PEMBALASAN DENDAM DAHLIA

PEMBALASAN DENDAM DAHLIA
Betran menjebak mertuanya


__ADS_3

"Ada apa ini!!" seru mertua Betran.


"Tuan Alfred, kami sudah mendapatkan bukti-bukti Kalau anda sudah melakukan menyimpan barang-barang ilegal di rumah Anda." jawab para polisi.


"Barang-barang ilegal, Apa maksudmu?!" seru Tuan Alfred.


"Kami harus menahan anda dengan tuduhan mencuri barang-barang yang dilindungi." jawab polisi.


Tuan Alfred benar-benar tidak pernah memikirkan hal ini, tiba-tiba di rumahnya ditemukan barang-barang selundupan dengan jumlah yang lumayan banyak.


"Aku tidak tahu ini barang-barang dari mana dan punya siapa?!" seru Tuan Alfred.


"Maafkan kami Tuan Alfred, Anda harus di tahan karena sudah melakukan pencurian!" seru para polisi.


Tuan Alfred hanya bisa terdiam, dia tidak tahu apa yang terjadi. hari ini tiba-tiba saja di rumahnya ditemukan begitu banyak barang selundupan bahkan salah satu barang curian yang Begitu berharga pun ada di rumahnya.


"Aku yakin kalau aku dijebak!!" seru Tuan Alfred.


"Silahkan anda ikut kami, tuan. Anda jelaskan di kantor polisi saja." jawab polisi yang kemudian menahan Tuan Alfred.


Para pekerja yang ada di tempat itu mereka semua juga sangat terkejut, pria tua itu bahkan adalah seorang pengusaha yang sangat bersih. tidak pernah melakukan kejahatan sama sekali Namun nyatanya hari ini pria itu dituduh melakukan pencurian barang-barang yang sangat terlarang.


"Ayah!!" seru Jenny, isteri dari Betran.


"Putriku!!" seru Tuan Alfred saat melihat putrinya sudah berada di rumahnya dalam kondisi tangan yang sudah diborgol dan hendak dimasukkan ke dalam mobil polisi.


"Tolong lepaskan Ayahku!!" teriak Jenny.


"Maaf Nyonya, kami harus membawa Ayah Nyonya ke kantor polisi. Kami menemukan beberapa barang-barang yang sudah dicuri oleh ayah Nyonya." jawab polisi yang kemudian memasukkan Tuan Alfred ke dalam mobil polisi .


Air Mata langsung meluncur, wanita itu kebingungan dengan apa yang terjadi. suaminya benar-benar begitu kejam.


"Teganya kau melakukan hal ini kepada ayahku." ucap Jenny di sela tangisnya.


"Nyonya Jenny, apa yang terjadi, kenapa Tuan sampai di bawah para polisi?" tanya anak buah Tuan Alfred.

__ADS_1


"Aku tidak tahu." jawab Jenny yang hanya bisa menangis meratapi semua yang terjadi.


"Kita harus melakukan sesuatu, Nyonya Jenny!!" seru para anak buah Tuan Alfred.


"Apa yang harus aku lakukan." jawab Jenny.


"Kita harus mencari tahu mengenai barang-barang itu, tidak mungkin tuan Alfred melakukannya." ucap anak buat tuan Alfred.


"Aku tahu, karena orang yang menjebak Ayahku adalah suamiku." jawab Jenny sembari menatap anak buah ayahnya.


"Apa maksud Nyonya Jenny, Mengapa Tuan Betran melakukan hal itu?" tanya anak buah Tuan Alfred kembali.


"Para polisi sudah menggerebek rumah kami, menemukan beberapa barang-barang selundupan. suamiku tidak ingin dipenjara karena hal itu Dia melempar semua kesalahannya pada Ayah." jawab Jenny.


"Ini tidak boleh terjadi, Nyonya. tuan tidak boleh dipenjara." ucap anak buah tuan Alfred yang terlihat tidak terima karena bosnya di penjara


"Aku akan mencari cara untuk membuat Ayahku dibebaskan." ucap Jenny.


"Kalau ini semua kelakuan dari tuan Betran maka anda tidak bisa melakukannya, Nyonya Jenny. Anda harus mencari bantuan kepada orang lain." jawab anak buah Tuan Alfred.


Jenny nampak menatap anak buah ayahnya, apa yang dikatakan oleh mereka itu benar adanya. namun kepada siapa dia harus meminta bantuan, mungkin saja beberapa pengacara sudah diminta oleh Betran untuk tidak membantu mertuanya.


"Tidak boleh, itu tidak boleh terjadi." jawab Jenny.


"Apakah mungkin jika Nyonya Jenny memilih Ayah nyonya dan memenjarakan suami Nyonya?" tanya seorang pria yang menjadi orang kepercayaan ayahnya. tatapan mata Jenny menatap pria tua itu, tatapan mata yang begitu sendu, kedua bola matanya nampak berkaca-kaca saat mendengar pertanyaan dari pria tua itu.


"Aku...," ucap Jenny.


"Lebih baik kamu pulang terlebih dahulu, pikirkan apa yang harus kau lakukan. apakah menyelamatkan ayahmu atau menyelamatkan suamimu, menyelamatkan orang yang sudah membesarkanmu, memberikanmu kasih sayang juga selalu melindungimu atau Kau harus menyelamatkan suamimu, orang yang selalu memberikanmu penderitaan. tidak pernah menganggapmu sebagai seorang istri, tidak pernah menghargaimu dan tidak pernah mencintaimu." ucap paman tua.


Seketika Jenny yang mendengar kata-kata yang diucapkan oleh orang kepercayaan ayahnya, dia tidak mau pulang, dia memasuki kamar yang ada di rumah ayahnya, hatinya benar-benar gunda, dia harus memutuskan apa yang harus dia lakukan. menyelamatkan Ayah yang selalu mencintainya dengan begitu tulis atau menyelamatkan suami yang begitu dia cintai tapi tidak pernah mencintainya.


Seluruh pekerja yang ada di rumah tuan Alfred nampak menatap wanita yang sudah memasuki kamarnya, mereka berharap Jenny akan melakukan yang terbaik. orang-orang itu berharap Jenny tidak akan menyakiti ayahnya yang mengambil keputusan yang tepat dan memberikan yang terbaik bagi semuanya.


Suara tangisan itu nampak terdengar jelas, Jenny meratapi kesedihannya. wanita mudah yang sudah menikah tapi tidak pernah disentuh oleh suaminya, meratapi kehidupannya yang tidak mempunyai Ibu semenjak dia remaja, Apa yang harus dia lakukan.

__ADS_1


"Apa yang harus aku lakukan, apa yang terjadi jika aku tidak bisa menyelamatkan Ayah." ucap Jenny. wanita itu nampak menatap fotonya dan sang ayah orang yang begitu mencintainya dengan tulus. orang yang begitu berarti di dalam hidupnya. ml


Malam itu Jenny tidak bisa memejamkan matanya, dia terus memikirkan apa yang harus dia lakukan. terasa berat namun dia tidak akan diam dengan semua yang terjadi, Dia akan melakukan semua. sesaat kemudian terlihat Jenny mengingat sesuatu yang terjadi kepadanya beberapa minggu yang lalu.


Kesedihannya yang begitu luar biasa itu membuat wanita itu mengingat kekejaman sang suami, pria itu hanya memanfaatkannya untuk membalas dendam kepada kakaknya, menghancurkan keluarga wanita yang telah dia sakiti.


"Betapa bodohnya Aku masih mengharapkan cinta pria itu, dia saja mau mengorbankan cintanya untuk melakukan semua pembalasan ini. aku yakin dia juga sudah melakukan seperti yang telah terjadi, Aku tidak boleh lemah. aku harus melakukan sesuatu untuk menyelamatkan Ayahku. Aku tidak akan membiarkan pria itu menghancurkan Ayahku, menyakitiku terus menerus." malam itu Jenny terlelap. dia terus memikirkan semua yang harus dia lakukan, langkah kaki Jenny nampak begitu lemah, dia tertidur dengan semua pikirannya yang begitu menumpuk.


Malam sudah berganti pagi, Betran yang ada di rumahnya nampak tidak menghiraukan kemana istrinya pergi. pria itu benar-benar sangat menyebalkan, dia hanya memikirkan Bagaimana caranya lepas dari semua tuduhan para polisi itu.


Jenny yang berada di rumah sang ayah nampak wanita itu memikirkan sebuah nama yang mungkin bisa menolong ayahnya, nama yang mungkin bisa membantunya untuk melawan suaminya. Jenny sudah memutuskan untuk mencari Dahlia, meminta bantuannya untuk membebaskan Sang ayah. mencari bukti-bukti agar ayahnya terbebas dari seluruh tuduhan.


"Makanlah dahulu Nyonya Jenny, dari kemarin kau belum makan." ucap salah satu pelayan.


"Tentu saja aku harus makan, aku harus mengisi tubuhku dengan energi. Aku harus pergi ke suatu tempat untuk meminta bantuan kepada seseorang." jawab Jenny. pria tua yang menjadi orang kepercayaan tuan Alfred nampak tersenyum, dia yakin Jenny tidak akan membiarkan ayahnya mendekam di penjara karena fitnah sang suami.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Black Rose


- Mommy


- Mantan terindah


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu


- jangan sakiti aku

__ADS_1


- pembalasan dendam Dahlia


- Permaisuri kesayangan kaisar


__ADS_2