Para Monster Di Hati Jill

Para Monster Di Hati Jill
Episode 17 - Para pemuda yang mulai bermunculan dalam hidupnya


__ADS_3

Selama perjalanan menuju sekolah gadis itu hanya terus berdoa di dalam hatinya, agar sesuatu yang buruk jauh dari dirinya. Dengan begitu ia sampai mengabaikan ayahnya, "Begitukah dirimu mengabaikan ayahmu ini?" Tanya Jeff yang sedang mengemudi. Jill menoleh dengan senyuman malunya karena ia tak mampu menceritakan hal kemarin pada Jeff. "Baiklah tak apa, cukup ibu dan Heidi... Baiklah karena itu memang untuk para gadis." Gerutu Jeff yang merasa tak di anggap dalam permasalahan seperti itu. "Oh ayah, bukan seperti itu..." Jill memulai. "Maksudku, aku hanya tak tahu bagaimana menceritakannya pada ayah." Gadis itu bicara dengan lembut seolah berharap agar ayahnya tak perlu tahu cerita darinya secara langsung. Tapi tidak bagi Jeff sebagai seorang ayah yang bijak, "Teruskan, aku mendengarkanmu putriku." Katanya. Jill menarik nafasnya dalam-dalam dengan melihat gerbang sekolah yang sudah ada di hadapannya, beberapa detik kemudian mobil milik ayahnya itu berhenti. "Thompson bersamaku, dan Alex merasa marah." Jelasnya sesingkat mungkin yang langsung membebaskan diri dari interogasi ayahnya itu. "Aku mencintaimu ayah, sampai nanti." Jeff hanya keheranan sambil menggelengkan kepalanya melihat kelakuan putri bungsunya itu.

__ADS_1


Anne menunggunya di gerbang, dan Jill merasa aneh dengan hal itu. Tidak seperti biasanya Anne menunggunya disana, "Aku akan menjadi penjagamu, seperti yang diinginkan Heidi." Ucapnya jelas. "Anne, apa-apaan kau ini," Jill tertawa. Mereka pun masuk ke dalam sekolah dan menyusuri koridor yang sudah di penuhi orang-orang, "Kau tahu, ibuku salah lagi mendengarkan ceritamu." Gumam Jill yang kini membuka lokernya. "Lagi???" Anne merasa heran dengan pendengaran Helena. "Sangat lucu jika kau mendengarkannya langsung." Tawa Jill. Sementara mereka berbincang di koridor itu sambil menunggu bunyi bel, tiba-tiba seorang lelaki menghampiri mereka dengan membagikan permen. "Permen jelly." Tawaran lelaki itu. "Miles?" Jill merasa kaget melihatnya, "Kau disini?" Sedangkan Anne hanya terdiam memperhatikan wajah lelaki itu dengan kedua tangannya yang sibuk membuka bungkusan permen jelly. "Ya, aku disini." Suara dewasa dari lelaki itu membuat Jill tersenyum. "Bagaimana bisa?" Miles tersenyum melihat Jill memberikan senyuman padanya. "Aku kembali lagi kesini, setelah sekian lama di negara orang." Jawabnya dengan keramahan. "Tempat kelahiranku disini, hanya saja aku ikut bersama kakakku dalam pekerjaannya." Jill hanya menganggukkan kepalanya karena merasa tak perlu mengetahui alasan keberadaan seseorang yang baru ia kenal, "Hey aku Anne, sahabatnya dan satu-satunya." Anne menyela seperti biasa. "Hey, itu sudah terlihat jelas kau sahabatnya, namun mungkin aku bisa menjadi yang kedua agar kau tak menjadi satu-satunya? Anne?" Mereka saling berjabat tangan. "Aku Miles, Miles Gregory."

__ADS_1


Miles mendapatkan kelas yang berbeda, tambah lagi ia adalah seorang senior yang lebih tua dari mereka. "Sepertinya aku pernah melihatnya." Kata Anne. "Bunyi bel sebentar lagi, ayo Anne." Ajaknya. Tak lama mereka melangkahkan kaki, "Jill!!!" Seseorang berlarian ke arahnya dan itu membuatnya takut. "Apa yang kau lakukan???" Jill mencoba menghindar. "Kelas geografi bukan?" Anne hanya menertawakan sahabatnya itu. "Yeah Erick, kelas geografi." Jawab Jill sambil bergidik. "Kau partnerku di dalam kelas itu, kau ingat?" Lagi-lagi Erick mengangkat alisnya. "Hentikan itu Erick, kau tak akan terlihat keren dengan rambut bodohmu itu." Ejek Anne yang berjalan mendahului mereka. Erick terdiam sejenak dengan nasehat kedua orangtuanya yang selalu mengingatkannya untuk berbuat baik pada setiap orang, namun kali ini Erick harus menyangkalnya. "Sampai saat ini aku tak pernah menyukai gadis itu Jill." Jujur Erick padanya. Dan Jill berbicara di dalam otaknya sendiri, "Aku juga tak menyukaimu Erick!" "Bayangkan saja jika dia bukan sahabatmu." Gerutu Erick yang membuat Jill menatapnya dengan marah. "Oh maaf, apa aku salah bicara?"

__ADS_1


__ADS_2