PEMBALASAN DENDAM DAHLIA

PEMBALASAN DENDAM DAHLIA
Taktik Dahlia


__ADS_3

Esok hari pun tiba, sesuai janji Betran datang ke rumah tamu untuk mengajak Dahlia pergi ke taman. pria itu begitu senang saat Dahlia telah menunggunya dengan tersenyum cantik dan balutan baju yang berwarna lembut. Betran terus menatap Dahlia dengan intens.


"Cantik." itu adalah kata yang selalu keluar dari mulut Betran. walaupun Betran tidak terkenal akan ketampanannya, tetapi Betran adalah pria yang sangat menghormati seorang wanita.


Tidak seperti anggota keluarganya yang lain. mereka selalu mainkan wanita bahkan Daren adalah pria yang sangat bejat yang selalu merusak kehidupan seorang wanita.


Akhirnya mengajak mengajak Dahlia ke taman, saat berada di tempat itu semua mata tertuju pada Dahlia. seorang gadis yang baru pindah ke mansion Gale sebagai koki.


Hal pertama yang terlihat di sana adalah tatapan tidak senang dari Alexander dan Joe julin. kedua lelaki itu menatap Betran dengan tidak suka.


"Bagaimana seorang pria tidak berguna itu bisa bersama dengan seorang bidadari ." guman Alexander.


Memang seluruh kerajaan sangat tidak menyukai Betran, karena Betran adalah orang kedua yang berhak mendapatkan tahta kekuasaan keluarga Gale.


"Kau duduklah disini, aku akan membelikanmu makanan." ucap Betran. setelah mengatakan hal itu Betran meninggalkan Dahlia dan mengambil perlengkapan untuk berlatih. memang benar beberapa saat Kemudian Alexander yang juga berasa di taman datang menghampiri Dahlia.


"Kau sedang apa kemari nona Dahlia?" tanya Alexander kepada Dahlia.


"Tuan Alexander, oh ini tuan..,saya bersama tuan muda Betran, apakah tuan Alex juga sedang berjalan-jalan di sekitar tempat ini?" tanya Dahlia kepada Alexander.


"Apakah kau mau berjalan-jalan bersamaku?" tanya Alexander.


"Tapi nanti tuan muda mencari saya." ucap Dahlia.


Dari kejauhan Dahlia dapat melihat wajah licik dari Alexander. Dahlia dapat merasakan kalau Alexander akan membuat rencana untuk Betran.


"Rupanya kau sama saja tidak ada berubah- berubahnya, dulu kau telah menghancurkan kehidupanku. sekarang lihat saja akan kubuat kau celaka." guman Dahlia dalam hati.


Terlintas di pikiran Dahlia untuk mencelakai Alexander, Dahlia telah mengambil batu kecil untuk melakukan sesuatu kepada Alexander agar pria itu dapat berpikir dengan jernih.


"Nyawa dibalas nyawa, nadi dibalas nadi, kau akan mendapatkan balasan atas apa yang kau perbuat." guman Dahlia dalam hati.


"Sungguh kasihan Kau Betran, di tempatmu sendiri malah mereka hendak menghancurkanmu" guman Dahlia yang menatap Betran dari jauh.


Terlihat wajah Betran sangat senang karena wanita yang di dambanya ternyata tersenyum kepada nya.


"Dasar Pria tak berguna, Kau hidup hanya untuk pelengkap di perusahaan saja. setelah penentuan hak waris terakhir nanti, kau akan dihabisi oleh kakakmu." guman Alexander dalam hati.


Memang benar adanya kalau Daren hendak mencelakai Betran. Hidup sungguh tragis, demi kekuasaan saudara pun bisa dihilangkan nyawanya. terlihat dari kejauhan Joe hendak mencelakai Betran, namun dengan segera Dahlia melakukan sesuatu.

__ADS_1


"Zlepp..," Dahlia yang sudah melempar sesuatu ke arah Joe.


"Rasakan kamu Joe, lihat saja nanti akan ku kerjai lagi lebih dari ini." guman Dahlia dalam hati.


Akhirnya tangan Joe terluka, akibat lemparan sesuatu oleh seseorang,


"Ada apa Joe?" Betran yang mendatangi Joe.


"Tidak apa-apa tuan muda, mungkin tadi tangan saya tidak sengaja mengenai sesuatu" jawab Joe.


Dari kejauhan Dahlia tersenyum, hal itu membuat Betran melambaikan tangannya kepada Dahlia, namun aura gelap mulai menutupi wajah Betran, karena terlihat sosok Alexander telah mendekati Dahlia.


"Nona Dahlia apa yang kau lakukan di sini?" tanya Joe kepada Dahlia.


"Tuan Joe, ini saya sedang diajak tuan muda untuk melihat area taman." jawab Dahlia.


Akhirnya perbincangan Joe dan Dahlia terhenti. saat Betran telah mendatangi Dahlia.


"Apa yang sedang kalian bicarakan?" tanya Betran yang tiba-tiba datang dari tempat Alexander.


"Tuan muda." ucap Dahlia yang kemudian berdiri menghampiri Betran.


"Tuan muda." sapa Joe.


"Maaf tuan muda, tadi melihat nona Dahlia sendirian. maka dari itu saya datang untuk menemaninya." jawab Joe.


"Nona Dahlia datang bersamaku, jadi tuan Joe tidak usah khawatir. sekarang silakan tuan Joe kembali ke perusahaan." perintah Betran.


Dalam hati Joe ingin sekali membunuh Betran.


"Akan ku balas dua kali lipat dari ini, lihat saja kau tidak akan pernah mendapatkan wanita ini. karena dia akan menjadi istriku yang selanjutnya." guman Joe dalam hati. sedangkan Alexander melihat itu hanya tersenyum karena saingan yang satunya telah diusir oleh Betran.


"Apa yang kau bicarakan dengan tuan Joe, Dahlia?" tanya Betran kepada Dahlia.


"Dia belum bertanya apapun dan berbicara apapun, karena kau sudah datang terlebih dahulu kemari." Jawab Dahlia.


"Lain kali kalau kau datang bersama ku, aku mohon kamu jangan berbicara dengan siapapun." pinta Betran.


"Aku tidak pernah memanggilnya, tuan muda. dia sendiri yang datang." jawab Dahlia dengan memasang wajah kesalnya.

__ADS_1


"Maafkan aku Dahlia, bukan seperti itu...,aku tidak ingin kau di dekati oleh para anak buah kakak ku, karena kau tahu sendiri kan bagaimana mereka. kakakku dan anak buahnya sama-sama orang yang bejat, mereka sama-sama suka mempermainkan wanita." ucap Betran.


Memang hal itu benar adanya, Betran memang berbeda dengan kakaknya dan para anggota perusahaan Gale yang lain. Daren yang sangat kurang ajar kepada kaum wanita, Dahlia tahu kalau daren dan beserta anak buahnya berusaha mendekatinya namun Dahlia akan menggunakan hal itu untuk tujuan balas dendam nya.


"Oh ya tuan muda, apa tuan muda mau mengajakku jalan-jalan ke kota sekitar sini?" Tanya Dahlia kepada tuan muda Betran.


"Apakah Nona Dahlia mau berjalan-jalan?" tanya tuan muda Betran.


"Tentu, kalau kau mau mengajakku. tapi sebelum itu tuan muda harus meminta izin dahulu kepada nyonya besar, karena aku telah berjanji kepada nyonya besar kalau aku akan meminta izin sebelum keluar." jawab Dahlia.


Akhirnya Betran bersedia mengajak Dahlia keluar, hati Betran berbunga seolah mendapatkan hadiah yang sangat berharga.


** 10 menit kemudian **


"Tuan muda!!" seru pengawal.


"Ada apa putraku?" tanya nyonya besar kepada Betran.


"Ibu, aku mohon izin keluar bersama Dahlia." pinta Betran kepada ibunya. hal itu membuat nyonya besar Gale sangat senang dengan perkataan putranya, Betran adalah seorang pria yang belum pernah mengenal cinta, dia mengenal cinta namun kekasihnya telah diambil oleh Daren serta dirusak kehormatannya oleh kakaknya. apalah daya Betran karena dia tidak bisa melawan, berusaha melawan pun akhirnya ia dibuang di pengasingan selama 5 tahun.


Masa muda Betran dihabiskan di pengasingan itu hingga membuat Betran tidak bisa mencintai wanita lagi. karena dia takut kakaknya akan merusak kehidupan wanita yang dekat dengannya.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Black Rose


- Mommy


- Mantan terindah


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu

__ADS_1


- jangan sakiti aku


- pembalasan dendam Dahlia


__ADS_2