Para Monster Di Hati Jill

Para Monster Di Hati Jill
Episode 37 - Gadis itu adalah segalanya


__ADS_3

"Apa yang kalian pikirkan?" Heran Mrs. Raquel melihat dua muridnya itu. "Dia yang memulai masalah ini." Jawab Thompson dengan tangan kanannya yang terluka. "Yeah, aku yang memulainya ma'am." Jujur Miles dengan wajah yang lebam akibat tinjuan hebat Thompson yang hampir merusak tulang rahangnya. "Hal apa yang membuat kalian menjadi berkelahi seperti ini?" Pertanyaan yang tak bisa di jawab oleh keduanya. "Hanya kesalahpahaman saja ma'am, tak akan terjadi lagi, aku berjanji." Kata Miles dengan menutupi permasalahan yang sebenarnya. "Thompson?" Mrs. Raquel menunggu perjanjiannya juga. "Yeah, aku berjanji tak akan membuat masalah lagi." Ucapnya pelan. "Baiklah kalian berdamai, jam sekolah sudah selesai, kembalilah ke rumah dan ceritakan pada kedua orangtua kalian masing-masing."

__ADS_1


Di depan pintu ruangan kepala staf itu mereka menunggunya, "Hey bung, kau aman?" Sanchez merangkulnya dengan kawan yang lainnya juga. Namun ternyata Jill tak sedang menunggunya, "Hey kau baik-baik saja?" Jill terlihat peduli pada Miles di bandingkan kekasihnya sendiri yang terlihat cemburu itu. "Aku tak apa, Jill, pergilah." Pinta Miles padanya. "Aku akan pergi bersama Anne menjemput peliharaan baruku." Tambahnya. "Yeah itu benar Jill, Miles akan aku obati, kau pergilah." Anne pun memintanya untuk pergi kepada Thompson dan memperbaiki permasalahan mereka. Jill tak berkata apapun selain melihat kedua temannya itu pergi meninggalkannya sendirian, tapi ia tak merasa marah pada mereka. Gadis itu berdiri dengan tatapan yang tertuju pada Thompson dengan kesedihan yang membingungkan itu.

__ADS_1


"Sampai nanti bung." Semua kawannya pun pergi, tinggal lah mereka berdua.

__ADS_1


Jill melepaskan pelukannya, "Thompson aku sangat egois kau tahu itu, dan aku kekanak-kanakan, aku memiliki banyak kekurangan, apakah kita harus mengakhiri semua ini?" Lelaki itu sangat terkejut mendengar pertanyaan dari kekasihnya itu. "Tidak Jill, kau adalah segalanya bagiku, aku tidak menginginkan hal itu terjadi, kumohon jangan berkata seperti itu lagi." Thompson menggenggam lengannya dengan rasa menyesalnya, terlihat luka di tangan kanan lelaki itu. Gadis itu terdiam sejenak, "Apa ini sakit?" Tanya Jill cemas dan menghapus air matanya sendiri, Thompson menggelengkan kepalanya dengan tatapan penuh arti. "Ayo kita obati luka ini... Aku mencintaimu Thompson." Lelaki itu tersenyum, dan teringat akan apa yang di katakan Miles memang benar. "Aku tahu, dan akulah yang sangat mencintaimu." Tiba-tiba pintu ruangan Mrs. Raquel terbuka dan membuat mereka berdua terkejut. "Baiklah, ayo kita pergi, aku ingin kau mengobati luka di tanganku ini."

__ADS_1


Anne begitu tenang setelah mendapati pesan teks dari sahabatnya yang sudah memperbaiki hubungannya sendiri bersama Thompson. "Masalahnya sudah selesai, akhirnya aku bisa tenang." Gumam Anne yang kini tengah berdiri di depan meja pelayanan hewan bersama Miles. "Itu bagus." Kata Miles yang juga merasa lega karena semua masalah teratasi, hanya saja catatan buruknya di sekolah kini bertambah akibat perkelahian tadi. Tak lama seorang dokter hewan membawa kandang berukuran sedang yang di dalamnya terlihat bayi buaya berwarna cokelat kehitaman, "Anne lihat itu!" Ujarnya. "Astaga itu sangat luar biasa." Anne merasa takjub melihat makhluk ganas yang masih bayi itu, "Senang sekali aku bisa memilikinya." Miles pun mengambilnya dengan segera, "Hebat sekali kau dengan peliharaan barumu ini." Anne mengamati hewan itu dengan jarak dekat. "Terimakasih dok." Mereka bergegas dari tempat itu, "Apa kau mau membantuku untuk menjinakkan bayi ini Anne???" "Yeah tentu!"

__ADS_1


__ADS_2