
** Enam bulan kemudian **
6 bulan kemudian akhirnya Dahlia sudah melahirkan dua bayi kembar sekaligus, dua putra kembar yang membuat kebahagiaan Ayah Zackly beserta sang istri juga Ayah Joker beserta sang istri. kedua orang itu sangat bahagia.
"Wow...,Putri angkatku ternyata sudah melupakanku, Lihatlah dia benar-benar tidak ingat padaku?!" seru tuan Ramiro yang sudah berada di rumah Dahlia.
"Sejak kapan Paman sudah pulang, yang aku dengar kalau Paman berada di Belanda." ucap Dahlia.
"kau tahu sayang kami buru-buru kembali ke sini setelah mendengar kabar Kalau kau sudah melahirkan." jawab nyonya Ramiro yang membuat Dahlia tersenyum bahagia. hanya itulah yang dirasakan oleh orang-orang yang ada di sekitar Dahlia.
"Siapa nama kedua Putra mu ini?" tanya ayah Joker kepada menantunya.
"Aku dan Dahlia sepakat untuk memberikan nama kepada dua putra kami dengan sebutan yang hampir sama dengan kami." jawab Daniel.
"Siapa?" tanya tuan ramero namanya adalah Alfredo dan Jeremy." jawab Dahlia.
Kebahagiaan benar-benar terpampang begitu indah di wajah keluarga besar Dahlia dan sang suami. di tempat lain terlihat suara teriakan terdengar jelas di sebuah ruangan tempat Jenny dikurung, wanita itu mengalami gangguan mental setelah Betran mengambil alih seluruh kekayaan ayahnya, sedangkan tuan Alfred sendiri terlihat pria itu sudah keluar dari penjara.
Dia tidak bisa melakukan apapun, semua yang dilakukan putrinya itu benar-benar di luar batas pikirannya. suara teriakan, suara nyanyian yang tidak tahu dan tidak tentu arahnya.
"Kau pantas mendapatkan hal ini, Jenny. kau sudah melakukan kejahatan dengan menggunakan tangan orang lain untuk melakukan keinginanmu." ucap Betran.
"Sudahlah sayang, kau tidak boleh terlalu membenci wanita itu. walaupun seperti itu dia adalah mantan istrimu." ucap seorang wanita yang ternyata dia adalah anak yang tidak pernah diakui oleh Tuan Albert dengan kata lain anak Tuan Alfred bersama wanita di luar sana.
"Putriku benar, Betran. walau bagaimanapun dia adalah mantan istrimu. meminta maaf berapa kali pun aku tidak akan bisa mengembalikan semuanya, aku juga tidak bisa mengembalikan masa depan putriku yang lain karena Jenny selalu mengancam akan mengakhiri nyawanya jika aku mengambil putriku yang lain." jawab tuan Alfred.
"Lebih baik kita memulai kehidupan yang baru, ayah. biarkan wanita itu merenungi kesalahannya, aku juga sudah melakukan kesalahan dengan melukai Dahlia dan suaminya. namun mereka selalu memaafkanku Lihatlah sekarang aku mendapatkan seorang wanita yang begitu baik hatinya, Dia memberikan aku ketenangan, Dia memberikan aku kebahagiaan di kehidupan yang sederhana ini." jawab Betran.
"Lebih baik kita pergi dari sini, Betran. kita lupakan mengenai Jenny. biarkan dia mendapatkan hukuman di tempat ini." ucap Tuan Alfred yang kemudian mengajak Putri dan menantunya itu.
** Lima tahun kemudian **
"Mama, mama!!" teriak Jeremy yang baru pulang dari sekolah taman kanak-kanaknya.
"Ada apa Sayang, kenapa baru pulang sekolah kok teriak-teriak?" tanya Dahlia.
"Alfredo, Mama. dia selalu mengganggu aku." jawab Jeremy yang terlihat marah karena saudara kembarnya itu selalu membuatnya menangis.
__ADS_1
"Sayang, kau itu kan seorang pria. tidak boleh kau selalu menangis karena sesuatu yang sepele seperti ini, kau harus kuat, Lihatlah kalau kau terus-menerus lemah seperti ini kamu akan ditindas." ucap Dahlia yang kemudian mengusap wajah salah satu putranya itu.
"Itu salah Jeremi sendiri, Mama. ngapain dia selalu menangis jika dijahili oleh teman-teman sekelasnya!" seru Alfredo yang baru memasuki rumahnya.
"Kamu itu kan saudaranya, Alfredo. Kenapa kau tidak membantu saudaramu, apakah kau ingin hidup sendiri tanya Dahlia yang membuat Alfredo menggelengkan kepalanya.
"Aku ingin Jeremy menjadi pria kuat, Mama. menjadi orang yang sangat hebat seperti Mama dan Papa." jawab Alfredo.
"Tapi tidak dengan melakukan hal itu kan." ucap Dahlia dengan nada yang begitu lembut.
Sifat keibuan Dahlia benar-benar sudah melunturkan semua keras hatinya, wanita itu menjadi sosok yang begitu menyayangi keluarganya.
"Ada apa Sayang?!" seru Daniel yang baru pulang dari perusahaannya.
"Biasa sayang, mereka bertengkar." jawab Dahlia.
"Ada apa dengan para jagoan Papa ini?" tanya Daniel yang kemudian duduk sambil merentangkan kedua tangannya. Hal itu membuat Jeremy dan Alfredo langsung berlari ke pelukan sang ayah. aku mau menjadi pria tangguh Ayah, aku tidak mau terus-menerus diejek oleh teman-temanku!!" seru Jeremi.
"Itu bagus dong, jadi pria harus kuat, tangguh dan jangan sampai lemah." jawab Daniel sambil tersenyum.
Setelah percakapan itu akhirnya Dahlia meminta sang suami dan anak-anaknya untuk berganti pakaian, sebenarnya dua bocah kembar itu sekolah di dekat perusahaan sang Papa. Hal itu membuat mereka pulang sore setiap hari bersama Papa mereka.
"Siapa yang berteriak begitu keras, Apakah ada tamu tak diundang." ucap Dahlia yang kemudian membuka pintu rumahnya. ternyata di sana terlihat Betran datang bersama istri dan dua Putri kecil mereka yang berbeda umur.
"Kalian sudah datang!!" seru Dahlia Yang meminta Betran dan Liliana masuk ke dalam rumah mereka.
"Kau tahu, rumahmu ini benar-benar berada di alam lain. aku harus mengendarai mobil selama 3 jam untuk ke rumahmu." sindir Betran yang membuat Dahlia memukul pria itu.
"Salah sendiri kau mencari rumah di tempat terpelosok seperti itu, Apakah kau tidak bisa pindah ke kota biar hidupmu itu tidak menjadi orang desa gitu." jawab Dahlia yang membuat Betran dan leliana tersenyum.
"Males aku, aku mau tinggal di pegunungan saja. Aku ingin menghabiskan waktuku di sana bersama anak dan istriku." jawab Betran.
"Jangan lupa Ayah sayang, Ayah kan tinggal bersama kita." ucap leliana yang membuat Betran tersenyum.
"Iya lupa sayang." jawab Betran yang terlihat tersenyum.
"Kebahagiaan, itulah yang sekarang didapatkan oleh Dahlia. kegelapan Masa lalu itu sekarang sudah sirna berganti dengan kebahagiaan yang benar-benar sudah menjadi miliknya.
__ADS_1
"Hai Betran!" seru Daniel yang baru keluar dari kamar bersama dua putra kembarnya.
"Hai Daniel!" jawab Betran yang kemudian memberikan pelukan hangat kepada pria itu.
"Wow, Lihatlah dua malaikat cantik ini sudah bertamu ke rumah kita. ayolah kita makan karena aku yakin kau sangat lelah untuk sampai di tempatku ini." ucap Daniel yang membuat Betran tertawa lepas.
Malam itu menjadi Malam yang begitu panjang, terlihat Betran mendekati Dahlia sembari menggenggam tangannya. "Terima kasih karena kau memberikanku kesempatan kedua, Terima kasih karena kau memberikan aku kesempatan untuk mendapatkan kebahagiaanku kembali." ucap Betran.
"Kita semua berhak mendapatkan kebahagiaan, karena hal itu aku yakin kau adalah pria baik." jawab Dahlia.
Malam semakin larut, akhirnya Betran dan sang istri tertidur di salah satu kamar tamu rumah Dahlia. terlihat seorang wanita berdiri di balkon kamarnya menatap pemandangan yang begitu indah.
"Terima kasih, sayang. terima kasih atas kebahagiaan yang kau berikan untukku." bisik Daniel di telinga sang istri. pria itu memberikan pelukan yang begitu hangat ciuman yang begitu hangat kepada wanita yang memberikannya pelajaran hidup.
** TAMAT **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Black Rose
- Mommy
- Mantan terindah
- Suami keduaku cinta pertamaku
- Dewa perang dan Ratu sihir
- Permaisuri sang kaisar
- ijinkan aku bahagia bersamamu
- jangan sakiti aku
- pembalasan dendam Dahlia
- Permaisuri kesayangan kaisar
__ADS_1
- my little wife