
Pagi hari mereka sudah sampai di AKJ, Ayi sudah menunggu di aula, dia mendapatkan kabar dari Bagus Heulang bahwa kawanan berhasil menyelamatkan beberapa, sisanya ada yang tewas di tangan para penduduk Desa Tanah Para Pejuang.
Semua orang kepercayaan Ayi berkumpul di aula, kecuali Malik.
Anak-anak muda itu diikat dan duduk di hadapan Ayi Mahogra. Ayi yang sedang hamil besar berdiri mendekati mereka satu persatu, meliaht wajah Atami, Asri, Masti dan Timo, Ayi mundur beberapa langkah dan tiba-tiba api berkobar di tubuhnya, membuat anak-anak muda terkejut dan sedikit takut.
Mereka semakin yakin bahwa Ayi adalah manusia iblis, kenapa bisa dia membuat tubuhnya yang sedang hamil terbakar dan menatap mereka tanpa kesakitan, apakah itu memang wujud asiinya? Sangat mengerikan, tubuh berkobar api itu mendekat, semakin mendekat anak-anak muda itu melihat bahwa, biarpun tubuhnya terbakar kobaran api, tapi bahkan bajunya terlihat masih utuh, api itu memang lahir atas ciptaannya, makanya dia tak seperti orang terbakar, tapi dia memang menciptakan api dari tubuhnya.
Semakin Ayi dekat, semakin panas terasa, dan semakin mengerikan wajah yang utuh di antara kobaran api itu, tapi ketika jarak mereka hanya satu jengkal, tiba-tiba Ayi berubah menjadi nenek-nenek tua yang sangat renta dan berjalan pun sulit, dia lalu berkata dengan suara parau khas nenek yang berumur sangat tua, “Aku bisa saja membohongi kalian kalau aku sekuat kobaran api tadi atau selemah nenek ini, jalan bungkuk dengan suara parau. Atau bahkan aku bisa menjadi kuntilanak yang punggungnya bolong dan pocong dengan wajah mengerikan.” Setiap Ayi menyebutkan jenis setan, tubuhnya berubah, menyamakan dengan setan yang disebutkan.
Lanjut Ayi, “Tapi masalahnya untuk apa? Aku tidak ingin terlihat kuat, dilemahkan atau bahkan membuat takut, untuk apa?” Ayi kembali pada wujud aslinya.
“Kau memang mengerikan.” Asri berkata dengan sedikit bergumam.
“Ya, tentu saja, karena itu yang terpatri pada kepala kalian, sebagai orang yang harus kalian benci, bahkan ketika akhirnya kalian melihatku dalam kobaran api, kalian menyangka aku setan api, padahal … ini hanya masalah halusinasi, kau tahu itu kan Atami? Makanya kau diam.” Ayi melihat Atami dengan tatapan tajam.
__ADS_1
Lanjut Ayi, “Kau ahlinya dalam memanipulasi pikiran orang dan kau tahu jelas bahwa aku sedang memanipulasi otak kalian saja, sedang semua orang di sini tak melihat perubahan wujudku, mereka melihat aku hanyalah aku, bukan apa yang kalian lihat.
Karena mereka tak aku kelabui dengan perspektif, pandangan kalian dibentuk sesuai keinginan si pencipta, aku ingin kalian melihatku dengan ketakutan, aku akan membuat kalian ketakutan, sedang jika kau ingin kalian melihatku dengan lemah, kalian akan menindasku.
Maka kalian dibuat menjadi takut akan kehadiranku, kalian takut dengan semua hal yang berhubungan denganku, bahkan aku dibilang sebagai orang yang membuat populasi Kharisma Jagat perlahan akan punah karena menghapuskan jodoh adat. Tapi itu semua tidak benar.”
“Dari mana kami tahu kau lebih baik dari tuan kami? Sedang kau saja bisa menjadi si pencipta pola pada pikiran manusia, kau bahkan bisa dengan sekejab mengambil pikiran kami hanya dengan menatap, kau lebih menakutkan dari tuan kami, dia bahkan tak pernah menggendam kami dengan halusinasi yang menyeramkan seperti barusan, kau mencoba menjajah otak kami secara instan, lalu bagaimana kami percaya padamu? Percaya bahwa kau berbeda, takkan membiarkan kami tewas seperti Zarik.”
“Maka dari itu, saat ini, aku akan ambil kekuatan kalian, menaruh kekuatan itu di dalam sebuah botol kaca dan memberikan hak kalian untuk menilai semuanya sendiri, tanpa impuls dari orang lain. Aku akan membiarkan kalian membangun sendiri pandangan kalian, hingga perspektif akan kalian bangun sendiri tanpa tekanan, dorongan atau bahkan paksaan dari orang lain. Kalian harus mencari tahu dan memutuskan sendiri, siapa yang akan kalian percaya dan tidak.” Ayi berkata dengan tenang, saat ini dia sudah duduk di barisan paling depan anak-anak muda yang memusuhi Ayi.
“Bagaimana kami tahu kalau kau tak berbohong, karena bisa saja kau ambil kekuatan kami lalu kau membiarkan kami tanpa kekuatan hanya untuk diperbudak.” Atami kali ini yang bertanya, dia memang tak bisa membantah hal lain.
Maka cara yang paling baik adalah mengajarkan para Kharisma Jagat yang tak paham tentang dirinya dan keberkahan yang dia miliki, karena tak semua orang beruntung seperti kalian, bisa mendapat pelatihan sebagai Kharisma Jagat, maka aku menyediakan tempat untuk para Kharisma Jagat hidup menjadi lebih baik, karena hidup normal bagi Kharisma Jagat adalah mampu mengendalikan karuhunnya, agar mengikuti tugas utama, yaitu menyeimbangkan dua dunia.
Maka dari itu, untuk tetap aman, aku jamin keselamatan kalian, jika saja dari kalian ada yang terluka di sini, maka itu akan menjadi tanggung jawabku, sebisa mungkin aku akan menjaga kalian dan buktikanlah, bahwa tempat ini tempat orang jahat berkumpul, aku akan tutup AKJ, tapi kalau kalian tak bisa membuktikannya, kalian harus mau belajar percaya kami.”
__ADS_1
“Aku pikir tak ada salahnya, kalau dia kalah, kita bisa buat AKJ tutup dan kerajaan ini akan runtuh, tak ada lagi ratu-ratuan lagi.” Masti berkata dengan menyebalkan, itu membuat Jarni hampir saja membuat memukulnya, tapi urung karena Ganding memegang tubuhnya.
“Aku setuju.” Asri ikut pada pemikiran Asti.
Lalu yang lain mau tak mau harus setuju.
“Maka Ayi menyiapkan satu botol kaca khusus, dia lalu memegang kepala satu persatu anak-anak muda ini dan ilmu yang mereka miliki seketika masuk ke dalam botol, mereka melihatnya ada cahaya di sana.”
“Sudah kuambil, maka kalian akan menjadi orang biasa, karuhun kalian ada di botol ini, termasuk milik Atami yang sudah Aditia berikan padaku. Kalian akan memiliki kamar sendiri dan akan ada kelas untuk kalian di AKJ, aku berharap kalian bisa menjadi orang-orang yang lebih bijaksana kelak.”
Lalu semua orang bubar, termasuk kawanan yang ingin beristirahat sejenak, tapi tak ada satu pun yang ingat, bahwa ini adalah malam bulan purnama ketujuh, tak ada yang tahu bahwa para penjaga sudah dihabisi hingga AKJ tanpa penjagaan sama sekali.
Malam ini akan menjadi malam yang sangat berat untuk semua orang.
…
__ADS_1
“Kita sudah di titik yang tepat, kita akan mulai menerobos masuk, pastikan kalau Alka menyalurkan seluruh energinya, kita akan lihat bagaimana hancurnya wanita itu begitu tahu kedatangan kita malam ini. Tepat di malam ketujuh bulan purnama.” Lelaki itu bangun dari duduknya, tempat yang dia anggap pusat dunia, tentu dunia serakahnya. Alka duduk dengan lemas, dia tak tahu apa yang akan terjadi, tapi yang dia tahu, Ayi sedang dalam bahaya, mungkin juga kawanan.
Ketika lelaki itu berdiri, Alka melihat bahwa dia ada di tempat yang sangat berbeda, karena tempat ini sungguh aneh, energinya begitu pekat dan besar, Alka menjadi semakin bingung, ini terasa seperti AKJ, tapi dengan energi yang teramat besar, apakah benar bahwa dia sedang berada di AKJ asli, tapi bagaimana tempat ini bisa ada di AKJ, dia bahkan tidak bergerak sama sekali, lalu bagaimana mungkin mereka sekarang di AKJ, Alka terus berpikir hingga Bagaskara lalu berkata, “Kita sapa Ayi yang kalian banggakan, aku jamin, kepalanya akan ada di kakiku nanti, kalian akan lihat aku akan tebas leher ratu kalian itu, aku pastikan sekali lagi. Kau harusnya berterima kasih padaku, karena mengubah rencana, aku tadinya hanya ingin menghabiskan energimu, tapi aku berubah pikiran, daripada aku habisi kau yang hanya seorang diri, lebih baik aku habisi satu AKJ.”