PEMBALASAN DENDAM DAHLIA

PEMBALASAN DENDAM DAHLIA
Kau hancur Vera


__ADS_3

"Hari ini Vera sudah di tangkap polisi, beberapa bukti kejahatan Vera.


"Aku tidak bersalah!!" seru Vera.


"Itu adalah bukti-bukti kejahatan wanita ini, jadi silahkan kalian menangkapnya." pinta Daniel.


"Bohong, dia bohong!!" seru Vera.


"Dasar pembohong, aku kira kau itu wanita waras. ternyata kau gila!" bentar Daniel yang kemudian meminta polisi untuk membawa Vera.


Hari ini Vera sudah dibawa oleh para polisi, wanita itu sudah tidak bisa melakukan apapun. apa yang harus dia lakukan, semuanya sudah berakhir.


Hari ini ayah Zackly dan yang lain memutuskan untuk tidak membantu Vera, wanita itu harus mendapatkan hukuman atas seluruh perbuatannya.


Dahlia begitu bahagia dengan sikap sang suami, lambat laun suaminya mempunyai ketegasan yang tidak bisa dibohongi dengan kepalsuan semata.


** Satu minggu kemudian **


Akhirnya pengadilan sudah memutuskan kalau Vera akan dihukum selama 15 tahun penjara sesuai dengan apa yang dia lakukan. Dahlia sedang keluar bersama sang suami ke rumah tuan Ramiro, mereka sudah membuat rencana mengenai Betran yang berusaha untuk menjebak Daniel di salah satu perusahaannya.


"Jadi pria itu berusaha untuk menyerang ku, Paman?" tanya Daniel kepada Tuan Ramiro.


"Benar sekali, Daniel. kau harus berhati-hati. aku yakin salah satu anak buahmu sudah menjual seluruh informasi itu kepada Betran." jawab Tuan Ramiro.


"Kalau seperti itu saya harus berhati-hati, saya yakin kalau Betran tidak akan melepaskan ku. Karena tujuan utamanya adalah menghancurkanku kemudian mengambil istriku." ucap Daniel.


Tuan Ramiro menatap Dahlia, pria itu ingin tahu mengenai cerita dari mereka dan Betran. sedikit demi sedikit Dahlia menceritakan mengenai pertemuannya dengan Betran hingga pria itu menghianati cintanya.


"Memang manusia adalah makhluk yang paling rentan jika membahas masalah kekuasaan dan kekayaan. karena hal itu seseorang harus sepandai mungkin untuk mempertahankan dan memperjuangkan keyakinan mereka agar tidak terjerumus pada lingkaran kehidupan. kenyataan tidak selalu meyakinkan, kekayaan tidak selalu melahirkan kebahagiaan. penderitaan yang terlihat dari luar tidak sepenuhnya menyakitkan, manusia seharusnya memikirkan perannya dalam mencari jati dirinya, tidak harus menghancurkan orang lain untuk menjadikan dia sebagai penguasa." ucap tuan Ramiro yang membuat Dahlia dan Daniel nampak tersenyum.


"Kelihatannya paman sudah kenyang dengan semua perjalanan hidup di dunia ini ya, Paman?" tanya Daniel.

__ADS_1


"Sudah Daniel, mempunyai teman, saudara, sahabat, dikhianati, dibohongi bahkan difitnah. aku sudah pernah mengalami semua itu, Jadi aku sudah kenyang dengan namanya kaca buram dunia ini." jawab tuan Ramiro yang membuat Dahlia tersenyum.


"Aku harus segera menghentikan pria itu, namun aku tidak ingin menghancurkannya karena sebenarnya dia adalah pria baik yang bisa melanjutkan seluruh kepemimpinan keluar Gale. namun sayangnya kefanahan dunia menutup hatinya." ucap Dahlia.


"Kelihatannya Kita harus mencari jalan untuk membuat pria itu kembali ke jalannya, jika kita tidak menghancurkannya maka kita sendiri yang akan dihancurkan." ucap Daniel.


"Kelihatannya suamiku ini sudah bijak Ya, sudah mempunyai prinsip dan sudah bisa bertanggung jawab kepada istrinya." ucap Dahlia sambil tersenyum. Hal itu membuat Daniel juga tersenyum dengan kata-kata yang diucapkan oleh istrinya.


"Kau tahu suamiku, kegelapan tidak selalu menutupi cahaya. adakalanya cahaya akan menyelinap diantara hitamnya dunia ini, jadi kita biarkan saja semuanya berjalan sesuai apa yang terjadi, kita hanya akan melakukan apa yang perlu kita lakukan. jika benar Betran tidak ingin kembali ke jalan yang benar maka kita harus menghancurkannya, jika tidak dia akan menghancurkan lebih banyak orang." ucap Dahlia yang membuat Daniel yang menyetujui apa yang dikatakan oleh istrinya itu.


"Sudahlah, lebih baik kita melihat apa yang terjadi di Perusahaan kalian. jika sampai barang-barang itu masuk ke perusahaanmu maka kau tidak akan bisa melakukan sesuatu. karena barang-barang yang di selundupkan itu barang-barang yang sangat berbahaya." jawab Daniel.


"Apakah itu senjata atau bom?" tanya Dahlia yang membuat Daniel langsung terkejut.


"Senjata, bom? Apa maksudmu, sayang. dia hendak menyelundupkan barang-barang itu ke perusahaan ku?" tanya Daniel kepada sang istri.


"Aku tidak tahu, kan aku bertanya pada Paman Ramiro." jawab Dahlia.


"Aku tidak tahu, kelihatannya mungkin saja." jawab tuan Ramiro.


"Jika itu sampai benar terjadi maka kita harus segera menghentikannya. Aku tidak mau salah satu perusahaan ku menjadi gudang persenjataan seperti itu, jika sampai tertangkap aku bisa dihukum mati." ucap Daniel.


"Maka dari itu kamu harus berhati-hati, tidak mungkin dia tidak menyerangmu dengan semua kekuatannya. karena seperti katamu tadi, dia ingin menghancurkan mu kemudian mengambil istrimu. jadi kau harus berhati-hati sebisa mungkin kau harus mencari otak dibalik semua permasalahan di perusahaannya, tapi yang paling penting adalah kau harus melaporkan masalah ini kepada salah satu polisi kepercayaanmu. buat dia mendukungmu untuk membantumu menangkap orang yang berusaha untuk menghianatimu." jawab tuan Ramiro.


"Tapi, kalau aku melihat dari beberapa anak buah suamiku kenyataannya aku sudah tahu siapa orangnya, Paman." jawab Dahlia.


"Benarkah, Siapa orangnya istriku?" tanya Daniel kepada sang istri.


"Nanti malam kita akan keluar, kita akan memberikannya pelajaran yang tidak akan mungkin dia lupakan. kita buat dia merasakan apa yang telah dia lakukan itu akan membuatnya kehilangan segalanya." jawab Dahlia yang kemudian mengambil ponselnya untuk menelpon salah satu anak buahnya. Dahlia tahu apa yang harus dia lakukan, karena itu Dahlia lebih memilih untuk melihat Apa yang dilakukan oleh salah satu anak buah suaminya yang sudah berkhianat. menjual seluruh informasi perusahaan kepada Betran dan berusaha untuk menghancurkan perusahaan suaminya.


"Baiklah kalau begitu, nanti malam kita akan melakukan apa yang harus kita lakukan. kita akan tahu apa yang bisa kita lakukan, tapi kalian harus ingat, jika kita ingin menghancurkan Betran.., maka kita harus menghacurkan seluruh pendukungnya." jawab tuan Ramiro.

__ADS_1


"Ayah benar, kita harus menghacurkan seluruh pendukungnya dan kita akan membuat pria itu tidak bisa berkutik sama sekali. setelah kita bisa menghancurkan Betran maka kita akan menghancurkan Alexander dan Daren." ucap Dahlia.


"Tapi apa tidak kita hancurkan Alexander terlebih dahulu, karena aku yakin pria itu sedang mencari tahu mengenai barang selundupan nya yang sudah menghilang tiba-tiba?" tanya Daniel


"Suamimu benar Dahlia, kita akan menghancurkan Alexander terlebih dahulu Setelah itu kita akan menghancurkan Betran dan Daren. dengan begitu rencana kita untuk menghancurkan pendukung dari Daren akan mulus, satu-persatu pendukung Daren akan hancur, setelah itu pria itu tidak akan berdiri. jika itu terjadi maka kita akan semakin mudah untuk menghancurkan Daren." jawab tuan Ramiro yang kemudian memberikan beberapa informasi mengenai Alexander.


"Baiklah kalau begitu, nanti malam kita akan menyusup ke perusahaan suamiku untuk menangkap penyelundup itu. Setelah itu kita pastikan untuk menghancurkan seluruh usaha yang dimiliki oleh Alexander, dengan begitu semua rencana yang dia miliki itu akan kita hancurkan." ucap Dahlia yang membuat Tuan Ramiro mengacungkan jempolnya.


"Kau memang sangat luar biasa, Dahlia." jawab tuan Ramiro.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Black Rose


- Mommy


- Mantan terindah


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu


- jangan sakiti aku


- pembalasan dendam Dahlia

__ADS_1


- Permaisuri kesayangan kaisar


__ADS_2