
DOR...
DOR...
suara tembakan sudah menggelegar, terlihat Daren sudah menghabisi Alexander dengan tangannya. penghianatan yang dilakukan oleh Alexander benar-benar tidak bisa dimaafkan oleh Daren.
Salah satu anak buah Dahlia yang melihat hal itu pria itu benar-benar tidak akan menyangka kalau Daren akan melakukan hal itu. orang yang begitu dia percayai telah direnggut nyawanya.
Keesokan hari terlihat anak buah Dahlia bertemu dengan Dahlia di suatu tempat, di sebuah tempat yang benar-benar tersembunyi tanpa ada orang yang akan tahu.
"Bagaimana?' tanya Daniel kepada anak buahnya.
"Saya benar-benar tidak pernah berpikir kalau pria itu seperti binatang." jawab anak buah Dahlia.
"Apakah pria itu memaafkan mereka berdua?" tanya Dahlia.
"Tidak, bahkan pria itu membunuh kedua orang itu." jawab Bone.
"Bagaimana mungkin pria itu melakukan hal itu?" tanya Daniel kepada Bone.
"Tentu saja pria itu akan melakukannya, sayang. karena pria itu tidak mempunyai hati, tidak mempunyai pikiran bahkan tidak mempunyai kehidupan. pria itu adalah pria yang tidak akan pernah membiarkan orang lain mengkhianatinya hidup bebas." jawab Dahlia.
Kehidupan Dahlia Yang Dulu dia jalani benar-benar begitu pahit, sekarang Dahlia harus memikirkan apa yang akan dia lakukan. sekarang tinggal Daren dan Betran. dua orang itu harus merasakan pembalasan atas apa yang telah mereka lakukan, mungkin titik poin terbesar pembalasan Dahlia adalah Daren. dia harus mencari cara untuk membuat pria itu menderita dengan semua yang dia lakukan, menghancurkan kehidupannya. Bahkan dia telah merenggut kesuciannya.
"Apa rencana kita selanjutnya, Nyonya Dahlia?" tanya Bone kepada Dahlia.
"Tentu saja kita lanjutkan rencana kita, jangan sampai mereka mengetahui kalau kau adalah anak buahku. jalankan rencana kita dengan sangat sempurna, biarkan mereka menjadi saksi itu bisul atas kematian mereka sendiri." jawab Dahlia.
"Satu musuh sudah tersingkir, sayang. kita harus membuat Betran kembali ke jalannya, dia harus mendapat hukuman Karena dia sudah berulang kali berusaha untuk mencelakaiku." ucap Daniel.
"Tentu sayang, apakah kau ingin melakukan sesuatu kepada pria itu?" tanya Dahlia kepada sang suami.
"Tentu saja aku akan membalasnya, aku sudah membuat rencana yang benar-benar tidak bisa dilawan oleh pria itu." jawab Daniel.
"Baiklah kalau begitu, suamiku tersayang. lakukan apa yang ingin kau lakukan, silakan kau melakukan sesuatu yang menurutmu bisa membuat pria itu hancur." jawab Dahlia.
"" Satu minggu kemudian ""
"Geledah rumah ini!" seru polisi.
__ADS_1
"Apa yang kalian lakukan disini, berani sekali kalian memporak-porandakan rumah ku!" teriak Betran.
"Kamu sudah mendapatkan surat perintah untuk menggeledah rumah ini, Tuan Betran." jawab polisi.
"Mengeledah rumah Ku?!" teriak Betran.
"Kami sudah mendapat laporan mengenai barang selundupan yang kau taruh di tempatmu." jawab polisi.
"Berani sekali kalian mengatakan hal itu kepadaku, kalian sudah masuk dengan begitu lancang ke tempatku dan membuat rumahku porak-poranda seperti ini!!" teriak Betran.
"Maafkan kami, Tuan. kami hanya melakukan tugas kami, kami harus menggeledah seluruh kediaman Tuan Betran." jawab polisi. sekitar 20 polisi dikerahkan untuk menggeledah seluruh tempat Betran. mereka sudah mendapat laporan mengenai beberapa barang ilegal yang disembunyikan di rumah Betran.
"Geledah rumah ini tanpa tertinggal satu ruangan pun!!" seru kepala polisi.
Seketika anak buah polisi yang lain langsung menyisir rumah Betran dari ruangan ke ruangan. pagi yang sedikit siang itu benar-benar menjadi hari yang sangat mengejutkan bagi Betran, dia mendapati para polisi yang sudah berada di rumahnya untuk menggeledah tempat itu.
"Hentikan, jika kalian tidak menghentikannya akan ku laporkan kalian pada atasan Kalian!" teriak Betran.
"Silakan tuan, kami hanya menjalankan tugas yang harus kami jalankan. Jadi kalau Tuan Betran ingin melaporkan kami kepada atasan polisi silahkan." jawab kepala polisi.
Seluruh anggota polisi sudah dikerahkan untuk menggeledah rumah Betran, pria itu benar-benar tidak terima saat rumahnya di porak-porandakan oleh para polisi. satu persatu barang ilegal yang disembunyikan oleh Betran ditemukan oleh polisi.
"Terus cari barang-barang itu, aku yakin barang-barang itu ada di sini!" seru kepala polisi.
Tak berselang lama terlihat satu persatu anak buah polisi menemukan barang selundupan yang ada di rumah Betran, terlihat Betran tidak bisa melakukan apapun, pria itu ingin melakukan sesuatu namun yang ada di pikirannya dia harus menjadikan orang-orang yang ada di rumah itu sebagai tumbal untuk dirinya. dia tidak mau masuk pol ke kantor polisi atau di penjara. Betran lebih memilih untuk mengkambing hitamkan mertuanya karena memang rumah itu adalah hadiah dari mertuanya.
"Apa ini, bagaimana mungkin ada barang-barang ini di rumahku!!" teriak Betran.
"Kami tidak tahu, Tuan Betran. Namun kami mendapatkan barang-barang ini di rumah Anda." jawab polisi.
Istri Betran yang berada di tempat itu nampak dia terdiam, dia tidak tahu mengenai barang-barang yang ada di rumahnya.
"Nyonya, Maaf apakah kau tahu kalau suamimu menyelundupkan barang-barang ini?" tanya polisi kepada istri Betran. tentu saja wanita itu menggelengkan kepalanya.
"Tentu saja dia tidak tahu karena ini bukanlah rumah kami, karena Kami hanyalah menempati rumah ini. ini adalah rumah mertuaku!" seru Betran.
Seketika istri bertran menatap suaminya, ternyata menantunya itu ingin menjadikan mertuanya sebagai korban untuk dirinya.
"Apa yang kau lakukan suamiku?!" seru istri Betran.
__ADS_1
"Pak polisi, ini adalah rumah mertuaku. Aku tidak tahu menahu mengenai isi dari rumah ini, ini hanyalah rumah yang dia berikan padaku!" seru Betran.
Ternyata Betran benar-benar licik, pria itu mengkambing hitam kan mertuanya agar dirinya bisa bebas.
"Baiklah kalau begitu Tuan Betran, kami akan meminta penjelasan dari anda. silahkan anda ke kantor polisi dan kami akan menyita barang-barang ini!" seru pak polisi yang kemudian meminta seluruh anak buahnya untuk membawa barang-barang selundupan yang berharga sangat fantastis.
Terlihat jantung Betran berdebar begitu kencang, dia harus mengkambing hitamkan seseorang yang ada di dekatnya. dia tidak ingin masuk penjara dengan semua yang sudah ditemukan oleh para polisi.
"Suamiku, Apa yang kau lakukan? Kenapa Kau menjebak Ayahku, Kenapa kau mengkambinghitamkan dia?!" teriak istri Betran.
"Diam, kalau kau tidak mau diam akan kupukul kamu!!" teriak Betran yang kemudian pergi dari rumah.
Seketika istri Bertran menangis karena suaminya menuduh ayahnya sebagai orang jahat, padahal barang-barang yang ada di rumah itu adalah barang yang dimiliki Betran sendiri.
"Suamiku benar-benar jahat, dia benar-benar jahat." ucap istri Betran yang terlihat menangis sedangkan. Betran sendiri terlihat pria itu meminta beberapa anak buahnya untuk menaruh beberapa barang di rumah mertuanya agar mereka dia bisa terbebas dari semua barang yang sudah ditemukan oleh para polisi.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Black Rose
- Mommy
- Mantan terindah
- Suami keduaku cinta pertamaku
- Dewa perang dan Ratu sihir
- Permaisuri sang kaisar
- ijinkan aku bahagia bersamamu
- jangan sakiti aku
- pembalasan dendam Dahlia
- Permaisuri kesayangan kaisar
__ADS_1