
"Hey bangun!!! Ayo ayo! Ini sudah siang nak!" Ayahnya itu sangat mengganggu dan membuatnya kesal. "Ayah! Ku mohon ini adalah hari liburku!" Jill menarik selimut dan menutupi seluruh tubuhnya. "Justru itu kau harus bangun, ayo!!!" Jeff tak menyerah untuk membangunkannya. Jill ingin sekali marah pada ayahnya itu yang tak mengetahui tentang jam malamnya yang lumayan melelahkan dengan bersorak dan bergerak lincah menari saat di club bersama Anne dan yang lainnya. Akan sangat buruk jika Jeff mengetahui hal itu bisa-bisa Jill mendapat hukuman gantung dari ayahnya, namun gadis imut itu sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk tidak mendatangi tempat itu lagi. Hanya saja jika ia telah berusia tepat dan sesuai suatu hari nanti, Jill berencana akan bersenang-senang sepuasnya.
__ADS_1
Di karenakan masih merasa kesal, Jill memakan semangkuk penuh sereal sebelum mandi. Jeff tak bisa berbuat apa-apa lagi selain mengamatinya dengan penuh kasih, "Apa yang ayah lihat???" Suaranya bernada tinggi, Jeff hanya menertawakannya. Tiba-tiba ibunya datang dengan membawa satu kantong makanan berisi kue-kue manis kesukaan putrinya itu. "Aku akan memasak sesuatu yang pedas hari ini." Helena terlihat bersinar. "Terimakasih bu." Jill langsung membongkar isi kantong kertas itu, matanya langsung berbinar melihat donat, kue cokelat dan roti mentega. "Masak apa?" Jeff mengulurkan tangannya berusaha mengambil donat berwarna pink itu, namun Jill tak mau membaginya karena telah membangunkannya dengan paksa di hari libur. "Ayo sayang berilah satu untuk ayahmu itu." Helena membujuknya. "Memangnya ibu akan memasak apa???" Jill mengalihkan pembicaraan. Jeff mengangkat bahunya dan wajahnya saling menatap dengan Helena. "Ada apa ini? Mengapa kau terlihat kesal pada ayahmu itu sayang?" Ibunya itu mendekat. "Tanya saja padanya." Jill berlalu pergi dengan membawa semua makanannya, "Hey mau kemana?" Helena merasa bingung. "Aku belum mandi bu!" Teriak gadis itu yang berjalan menuju kamarnya. "Apa yang membuatnya kesal seperti itu???" Sebagai ibu ia merasa sangat kebingungan. "Aku hanya membangunkannya, dan ini hari libur." Jelas Jeff. "Baiklah tak apa, ia akan bersikap seperti biasanya lagi nanti, jika kau mengajaknya pergi dari kebosanannya." Helena tersenyum, ia pun menyiapkan beberapa bahan sebelum memasak. "Baiklah aku akan mengajaknya keluar, membeli sesuatu yang ia inginkan." Akhirnya Jeff pun harus mengalah karena ia adalah seorang ayah. "Semoga beruntung, semoga dia mau memaafkanmu." Helena tertawa. "Dasar kau ini selalu saja."
__ADS_1
Suasana kamar di hari libur memang terasa sangat menyenangkan, setelah bersiap untuk pergi ke toko alat lukis karena ajakan ayahnya. Ia pun memasang wajah ceria dan kembali bersikap seperti biasanya, "Lihatlah senyum itu..." Ucap Jeff yang tak habis pikir oleh kelakuan putri bungsunya itu. "Dia putrimu, dan kau harus memahaminya," Memang Helena adalah ibu terbaik yang pernah di miliki Jill. "Aku sangat menyayangi ibu." Gadis berwajah imut itu memeluk ibunya. "Dan bagaimana dengan ayahmu ini?" Jeff mengharapkan pelukannya juga. "Yeah ayah, aku juga sayang padamu, ayolah!" Jill mengatakan hal itu dengan santai dan berlalu pergi. "Ingatlah, dia putrimu, bersabarlah." Lagi-lagi Helena tertawa mengejek. "Apapun itu akan aku lakukan!" Menjadi seorang ayah itu memang sulit, Jeff mengakuinya. "Saat kalian kembali Ramen pedas akan siap di hidangkan!"
__ADS_1
Toko barang antik selalu di buka setiap harinya dan jaraknya tak begitu jauh dari tempat sebelumnya, Jill benar-benar takjub melihat pintu masuk toko itu yang mengandung seni ukiran kuno. "Keren sekali pintunya." Jill sangat bersemangat dan tak ada penyesalan lagi jika ia terus mengikuti rencana ayahnya di setiap hari libur. "Ayo kita masuk."
__ADS_1
Buku-buku lama, cermin pada masa kerajaan, meja kursi berukir dan juga lukisan yang tak pernah ia lihat sebelumnya membuatnya tak berhenti tersenyum. Jeff merasa senang melihat putrinya menikmati jalan-jalan mereka. "Aku akan berkeliling ayah." Gadis itu penasaran dengan semua benda yang ada di toko itu, ia tak mau melewatkan satu pun barang antik disana.
__ADS_1