PEMBALASAN DENDAM DAHLIA

PEMBALASAN DENDAM DAHLIA
Daniel melamar Dahlia


__ADS_3

** Satu minggu kemudian **


"Dahlia!!" seru seorang pria yang ternyata dia adalah Betran.


"Apa yang kau lakukan di rumahku!!" seru Dahlia yang sudah melihat Betran berada di rumahnya.


"Aku ingin berbicara denganmu!!" seru Betran.


"Tidak ada yang harus aku katakan padamu, segeralah kembali aku tidak ingin dikatakan sebagai pencuri suami orang!" seru Dahlia.


"Tidak, aku harus berbicara denganmu!" seru Betran kembali.


"Pulang lah, aku tidak ada waktu untuk berbicara denganmu." jawab Dahlia.


"Jika kau tidak mau berbicara denganku maka akan ku berantakan rumahmu Ini!" seru Betran.


Setelah mendengar perkataan Betran, tentu saja Dahlia yang akan masuk kedalam rumahnya itu seketika langkah kakinya terhenti.


"Apa yang kau katakan tadi?" tanya Dahlia.


"Kalau kau tidak mau berbicara denganku denganku, maka aku pasti akan memberantakkan rumah ini." jawab Betran.


"Jadi kau ingin menghancurkan rumahku, begitu maksudmu?" tanya Dahlia.


Wanita itu memutar langkah kakinya, Dia berjalan mendekati Betran dan tersenyum kepada pria itu.


"Jika kau berani melakukan hal itu, jangan salahkan aku jika aku memberikanmu pelajaran." ucap Dahlia.


"Kita harus berbicara!" seru Betran.


"Pergilah dari sini!!" seru Dahlia.


Betran benar-benar tidak ingin pergi dari tempat itu, pria itu nampak mendekati satu persatu barang yang ada di rumah Dahlia. ternyata dia mulai menghancurkan beberapa barang yang ada di rumah Ayah Joker.


Dahlia hanya terdiam, wanita itu tersenyum sembari menatap pria yang dulu pernah singgah di hatinya. terlihat seorang wanita berada tidak jauh dari rumah Dahlia, dia adalah istri dari Betran. seorang wanita yang begitu menginginkan cinta dari sang suami.


"Baru Berapa hari kau menikah dengan wanita itu, Betran. sekarang Kau ke rumahku dan meminta aku untuk berbicara denganmu. dimana hatimu dan dimana otakmu, aku sudah bilang Kan kalau kau itu sudah mempunyai seorang istri. Jadi jangan pernah berharap untuk aku menerima hatimu itu." jawab Dahlia.


"Kita harus berbicara!" seru Betran yang terlihat mulai berbuat kasar kepada Dahlia. pria itu nampak menarik salah satu tangan Dahlia dengan sangat kasar.


Dahlia menatap Betran, tatapan mata yang begitu kesal dan penuh kebencian. "Kau yang melakukan hal ini padaku, Maka jangan salahkan aku jika aku berbuat kasar balik padamu." ucap Dahlia yang kemudian mulai menarik balik tangan Bertrand dan memelintir nya. salah satu kaki Dahlia langsung menendang tubuh Betran, rasa kesal dan sakit hati sudah mulai nampak di wajah Dahlia.


Betran itu tidak akan pernah menyangka kalau Dahlia akan memberikan dia tendangan yang begitu keras.

__ADS_1


"Dahlia, aku minta padamu." ucap Betran.


"Pergi dari sini." jawab Dahlia.


"Aku mencintaimu, Dahlia." ucap Betran.


"Aku tidak pernah mencintaimu, cinta itu tidak pernah ada di hatiku." jawab Dahlia.


"Dengarkan Aku, Wanita itu hanyalah alat untuk mencapai keinginanku. Aku tidak pernah mencintainya." ucap Betran yang berusaha untuk mengambil hati Dahlia kembali.


"Kau adalah pria brengsek sama seperti kakakmu, kau ingin mempermainkan seorang wanita hanya karena keegoisan mu semata. Di Mana hatimu, di mana perasaanmu ketika kau melakukan hal itu. istrimu adalah seorang wanita yang menginginkan cinta, dia berharap cinta untuknya darimu, nyatanya kau adalah brengsek yang hanya mempermainkannya!!" seru Dahlia dengan nada suara yang begitu keras.


"Aku tidak peduli, aku hanya mencintaimu." ucap Betran.


"Aku juga tidak peduli, aku tidak pernah mencintaimu." jawab Dahlia yang terus menata Betran.


Pria itu nampak memegang perutnya yang sudah ditendang oleh Dahlia dengan begitu keras. "Dahlia." panggil Betran.


Seorang pria terlihat menatap adegan yang dari tadi sudah terjadi, adegan seorang pria yang sudah memaksa seorang wanita namun wanita itu selalu menolaknya.


"Sayang!!" seru seorang pria dari belakang tubuh Betran.


Betran yang mendengar suara panggilan itu nampak dia memutar tubuhnya, menatap seorang pria yang sudah berada di rumah Dahlia.


"Siapa kau!!" seru Betran kepada Daniel


"Seharusnya aku yang bertanya padamu, siapa kau? Kenapa kau berada di rumah calon istriku?" tanya Daniel.


Betran yang melihat hal itu tentu saja pria itu langsung marah-marah saat mendengar jawaban seorang pria yang mengatakan Dahlia adalah calon istrinya.


"Kau jangan macam-macam ya, berani sekali kau mengatakan kalau wanita ini adalah calon istrimu!" bentak Betran.


"Kenapa aku harus macam-macam, tentu saja wanita yang ada di depan mu itu adalah calon istriku. kalau tidak percaya tanya saja padanya. bahkan aku ke sini tadi membawa cincin untuk pernikahan kami." jawab Daniel.


Sebenarnya Hari ini Daniel bermaksud untuk melamar Dahlia, dia sudah memantapkan hatinya untuk menjadikan wanita itu sebagai pendamping hidupnya.


"Hahaha...,kau kira kau itu siapa, kau berharap bisa menikahi wanita ini." ucap Betran.


"Kenapa memangnya, apa yang salah." jawab Daniel.


"Tentu saja kau itu salah, tidak mungkin dia mau menerima lamaran mu." jawab Betran.


"Memangnya kenapa aku tidak mau menerima lamarannya, dia adalah pria yang akan menikahiku. apa salahnya dia mau mempersunting ku?" tanya Dahlia yang membuat Betran menatap dirinya.

__ADS_1


"Benar kan, kau sudah lihat dan dengar sendiri." jawab Daniel.


"Sebenarnya hari ini pria itu berencana untuk melamarku, karena kau berada di sini maka kau juga harus mendengar semua kata-kataku ini biar kau juga sekalian menjadi saksi lamaran pria yang ada di depanmu itu kepadaku." ucap Dahlia.


Daniel yang mendengar perkataan Dahlia tentu saja dia sangat senang.


"Dengarkan aku Daniel, aku menerima lamaran mu, aku siap menjadi istrimu dalam suka dan duka.Tolong bilang pada ayahmu untuk segera menetapkan tanggal pernikahan kita secepatnya, aku tidak ingin pria yang ada di depanmu itu terus-menerus menggangguku, Dia kira aku ini wanita tidak laku hingga dia terus-menerus mengincar ku. seorang pria yang mempunyai istri namun otaknya begitu picik!" seru Dahlia sembari menunjuk Betran.


"Kau tidak bisa menikahi pria itu!!" seru Dahlia.


"Memangnya kenapa kau tidak bisa menikahi pria itu, aku adalah wanita tidak mempunyai ikatan, aku adalah wanita single dan belum menikah. lalu Kenapa aku tidak bisa menikah dengan pria ini, kau jangan terlalu bermimpi Betran. Aku tidak akan membiarkan mimpi busukmu itu berusaha untuk menghancurkan pernikahanku." jawab Dahlia yang kemudian meminta penjaga rumah untuk segera mengusir Bertrand.


Hanya ada 1 kata bagi Betran, pria itu sudah tidak bisa lagi menyakinkan Dahlia. pria itu tidak akan mampu mengambil hati Dahlia bagaimanapun caranya. sedangkan Daniel yang Mendengar hal itu tentu saja pria itu begitu bahagia, namun Daniel tidak ingin terlalu bahagia terlebih dahulu karena dia takut kalau kata-kata yang diucapkan Dahlia itu hanyalah gurauan semata.


Setelah Betran pergi dari rumah Dahlia, nampak Daniel menatap Dahlia. "Apakah kata-kata yang kau ucapkan itu benar atau cuma bercanda?" tanya Daniel.


Dahlia menatap Daniel, wanita itu tersenyum sembari mendekati Daniel. "Aku bukan wanita yang suka bercanda, aku sudah bilang Kan kalau aku menerima lamaran mu. jadi persiapkan tanggal untuk pernikahan kita." jawab Dahlia.


Setelah mendengar kata-kata yang diucapkan Dahlia, Daniel begitu bahagia pria itu begitu senang bahkan berteriak begitu keras. sesaat kemudian dia menggendong tubuh Dahlia.


"Aku benar-benar mencintaimu, Dahlia. Aku benar-benar sangat mencintaimu!!" seru Daniel yang tertawa terbahak-bahak karena mendengar jawaban dari Dahlia kalau wanita itu menerima lamarannya.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Black Rose


- Mommy


- Mantan terindah


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu


- jangan sakiti aku


- pembalasan dendam Dahlia

__ADS_1


__ADS_2