Pangkalima Mandau Terbang

Pangkalima Mandau Terbang
misteri hutan larangan 22


__ADS_3

serangan bertubi-tubi terus dilancarkan oleh siwara iya seperti tidak mau memberi celah kepada nek baruangk untuk menyerang balik, meskipun begitu pertahanan yang dilakukan oleh nek baruangk juga sangat kuat, bahkan tak sekalipun serangan yang dilakukan oleh siwara mengenai tubuhnya.


merasa serangan yang dilakukan oleh siwara cukup membuatnya kerepotan nek baruangk memutuskan untuk bergerak mundur dan menghentikan pertarungan sementara, akan tetapi dari belakang nya Mandau terbang terlihat sudah melaju dengan kecepatan penuh dan hendak menikam nek baruangk, namun hal itu dapat iya atasi dengan naluri bertarungnya yang kuat, dengan sigap sesuatu seperti gelombang muncul untuk melindungi nek baruangk dan Mandau itu terpental keatas langit akibat dari pantulan gelombang yang berasal dari badan nek baruangk.


dan kali ini Mandau terbang kembali menyerang melalui atas dan hampir mengenai nek baruangk, untuk beberapa saat siwara menghentikan serangan untuk mengatur nafas, begitu pula nek baruangk, mereka berdua seketika terdiam dan menatap satu sama lainnya.


"apa itu saja kemampuanmu anak muda ?"


nek baruangk mencoba mengganggu konsentrasi siwara.

__ADS_1


"padahal aku belum mengeluarkan kemampuanku, jadi kuharap kemampuanmu bisa melebihi ini !"


ucapnya lagi.


siwara hanya terdiam, dengan pandangan fokus menatap kearah nek baruangk yang sedari tadi terus saja menggodanya.


sementara itu Yusak terlihat sibuk melawan prajurit-prajurit iblis yang terus saja bertambah banyak, pasukan tersembunyi Sonarus pun nampak sudah mulai sedikit satu persatu pasukan tersembunyi berhasil ditumbangkan oleh pasukan musuh.


terlihat beberapa iblis sudah bersiap untuk membunuh Yusak dengan pedang mereka, namun tiba-tiba saja pedang mereka terpental jauh saat akan menyentuh tubuh dari Yusak, Yusak yang sudah setengah sadar mencoba untuk melihat siapa yang menyelamatkannya dari ujung pedang yang hampir menembus tubuh dan melenyapkan nyawanya.

__ADS_1


saat menoleh keatas dan membuka mata terlihat Sonarus telah mengulurkan tangannya sambil berusaha membangunkannya, Yusak pun terbangun meskipun sambil menahan rasa sakit akibat terkena tendangan dan pukulan dari pasukan iblis.


kehadiran Sonarus memberikan semangat yang besar kepada seluruh pasukan, ditambah lagi pasukan belakang kini juga telah ikut menyerang dan membantu pasukan utama yang sudah terlihat kelelahan, pasukan tersebut maju dan sambil menyerukan nama Sonarus.


bukan hanya pasukan belakang saja, Komang dan Sontat pun ikut maju di Medan perang dengan pasukan pemanah hebat yang juga mampu menggunakan busur mereka seperti tombak untuk pertarungan jarak dekat, selain itu mereka juga telah dibekali oleh keahlian lain seperti bertarung dengan tangan kosong dan juga pedang dengan sangat baik,.


peperangan berlangsung sangat cepat, kekutan pasukan nek baruangk pun berhasil dipukul mundur, oleh beberapa pasukan yang sudah tergabung menjadi satu pasukan utuh yang seakan tak terkalahkan.


sementara di atas bukit siwara masih bertarung melawan nek baruangk, pertarungan yang tadi y sempat terhenti ternyata kini kembali dimulai, kali ini siwara terlihat sedang menangkis serangan pedang yang dilakukan oleh nek baruangk, serangan tersebut beberapa kali berhasil iya tahan sebelum akhirnya salah satu pukulan jarak jauh yang diluncurkan oleh nek baruangk berhasil mengenai dan membuat siwara terluka cukup parah.

__ADS_1


bersambung___


__ADS_2