Pasukan Kharisma Jagat

Pasukan Kharisma Jagat
Bagian 20 : Jawatankuasa 20


__ADS_3

Seorang wanita berdiri di pinggir Pantai, dia mengenakan gaun yang sangat panjang berwarna merah dengan jubah berwarna hijau yang sangat mewah karena berhiaskan emas yang begitu banyak, hadiah pemberian kakaknya.


Dia memejamkan mata dan menyentuh airnya, memasang kuda-kuda dengan perut yang sudah besar karena ada bayi berharga di dalam perutnya itu.


Dia mengetuk pintu kerajaan milik Ratu Laut.


“Ayi Mahogra, Ratu Laut sudah mengizinkanmu untuk datang ke kerajaannya, naiklah.” Seorang punggawa yang berpakaian khas kerajaan-kerajaan zaman dahulu kala di negeri ini berbicara pada Ayi, dia mengemudikan kereta kencana yang menggunakan tenaga buaya putih sebanyak 4 ekor.


Ayi naik ke atas kereta kencana tersebut dibantu oleh beberapa dayang yang juga ada di kereta itu, mereka suruhan Ratu Laut untuk mendampingi Ayi masuk ke dalam istana ghaib di dalam laut.


Bukankah kalian tahu bahwa Ayi Mahogra adalah manusia yang berdiri di dua alam, maka untuk masuk tempat ghaib itu dia tak perlu lepas raga, kecuali untuk pertarungan, dia harus lepas raga agar anaknya tetap aman, tapi karena ini pertemuan yang sedang Ayi usahakan, dia tak lagi lepas raga untuk bertemu Ratu Laut.


Ini adalah hari ke-3 dia mengusahakan pertemuan ini, karena dua hari lalu, ketukannya dari atas pantai itu, sama sekali tidak digubris, Ayi tahu bahwa ada sedikit rasa marah pada Ratu Laut karena tragedi sebelumnya. Apakah kalian ingat bagaimana dulu tragedi Tinung hampir saja membuat Saba Alkamah kehilangan tubuh manusia untuk selamanya dan pasukan Ratu Laut langsung tahu hal itu dan membuat mereka buru-buru ke rumah sakit sementara Dokter Adi masih mencoba menyelamatkannya agar tubuh manusianya tetap selamat.


Akhirnya kawanan bertarung dengan pasukan Ratu Laut yang sudah mengincar Saba Alkamah untuk menjadi salah satu pelayannya, tapi sayang sekali, Ayi Mahogra langsung turun saat itu juga, turun dari singgasananya di AKJ dan mendatangi kawanan yang sudah babak belur dihajar oleh pasukan laut, kalian tahu bahwa pasukan laut adalah panglima-panglima yang sulit sekali dilawan karena terkenal akan kesaktiannya. Tidak heran, mereka adalah pasukan Ratu Laut, penguasa laut selatan.


Ayi berhasil membantu kawanan untuk menunda waktu agar Alka bisa diselamatkan, karena aturanya ghaibnya adalah, jika tubuh setengah manusianya Alka berhasil diselamatkan, maka Ratu Laut belum berhak mengambil tubuhnya atas upah mengikat kesialan di tubuh Alka sejak ia lahir dulu, apakah kalian ingat ini? Jika tidak, kalian harus membaca Angkot Jemputan lagi pada Bab Alka dan juga Tinung.


Ayi Mahogra dibawa ke dalam laut oleh kereta kencana itu, dunia ghaib laut tidaklah seperti laut di alam manusia, Ayi hanya berjalan di dalam air saja dengan kereta kencana yang dia tumpangi.


Tak butuh waktu lama, istana sudah terlihat, gerbang terbuka dan mereka semua masuk ke dalam kerajaan laut selatan itu.


Ayi turun dari kereta kencana dan dia dibawa ke sebuah aula yang terdapat singgasana milik Ratu laut, ratu yang pernah kalian lihat di televisi itu, berada di hadapan Ayi, tentu dengan paras yang jauh lebih cantik, walau umurnya sudah sangat tua, karena ada yang bilang umurnya ratusan tahun, tapi ada juga yang percaya bahwa umurnya hampir mencapai 1000 tahun, walau tak ada yang tahu pasti berapa umurnya.

__ADS_1


Ayi duduk disebuah bangku yang cukup besar dengan meja besar di hadapannya, Ratu dengan pakaian kebaya berwarna hijau dan mahkota emas di kepalanya itu berjalan anggun mendekati Ayi Mahogra, dua ratunya ghaib duduk berhadapan.


Ratu Laut meminta para pengawal untuk menyediakan makanan, Ayi melihat hidangan yang diberikan adalah makanan untuk manusia, ada ayam bakar, ada ayam goreng, ada sup daging dan berbagai panganan untuk menyambut tamu yang hampir tidak pernah saling bersua lagi sejak perang dingin itu.


Dengan datangnya Ayi Mahogra ke sana secara pribadi, artinya dia meletakkan ego untuk bertemu kawan lamanya itu, kawan yang sempat menolak untuk ikut peperangan dulu, karena dia adalah ratu yang netral, dia sangat mengenal para tetua dan juga mengenal Ayi Mahogra dari keyakinan Mulyana yang adalah Kharisma Jagat favorit Ratu Laut karena garis keturunannya.


“Apa kiranya yang membuat adikku datang ke kerajaan yang sederhana ini?” Ratu Laut mulai mengejek, walau dia salut dengan keberanian Ayi, tapi luka kemarin masih terasa, Ayi membuatnya kehilangan Alka lagi.


“Aku kira, aku berhutang permintaan maaf padamu, karena Saba Alkamah masih memiliki tubuh manusianya, aku ke sini untuk melakukan permintaan maaf atas semua kesalahanku itu.”


“Maka aku tahu, kau butuh bantuan bukan?” Raut Laut memakan apelnya, sementara untuk menghormati pemilik kerajaan, Ayi memakan jeruk yang tersedia di sana.


“Aku yang tak tahu diri ini memohon bantuan kepadamu, seperti dulu aku pernah datang untuk meminta bantuan peperangan itu, tapi kali ini bukan tentang kekuasaan, Kak.” Ayi berkata dengan lembut.


“Aku butuh bantuanmu, Mustika Banon Arnawa.”


“Waw, Ayi … itu permintaan yang berat. Apa pertukarannya?”Ratu Laut tanpa basa-basi mengatakannya.


Ayi mengeluarkan sesuatu dari dalam jubahnya, dia lalu meletakkan dua barang itu dan membuat Ratu Laut terkejut.


“Apa yang terjadi hingga kau seputus asa ini?”Ratu Laut bertanya dengan khawatir.


“Ada yang masuk ke dalam istanaku dan dia hampir membunuh aku dan anakku dengan air keras yang dicampur pada makanan kami, beruntung kami masih memiliki teh Tirta Amerta dan selamat, para musuhku bisa masuk ke AKJ tanpa terdeteksi, ada yang menumpang di tubuh Kharisma Jagat dan menyekap Karuhunnya, ada juga yang mungkin menyamar, aku yakin tapi tak bisa kudeteksi, kau tahu kan, kenapa aku begitu lemah?”

__ADS_1


“Sudah kubilang jangan hamil lagi, tapi kau malah keras kepala, lihat aku, tetap kuat karena memilih tak memiliki anak dari tubuhku ini. Kehamilanmu yang ini memang sungguh malapetaka.” Seperti yang kalian tahu bahwa jin juga beranak pinak, sedang asal muasal Ratu Laut adalah makhluk legenda yang dipercaya bukan golongan jin sepenuhnya, tapi manusia yang sakti mandraguna lalu memilih membangun kerajaan di laut dalam sebagai makhluk mitologi. Ratu Laut juga sepertinya menganut paham childfree seperti perempuan di zaman ini, hidup tanpa seorang anak dari rahimnya.


“Aku hidup memang untuk berkembang biak, kita berbeda keyakinan soal itu. Untuk menjaga agar kerajaanku tetap eksis dan Kharisma Jagat tidak punah, aku harus tetap beranak-pinak.”


“Makanya kau buatlah peraturan jodoh adat lagi, biar kalian tetap saling terjaga keturunanya.”


“Kak, kau serius mengatakan ini?” Ayi Mahogra terlihat bermanja dengan kakak beda alamnya ini, nanti aku akan ceritakan, bagaimana kisah mereka waktu lampau, hingga bisa sedekat ini dan sempat mendingin karena Ayi membela kawanan.


“Bercandalah, baik, tapi dua kujang yang kau berikan sebagai pertukaran ini terlalu berlebihan, Mustika itu bukan senjata utamaku, dia hanya mustika yang aku gunakan untuk berjaga-jaga, maka sebagai gantinya, berikan aku teh Tirta Amerta saja sebanyak 50 kendi sebagai gantinya.”


“Kau sungguh baik hati kakak.”


“Kau tahu kan, walau begitu menyebalkannya dirimu, aku sangat sayang padamu, tapi ingat ini, aku tetap netral, peperangan antara kau dan para tetua, aku tidak ikut campur, karena mereka pun rekan ghaibku, jadi … jangan kau pikir aku akan ada di pihakmu, aku hanya membantu yang memberi pertukaran.” Ratu Laut berkata seolah dia adalah si paling golput dalam sebuah pemilihan.


“Kalau begitu aku pamit.”


“Tidak! Makan dulu adik, kau dalam keadaan tubuh besar harus menemuiku jauh ke sini, kita harus makan bersama.” Ratu Laut memaksa, Ayi akhirnya makan di sana, terpaksa walau dia tak begitu ingin, tapi untuk sopan santun saja, mereka makan bersamadan bernostalgia pertemuan pertama mereka.


Tahukah kalian apa itu Mustika Banon Arnawa, Mustika itu adalah batu yang diambil dari dasar laut dengan kedalaman yang tidak bisa dibayangkan oleh otak manusia, batu tersebut adalah batu murni yang dikeluarkan oleh lapisan terpanas di dalam inti bumi yang ada di bawah laut.


Batu tersebut yang jika diberikan mantra, akan mampu menyiksa siapapun yang memiliki niat jahat pada pemilik batu tersebut, karena batu itu membaca kemarahan dari dalam hati, seperti diciptakannya dari api, maka api membaca api kemarahan dari dalam hati manusia, sukmanya memanas dan akhirnya akan terbakar dengan sendirinya.


Ayi butuh Mustika itu untuk cara paling cepat mendeteksi orang yang jahat disekitarnya, karena orang atau pun makhluk yang hendak mencelakainya dalam jarak dekat akan langsung terbakar karena batu itu.

__ADS_1


Karena saat ini batunya diberikan kepada Ayi, maka kepemilikan sudah berada di tangannya, karena peperangan ini, membuat ego Ayi menjadi turun dan hubungannya dengan Ratu Laut membaik, lalu apakah ini pesan kemenangan?


__ADS_2