PELANGI Di Mata PANGERAN

PELANGI Di Mata PANGERAN
Episode 16


__ADS_3

...♧ ♧ ♧ ♧ ♧ ♧...


Kami pun langsung berjalan menuju parkiran sekolah bersama-sama.


"Eh iya,bagaimana kalau kita pergi ke cafe dulu habis ini?"


''Kayaknya aku nggak ikut deh,tahu sendiri bunda aku seperti apa.'' balas ku.


''Iya,lain kali aja.Aku juga udah janji mau antar ibu aku untuk belanja mingguan habis ini.'' sambung Surya.


"Kalau kalian?" ucap Nadin sambil melihat ke arah Rio dan Eran.


''Kita udah ada janji,hari ini aku mau antar Eran buat beli buku tambahan." balas Rio.


"Hem,ya udah deh.Kayaknya emang hari ini kalian udah punya rencana masing-masing." tutur Nadin kecewa.


"Tuh,supir aku udah datang.Mungkin lain hari aku baru bisa,besok soalnya bunda akan kembali lagi ke Bali." jelas ku.


"Oke deh,aku tunggu....." balas Nadin.


Aku pun langsung berlari menuju mobil yang sudah terparkir di depan gerbang.


...♧ ♧ ♧ ♧ ♧...


Ke esokan harinya di parkiran.


"Eran," ucap Dila.


"Kenapa?"


"Aku perhatikan sekarang ini,kamu tampaj dekat banget dengan teman-teman baru kamu itu.''


''Lah emang kenapa? Nggak ada yang larang kan?"


"Ya emang nggak ada yang larang,hanya saja aku merasa aneh aja.Kok bisa kamu nyaman sama geng itu,apalagi sama Nadira cewek kutu buku dannmisterius itu."


"Ya mungkin karena kamu belum tahu aja,mereka sebenarnya asik kok."


"Kok aku nggak yakin yah,"


"Oh iya,Dil....."


"Ada yang ingin aku tanyakan sama kamu juga,"


"Apaan?"


"Kamu kenal nggak sama anak yang bernama Hana?"


"Maksud kamh Hana Kania bukan?"


"Entahlah,aku juga tidak tahu kepanjangannya.Yang aku tahu namanya Hana saja,"


"Kenal,kami satu club dance di sekolah ini."

__ADS_1


"Ah pantas,"


"Maksudnya?" ucap Dila heran.


"Kamu pernah kasih nomor aku nggak sama dia?"


"Oh soal itu,"


''Iya,waktu itu dia minta sama aku.Ya aku kasih lah,emangnya kenapa sih? Lagian setahu aku dia baik juga anakanya."


"Ya kan apa yang menurut kamu baik,belum tentu menurut aku juga baik.Aku kan pernah bilang sama kamu dan Kenzi untuk tidk sembarangan kasih nomor aku pada siapa pun." jelas Eran.


"Lagian kan,Hana bukan orang sembarangan kali.Aku tahu dia seperti apa,percaya deh sama aku."


"Tapi aku nggak suka,dengan cara dia yang coba deketin aku seperti ini.Dia bukan tipe aku,jadi sebaiknya kamu juga bantu aku untuk buat dia menjauhi aku."


"Hah? Kamu serius?"


"Eran,di sekolah ini ada banyak orang yang mau deketin Hana.Tapi kamu,kok malah bilang dia bukan tipe kamu.Dia cantik,berbakat,baik dan mudah bergaul sama semua orang." lanjut Dila.


"Seperti apa yang aku katakan tadi,dia baik di mata kamu.Belum tentu baik di mata aku,'' balas Eran langsung berlalu meninggalkan Dila lebih dulu.


...♧ ♧ ♧ ♧ ♧ ♧...


"Eh tahu nggak,karena kemarin aku nggak jadi pergi ke cafe sama kamu.Jadinya aku di ajak sama abang aku ke mall."


"Dan aku di belikan jaket ini,bagus kan?"


"Iya bagus,warnanya lucu." balas ku.


"Ya kamu enak,saat nggak bisa pergi sama kami.Kamu bisa pergi bareng abang kamu,lah aku."


"Paling aku pergi sendirian,kalau enggak aku hanya baca buku aja di kamar."lanjut ku.


"Ya harusnya kamu tuh,undang aku atau yang lainnya buat main ke rumah kamu.Kan bisa,"


"Aku berpiir,takit ganggu kalian aja.Makanya aku memilih untuk sendirian aja selama ini di rumah."


"Ganggu apaan kali,paling aku juga habis pulang sekolah main game bareng Rio.Kalau enggak aku momong adik aku." balas Surya.


"Oh iya,ngomong-ngomong kok aku belum lihat Rio sih." ucap Nadin.


"Dia lagi main ke kelas 3,tadi dia minta aku untuk masuk ke kelas lebih dulu.'' timpal Surya.


"Ya ampun Rio,dia emang nggak ada kapoknya.Padahal baru aja bulan lalu dia di campakan sama kak Neti."


"Terus sekarang dia coba deketin siapa lagi?" lanjut Nadin.


"Kalau nggak salah namanya itu,Naomi deh."


''Ah aku tahu,dia kan satu club dengan aku di sanggar tari." ucap Nadin.


"Oh gitu,"

__ADS_1


"Iya,emang sih aku akui dia emang cantik dan cukup populer juga di club kami."


"Ya semoga aja,Rio nggak dapat penolakan lagi."


"Ya semoga aja," sambung ku.


"Lagian dia kenapa sih,sukanya sama cewek yang lebih tua.Kalian masih ingatkan saat kita kelas satu,dia kan pernah kadian sama kak Cintiya.Eh pas kak Cintiya nya keluar,hubungan mereka pun langaung kandas." jelas Surya.


"Ya kan karena waktu itu,emang kak Cintiya nya yang memilih untuk kuliah di luar negri.Tahu sendiri,Rio nggak bakalan mau lah menjalin hubungan jarak jauh.Dia kan bucin orang nya," timpal Nadin.


"Aku setuju,"


"Dia kalau udah suka sama seseorang,bucinnya nggak bakal ketulungan."


Saat kami sedang asik membicarakan Rio,tanpa kami sadari ternyata dia tengah memperhatikan kami dari ambang pintu.


"Hem,enak yah kalian.Masih pagi udah gosipin teman kalian sendiri." ucapnya langsung menghampiri kami bertiga.


"Eh Rio....." ucap kami bersamaan.


"Tapi kan emang itu fakta nya," ucap ku pelan.


"Ya iya sih,emang." balas nya.


"Jadi gimana?" tanya Nadin.


"Gimana apanya?" tanya dia balik.


"Ya itu,kamu sama kak Naomi itu."


"Dia udah di deketin duluan sama si Dikta.Tahu sendiri aku paling malas kalau harus bersaing sama yang lain." jelas Rio.


"Ih kamu mah aneh,baru di deketin kan belum juga mereka jadian udah mundur duluan." balas ku.


"Ya tahu sendiri,si Dekta kan jauh lebih populer dari pada aku.Pastilah,kak Naomi akan lebih milih dia di bandingkan aku."


"Ya kamu juga jangan pesimis kayak gitu,hati orang kan nggak pernah ada yang tahu.Bisa saja kak Naomi malah sukanya sama kamu." balas ku.


"Nggak aku yakin,Dikta lebih unggul di bandingkan aku."


"Ya asal jangan menyesal aja nantinya,nanti kayak waktu itu lagi.Kamu sampai sakit dan tidak masuk kelas selama berhari-hari." ucap Surya.


"Ish kamu ini,bikin aku malu aja." timpal Rio.


Dia pun langsung duduk di kursinya dengan wajah yang di tekuk.


Tidak lama kemudian,Eran pun masuk dengan wajah yang tidak beda jauh dengan Rio.


"Ada apa lagi dengan Eran,bisa-bisa nya mereka berdua ngambek bersamaan." ucap Surya.


"Tau nih,ini hari apa sih?"


"Kamis," balas ku.

__ADS_1


"Biasanya kan kalau hari kamis itu,banyak hal yang baik yang terjadi."


"Hem,maksud kamu kamis manis?" timpal Surya.


__ADS_2