dan menghentikan serangannya, kesempatan tersebut pun digunakan oleh Komang untuk mengerahkan seluruh tenaga dan kekuatan iblis yang langsung menyerang tepat mengenai hulu hati Kondo, dan kemudian Kondo pun menyentuh hulu hatinya dan tumbang seketika itu juga, Karena sedari tadi Komang telah memperhatikan bahwa kelemahan lawannya adalah hulu hati, tetapi sepanjang pertarungan sangat sulit baginya untuk mengenai hulu hati musuhnya itu.
pertarungan pun telah selesai kedua musuh yang mereka hadapi kini telah dikalahkan, Komang pun merubah kembali tubuhnya seperti sedia kala.
setelah merubah wujudnya Komang menghampiri siwara lalu berusaha menyadarkannya, karena lama tak sadarkan diri, akhirnya iya memutuskan untuk menyalurkan sisa tenaga dalamnya kepada siwara.
"sontat, kemari lah !"
Komang menyerukan nama sontat untuk datang padanya.
"ada apa Komang ?"
"bantu aku mendudukkan siwara, aku akan membagi sisa tenaga dalam ku untuknya !"
"baiklah !"
__ADS_1
sontat dengan cepat berusaha mendudukkan siwara yang sedang terkulai lemas, setelah berhasil mendudukkan siwara, Komang pun mulai mengalirkan sisa tenaga dalamnya kepada siwara, dan usahanya berhasil menyadarkan siwara dalam pingsannya.
dan siwara pun mulai siuman sambil terbatuk-batuk kini iya mulai bisa membuka mata dan melihat sekelilingnya.