PELANGI Di Mata PANGERAN

PELANGI Di Mata PANGERAN
Episode 21


__ADS_3

...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...


"Tadi kamu bilang nggak perlu liburan ke tempat yang jauh,tapi sekarang kami malah balik ngajakin liburan ke Bali." timpal Rio.


"Ya kan biar sekalian aneh,kapan lagi coba kita bisa berkunjung ke rumahnya Dira."


"Ya nanti aku pikir-pikir lagi,masih ada waktu ini."


"Kalau aku sih,nggak keberatan.Lagi pula aku juga senang kalau kalian mau pergi bersama ku nanti." balas ku.


"Oh ya udah,kalau begitu bagus dong.Nanti aku mau langsung minta ijin sama ibu aku." ucap Nadin.


...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...


Sepulang dari rumahnya Nadin,kebetulan tadi Eran menawarkan diri untuk mengantarkan aku.


Karena ternyata mang Diman,mendadak memberi tahu aku kalau mobilnya harus di bawa ke bengkel.


"Bagaimana kalau kita mampir dulu di taman kota,sekalian beli makan." ajak Eran.


"Kamu lapar?"


"Lumayan,tadi kan kita hanya makan cemilan aja.Itu nggk cukup buat aku kenyang lah," balas nya.


"Ya udah,tapi jangan lama-lama yah.Soalnya nanti bibi mencari aku."


"Iya......"


Tidak berselang lama,Eran pun memarkirkan motornya tepat di depan taman.Aku pun langsung turun dari motornya.Untungnya saat ini,tidak begitu banyak pengunjung.Aku jadi merasa lega dan berani untuk menemani Eran makan.


Dia pun memutuskan untuk makan di warung soto Lamongan.Menurut penuturannya,soto nya itu enak.Jadi yang tadinya aku tidak bermaksud untuk makan,akhirnya aku pun tertarik untuk mencobanya.


"Emang nya seenak apa sih? Sampai-sampai kamu merekomendasikan ini pada ku."


"Susah untuk di jelaskan,pokoknya enak aja."


"Kalau sama soto betawi,enakan mana?"


"Soto betawi? Duh kalau itu sih aku malah belum pernah nyobain.Jadinya aku tidak bisa bandingin.Nanti coba aja,kamu pasti bakalan suka." jelas Eran.


"Oke......."


...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ...


Setelah menunggu beberapa saat,akhirnya pesanan kami pun datang.Tampilannya sendiri hampir mirip dengan soto betawi yang biasa aku makan.


Eran pun langsung memakannya dengan lahap.


"Cobain,kenapa kamu malah melihat ku?"


"Ah iya,"


Aku pun perlahan mulai mencicipinya dan ternyata rasanya cukup enak dan hampir sama dengan rasa soto pada umumnya.


"Gimana menurut kamu? Enak nggak?" tanya nya.


"Enak sih,Rasa nya juga hampir sama dengan soto yang biasa aku makan,hanya saja tampilannya aja yang beda sedikit." jelas ku.


"Oh gitu,''


"Nanti kapan-kapan kamu bisa dong,ajak aku makan soto betawi yang kamu maksud tadi."


"Boleh,"

__ADS_1


...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...


Sesampainya di apartemen,aku langsung di sambut oleh bibi yang sudah menunggu aku di ruang tengah.


"Non,dari mana saja? Bibi sudah menunggu non dari tadi." ucapnya.


"Aku habis main dulu di rumahnya Nadin bi,ada tugas sekolah yang harus kami kerjakan bareng-bareng."


"Kebetulan tadi pas pulang aku juga sempat makan dulu di luar,jadinya aku agak telat sedikit deh." lanjut ku.


''Pantas saja,"


"Terus non pulang sama siapa? Kan mang Diman masih di bengkel benerin mobil."


"Ada,tadi teman aku yang mengantarkan aku pulang ke sini."


"Oh ya sudah...."


"Nanti aku makan malam nya mau sama nugget aja ya bi.Soalnya aku masih kenyang,"


"Baik non,"


...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...


Keesokan harinya,saat aku dan Surya tengah menunggu Rio dan Nadin di parkiran,tiba-tiba saja Hana menghampiri aku dengan kedua temannya.


"Dira,"


"Aku perlu bicara sama kamu," ucapnya ketus.


"Ada apa yah?" tanya ku.


"Udah ikut aja sebentar kok," ajaknya.


''Iya....." balas Surya terlihat khawatir.


Hana pun mengajak aku menuju ke bawah pohon mangga yang berada di dekat lapang.


"Ada apa yah?" tanya ku kembali.


"Nggak aku mau nanya aja sama kamu,"


"Tentang?"


"Kamu cukup dekat yah,sama Eran?"


"Ya begitu lah,kami hanya dekat sebagai teman saja kok."


"Nggak,soalnya kemarin kata Niken dia lihat kamu sama Eran lagi makan berdua di taman."


"Ah itu,Emang kemarin aku dan dia sempat makan di taman kota.Karena kita emang baru pulang mengerjakan tugas di rumahnya Nadin."


"Kamu pasti tahu lah,aku sudah sejak lama menyukai Eran.Aku harap kamu bisa mengerti dan jaga jarak sama dia." ucapnya.


"Kenapa aku harus jaga jarak sama dia? Aku kan hanya berteman saja sama dia,sama seperti yang lainnya." balas ku.


"Ya aku takut aja,dia malah suka sama kamu."


"Mana mungkin,dia suka sama aku.Kamu tahu sendiri reputasi aku di sekolah ini seperti apa."


"Ya kan,takutnya saja."


...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...

__ADS_1


"Loh,Sur.Kenapa kamu di sini duduk sendirian,Dira mana?"


"Katanya tadi dia sudah sampai," lanjut Nadin.


"Dia di bawa pergi sama Hana,"


"Hana? Ngapain dia,"


"Ya aku juga nggak tahu,soalnya tadi Dira minta aku untuk tunggu dia di sini."


"Kenapa yah? Kenapa kamu nggak coba ikutin mereka aja." ucap Nadin.


"Ish kamu ini,nggak harus segitunya juga kali."


"Hai.......!" seru Rio.


"Kalian lagi pada ngapain sih? Sampai-sampai aku datang nggak di sambut oleh kalian."


"Helo,emangnya kamu siapa? Pake harus di sambut segala." timpal Nadin.


"Ya udah yuk,kita ke kelas." ajak Rio.


"Bentar,kita langi nungguin Dira dulu." balas Surya.


"Dira? Lah emang dia kemana?"


"Dia tadi di bawa sama Hana dan teman-temannya,tapi sampai sekarang dia belum balik."


"Di bawa ke mana? Lah ada urusan apa Hana sama Dira,kok bisa-bisa nya dia bawa kabur Dira."


"Ya mana aku tahu,"


"Tadi sih kalau nggak salah,dia di bawa ke arah lapang deh."


"Ya udah,kita samperin aja.Takutnya dia di apa-apain lagi sama Hana dan teman-temannya itu." ajak Rio.


'"Eh itu dia," tunjuk Nadin.


...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...


Setelah selesai bicara dengan Hana,aku pun kembali menuju ke parkiran untuk mengambil tas yang aku titipkan sama Surya.


"Maaf yah, nunggu lama."


"Kamu habis di apain sama Hana?" tanya Rio langsung.


"Ah itu,nanti saja aku ceritakan.Sebaiknya kita ke kelas sekarang,sebentar lagi jam pelajaran pertama akan segera di mulai." ajak ku.


...¶ ¶ ¶ ¶ ¶ ¶...


"Eh tahu nggak," ucap Rio sedikit berbisik sama Eran.


"Tahu apaan sih?"


"Tadi pagi,Dira sempat di ajak sama Hana gitu."


"Dira?"


"Iya,aku juga tidak tahu pasti apa yang mereka bicarakan.Soalnya sampai sekarang Dira belum menceritakannya juga sama aku." jelas Rio.


"Aku bicara seperti ini sama kamu,karena aku khawatir aja Hana berbuat hal yang tidak di inginkan sama Dira."


"Takutnya dia salah paham sama kedekatan kamu sama Dira," lanjut Rio.

__ADS_1


"Di mana Dira sekarang? Aku ingin tanya kan sama dia,apa yang sudah mereka berdua bicarakan tadi."


__ADS_2