PEMBALASAN DENDAM DAHLIA

PEMBALASAN DENDAM DAHLIA
Tiga wanita penggoda


__ADS_3

3 orang wanita yang memakai pakaian yang benar-benar merusak pemandangan, para pekerja yang ada di perusahaan Daniel nampak menatap 3 wanita yang berpakaian begitu minim seperti mereka itu tidak memakai pakaian.


"Silahkan kalian duduk terlebih dahulu." ucap Dahlia.


"Maaf Nyonya, kami diperintahkan oleh Tuan Daren untuk membantu Tuan Daniel mengenai kontrak kerjasama kami." jawab seorang wanita yang memakai pakaian seksi.


"Baiklah, perkenalkan nama kalian terlebih dahulu." pinta Dahlia.


"Namaku adalah Mora, ini Celia dan dia adalah Salsa." jawab wanita yang bernama Mora.


"Baiklah Nona Mora, kalian sudah dengar bukan apa yang dikatakan oleh suami saya. kalau seluruh pekerjaan dari kontrak kerjasama yang ditandatangani oleh Suamiku itu adalah kerjasama yang bisa dibilang aku ikut andil. karena suamiku masih sibuk dengan urusan lain maka Kalian bertiga yang akan bekerja untuk ku." jawab Dahlia dengan senyum yang begitu lebar. Wanita itu sudah bisa menebak kalau Daren bukanlah orang yang bisa dikasih hati, pasti pria itu akan melakukan sesuatu untuk membuat orang yang bekerja sama dengannya akan menurut 100%. tentunya dengan senjata para wanita tersebut.


"Kami tidak akan melakukannya, karena kami harus bekerja dengan Tuan Daniel." Mora yang terus mengatakan kata-kata seperti itu. wanita itu ternyata diberi tugas untuk menggoda Daniel agar pria itu tunduk padanya dan mau bekerja sama dengan Daren mengenai hal apapun.


"Apakah Tuan kalian itu tidak melihat poin-poin dalam kerjasama kita, jika kalian sudah membacanya juga Seharusnya kalian sudah mengerti perusahaan ini adalah perusahaan ku dan suamiku. jika suamiku masih sibuk dengan urusan lain maka akulah yang akan memegang seluruh kendali atas perusahaan ini. jika kalian tidak mau bekerja sama denganku maka silakan kalian pulang, aku akan menelpon Tuan Daren dan mengatakan kalau kerjasama ini batal karena kalian sendiri lah yang membatalkannya." ucap Dahlia dengan begitu lancarnya. Wanita itu sangat tahu bagaimana sifat pria pria itu, dia tidak akan membiarkan sasarannya senang diatas seluruh rencana yang dia lakukan.


"Berani sekali kau melawan Tuan Darren." ucap Salsa.


"Dengarkan saya Nona...,siapa namamu tadi?" tanya Dahlia.


"Namaku adalah Salsa." jawab Salsa.


"Baiklah kalau begitu, Nona Salsa. dengarkan Aku, kalian ini hanyalah wanita yang diutus oleh Tuan kalian untuk melakukan kerjasama dengan perusahaan kami. Tuan Daren Sudah menandatangani kontrak kerja sama itu, jika dia Sudah menandatangani dia harus menanggung seluruh konsekuensinya, Jika dia sudah membacanya pasti dia sudah mengetahui seluruh poin-poin mengenai kerjasama ini." ucap Dahlia yang membuat tiga wanita itu nampak menatap seorang wanita muda yang memiliki kecerdasan kelicikan yang sangat luar biasa.


"Maksudmu, untuk saat ini kau yang memegang kendali atas perusahaan ini?" tanya Mora.


"Tentu saja, nona Mora. saya yang akan memegang kendali perusahaan ini, sebenarnya sebelum bekerja sama dengan tuan Daren, suami saya sudah menandatangani kontrak kerjasama dengan perusahaan lain. maka dari itu diatas tanda tangan kontrak itu ada nama saya berarti suami saya bisa melakukan kerjasama dengan perusahaan lain." jawab Dahlia yang membuat tiga wanita itu nampak tersenyum. karena Dahlia tidak mengatakan kalau wanita itu juga adalah pemilik dari perusahaan Zackly.


Terlihat Mora menatap Salsa, Ternyata semua yang direncanakan oleh 3 wanita itu meleset 100%.


"Ternyata wanita ini benar-benar sangat picik." ucap Salsa.


"Lebih baik kita mencari tahu dulu kepada Tuan Darren, Jika benar apa yang dia katakan maka ini berarti kita harus menghadapi wanita ini sebelum kita melakukan pekerjaan kita untuk menggoda Tuan Daniel." ucap Salsa.


"Baiklah kalau begitu Nyonya.., Siapa nama Anda?" tanya saya Celia kepada Dahlia.


"Namaku adalah Dahlia Ramon, karena Nama suamiku adalah Daniel Ramon jadi aku memakai nama suami ku." jawab Dahlia sambil tersenyum.

__ADS_1


Terlihat Dahlia menatap tiga wanita itu, 3 wanita yang benar-benar membuatnya tidak menyukai kehadiran mereka semuanya.


"Baiklah kalau begitu Nyonya Dahlia. kami akan bekerjasama dengan anda, Kami mohon Anda mau bekerjasama dengan kami." ucap Celia.


"Tentu saja Nona Celia, Saya akan bekerja sama dengan anda. Mari aku tunjukkan ruangan kita untuk melakukan seluruh pekerjaan kita." jawab Dahlia yang kemudian mengajak 3 wanita itu.


Saat keluar dari kantor Daniel terlihat para pekerja pria menatap 3 wanita yang memperlihatkan gundukan gunung mereka yang begitu besar. terlihat Dahlia melirik Para pekerjanya, hanya dengan memberikan lirikan mata saja mereka langsung tunduk dan takut kepada Dahlia.


"Siapa yang akan mampu menolak kita." ucap Mora kepada Salsa.


"Tentu saja kita adalah wanita-wanita yang dipilih oleh Tuan Darren sebagai pemuasnya, tentu saja jika kita membuat tuan Daniel bertekuk lutut di bawah kaki kita, maka kita akan benar-benar menjadi sesuatu yang sangat berharga bagi Tuan Daren." ucap Mora.


Di tempat lain ternyata Daniel sudah berada di salah satu perusahaan milik ayahnya, pria itu mengerjakan seluruh pekerjaannya melalui tempat sang Ayah.


"Tadi Ayah lupa mengatakan sesuatu padamu." ucap ayah Zackly kepada putranya.


"Memangnya ada apa Ayah?" tanya Daniel.


"Kau kan sudah punya perusahaan sendiri, kenapa kau berada disini?" tanya ayah Zackly kepada putranya.


Sekitar 2 atau 3 jam kemudian rapat yang ada di perusahaan Ayah Zackly sudah selesai.


"Ada apa Daniel?" tanya Ayah Zackly.


"Di perusahaanku sedang ada bom nuklir yang siap meledak, Ayah." jawab Daniel.


"Maksudmu?" tanya ayah Zackly yang sedikit kebingungan.


"Ternyata Daren mengirim 3 wanita sebagai orang kepercayaannya untuk melakukan kerjasama dia denganku." jawab Daniel.


"Lalu apanya yang aneh?" tanya ayah Zackly.


"Ayah tidak akan tahu bagaimana bentuk dari 3 wanita itu, jika ayah melihatnya mungkin ibu akan membuat Ayah tidak akan bisa keluar dari kamar." jawab Daniel.


Setelah mendengar jawaban Daniel seperti itu maka Ayah Zackly juga menangkap maksud dari putranya itu.


"Ternyata pria itu benar-benar berbahaya ya." ucap Ayah Zackly.

__ADS_1


"Tentu saja Ayah, Jika dia tidak berbahaya dia tidak akan mengirimkan 3 wanita ular ke kantorku." jawab Daniel.


"Lalu kenapa kau kemari?" tanya ayah Zackly kembali.


"Ternyata Tuhan masih memberi aku kehidupan, ayah. saat mereka baru datang istriku juga datang hal itu membuatku bernafas lega. Setelah itu aku langsung pergi dari perusahaan." jawab Daniel sambil tersenyum.


Ayah Zackly yang mendengar cerita Sang putra tentu saja pria itu tertawa terbahak-bahak.


"Ternyata titisan malaikat pencabut nyawa itu sudah berada di kantormu, tentu saja kau akan langsung kabur daripada kau kena imbas dari seluruh perbuatan yang tidak kau lakukan." ucap Ayah Zackly Sambil tertawa terbahak-bahak.


"Karena hal itu Ayah, lebih baik aku menyelamatkan diri daripada aku harus makan bom nuklir." jawab Daniel yang kemudian menelpon sang istri.


"Baiklah kalau begitu sayang, aku harus segera kembali melakukan pekerjaanku. nanti sore aku akan menjemputmu." ucap Daniel yang membuat sang istri langsung mematikan ponselnya.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Black Rose


- Mommy


- Mantan terindah


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu


- jangan sakiti aku


- pembalasan dendam Dahlia


- Permaisuri kesayangan kaisar

__ADS_1


__ADS_2