
...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...
Setelah berkendara sekitar 30 menitan,kami pun sampai di tempat makan yang tadi di maksud oleh bunda.
Aku sudah mengira,bunda pasti bakalan ngajak kami makan siang di sini.Soalnya tempat makan ini,merupakan tempat favorite aku saat berkunjung ke Bali.
"Perasaan dulu,aku pernah deh makan di tempat ini sama keluarga ku." ucap Nadin.
"Ya kan emang ini tempat makan yang lumayan terkenal di Bali."
"Pastinya setiap orang yang mengunjungi Bali,kayaknya hampir semua pada mampir untuk makan di sini deh." jelas ku.
"Tapi ini pertama kalinya buat aku," timpal Surya.
"Ya udahlah,mending kita masuk aja." ajak ku.
Kami pun langsung masuk ke dalam restorannya,sepertinya memang bunda sudah memesannya sebelum kami ke sini.Soalnya kami langsung di bawa ke lantai 2 di ruangan khusus.
Dari lantai 2 ini,kami bisa melihat pemandangan laut yang begitu indah dan menyejukkan mata.
"Tidak salah memang,pilihan bunda kamu emang yang terbaik." ucap Rio.
Kami pun langsung duduk di tempat yang sudah di sediakan.
"Bunda sudah pesankan beberapa makanan untuk kalian makan siang.Di jamin kalian pasti bakalan menyukainya." ucap bunda.
"Makasih bunda," ucap teman-teman ku bersamaan.
"Makan yang banyak yah,habis ini kalian baru boleh pergi main ke pantainya." lanjut bunda.
"Lah,kan kita mau ke rumah kami dulu." bisik Nadin.
"Rumah aku udah dekat kok dari sini,"
"Ya ampun enak banget sih,jadi kamu.Coba aja kalau aku punya rumah di sini,pasti tiap hari aku pergi ke pantai." ucap Nadin.
"Apaan sih,kamu."
...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...
Tidak lama kemudian,makanan yang di pesan oleh bunda pun datang dan langsung di sajikan di atas mejanya.
"Wah,kelihatan nya enak banget ini." ucap Surya.
"Makanlah,jangan sungkan.Bunda sengaja pesan banyak,supaya kalian puas."
"Makasih bunda,"
Kami pun langsung menyantap makanannya,mungkin karena saking enaknya teman aku pun sampai-sampai tidak ada yang bersuara dan fokus dengan makanan mereka masing-masing.
...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...
Setelah selesai makan,aku dan teman-teman ku pun langsung berpamitan sama bunda untuk langsung main ke pantai.
Sedangkan bunda dan yang lainnya lebih dulu pulang ke rumah.
__ADS_1
Sesampainya di pantai,Nadin dan Rio langsung berlarian menuju tepi pantai dengan wajah yang senang.
Namun,saat aku hendak menyusul mereka aku baru tersadar
,kalau ternyata aku memakai sepatu dan kalau terkena air nantinya akan basah.Aku pun langsung berhenti seketika.
"Surya,sini tolong fotoin kita dong." ucap Rio sambil melambaikan tangannya.
Surya pun langsung berlari ke arah mereka berdua.Dan sekarang tinggal lah,aku dan Eran berdua saja.
"Kamu kenapa malah berhenti? Nggak mau gabung emang sama mereka?"
"Aku kan pakai sepatu,nanti kalau aku pakai sepatu ke tepi pantai dan terkena air yang ada ini sepatu bakalan di penuhi oleh pasir nantinya." jelas ku.
"Ya udah,kenapa nggak kamu lepas aja?"
"Panas tau,coba aja kamu pegang pasirnya."
Eran pun langsung menyentuh pasirnya dan dia pun langsung meringis kepanasan.
"Iya juga yah,"
"Makanya......"
"Ya udah,sini aku gendong kamu sampai ke tepi pantainya.Sepatunua kamu pegang aja atau enggak simpan di sini."
"Di sini aman kan? Takutnya sepatu kamu malah hilang lagi," lanjutnya.
"Setahu ku sih aman,"
"Ya udah naik,"
"Aku nggak selemah itu kali,"
Setelah melepaskan sepatunya dan menyimpannya di dekat pohon.Aku pun memberanikan diri untuk naik ke pangkuannya Eran.
Meskipun awalnya aku sempat ragu untuk naik ke atas punggungnya.
"Berat nggak?" tanya ku.
"Nggak,"
Dia pun langsung membawa ku menuju bibir pantai dan bergabung dengan teman ku yang lain.Mereka sedang asik main air sambil mengambil foto dari HP nya Surya.
"Ya udah turunin," ucap ku pelan.
Eran pun sempat terdiam dan malah membawa ku ke dalam air dan aku pun bisa merasakan saat deburan ombak menyentuh kaki ku.
"Eran,kamu apa-apaan sih.Aku takut,"
"Ini seri tahu," balasnya.
Teman-teman ku yang lain,langsung melihatnke arah ku dan Eran.
"Ekhem......." Rio pun langsung berdehem.
__ADS_1
Namun,Eran tidak memperdulikannya dan malah mengajak ku makin kebagian dalam. Tidak lama setelah itu,barulah dia menurunkan aku.
Aku pun kaget,ternyata airnya sudah menutup lutut ku.Untungnya tadi aku sudah menyimpan tas ku di mobil.
Karena melihat aku dan Eran sudah di dalam air lebih dulu,Rio dan Nadin pun langsung menyusul kami berdua.Sedangkan Surya fi menolak untuk bergabung sama kami dan memilih untuk duduk di bibir pantai sambil memotret kami.
"Segernya......." ucap Rio.
"Aku kira airnya bakalan hangat,ternyata enggak." timpal Nadin.
"Syukurlah kalau kalian menyuakainya."
Kami pun bermain air dan main perang-perangan dengan air.Sampai-sampai baju kami sekarang sudah basah semua.
...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...
Setelah merasa puas,kami pun langsung kembali ke tepi pantai dan bergabung dengan Surya.
"Kamu kenapa nggak ikutan aja sih?" tanya Eran.
"Enggak ah,nanti aja."
"Aku malas aja,untuk basah-basahan sekarang." lanjutnya.
"Kenapa,kamu takut jadi mermaid?" timpal Rio.
"Ish kamu ini," aku langsung menepuk tangannya Rio.
Kami pun menikmati pantainya sambil duduk di tepi pantai.Aku baru saja,menikmati kebersaman ini dengan teman-teman ku untuk pertama kalinya.
...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...
"Ya ampun,ini kalian habis berenang atau kecebur sih?" ucap bunda saat menyambut kami di rumah.
"Iya tante,tadi kami di pantai habis main perang-perangan.Jadinya baju kami basah semua deh," jelas Rio.
"Ya udah,sekarang kalian masuk dan langsung mandi.Tante dan bi Ningsih sudah masak untuk makan malam nanti."
"Ayo cepat masuk," lanjut bunda.
Kami pun langsung masuk dan bibi pun langsung di buat kaget melihat keadaan kami yang basah dan di penuhi oleh pasir.
"Ya ampun,ini pasti non Dira yang mengajak teman-teman non Dira main air di pantai." ucap bibi.
"Bukan bi," aku langsung menyangkalnya.
"Bi,kita harus masuk masuk ke mana?" tanya Nadin.
"Lurus aja,nanti ada kamar 3 berjejer.Nah tinggal pilih aja mau di kamar mana non Nadin mandinya." jelas bibi.
"Wih,keren juga yah......" ucap Surya.
Ternyata dia tengah melihat ke arah akuarium yang di pajang bunda di ruang tamu.
"Udah nanti aja lihat ikannya,sebaiknya kamu bantuin aku sekarang.Tolong bawain baju ganti aku di mobil." ucap Rio.
__ADS_1
Surya pun langsung mengikuti Rio dari belakang begitu pun Eran.
Aku sendiri langsung menuju kamar ku yang berada di lantai 2.