
Suara ******* terus terdengar, Salsa yang berada di kamar bersama Alexander nampak terus melakukan adegan itu tanpa henti.
"Terus, Alex!!" seru Salsa. terlihat Salsa begitu menikmati percintaan dengan Alexander.
Daren yang melihat hal itu dia nampak sangat murka, dua orang yang ada di depannya itu sedang menghianati nya.
"Dasar kurang ajar!!!" seru Daren yang kemudian menarik tubuh Alexander yang masih bercinta dengan Salsa.
BRAKKK...
tubuh Alexa yang terhempas dan membentur tembok.
"Tuan Daren." Salsa yang begitu terkejut dengan kejadian yang ada di depannya.
"Dasar brengsek!!" seru Daren.
Orang-orang yang ada di apartemen Salsa nampak melihat adegan ranjang itu secara langsung tanpa sensor.
Terkejut, itulah yang sekarang di tunjukkan oleh Salsa ketika orang-orang yang ada di tempat itu sekarang melihatnya tanpa sehelai benangpun.
"Keluar!!" seru Salsa yang melihat orang-orang menatapnya dengan tatapan mata yang begitu menjijikan.
PLAKK....
satu tamparan sudah tergambar indah di pipi Salsa, ketika emosi Daren yang sudah tidak terkendali pria itu matanya sudah berubah merah. emosinya benar-benar tidak bisa dikendalikan.
"Kau dan pria ini benar-benar brengsek." ucap Daren.
"Tuan Darren." Panggil Dahlia yang berada di belakang tubuh Darren.
"Kalian bawa pria dan wanita ini ke tempatku sekarang juga!!" seru Darren.
Alexander yang belum sadar sepenuhnya pria itu nampak menatap Daren yang berada di kamar mereka. hanya ada tatapan mata yang begitu terkejut, pria itu tidak akan menyangka kalau hari ini Daren melihatnya bersama Salsa.
Tak berselang lama kedua orang itu sudah berpakaian.
"Sekarang kalian bisa bubar dan pergi dari sini!!" seru Daren.
Tak ada yang bisa dilakukan oleh orang-orang itu, mereka akhirnya pergi dari apartemen Salsa. Dahlia dan Daniel nampak menatap Daren dan Alexander.
"Sebaiknya Kami pergi terlebih dahulu, Tuan Daren." ucap Dahlia yang kemudian mengajak sang suami. sebuah senyum tergambar begitu indah di bibir Dahlia dan Daniel, ternyata rencana mereka berjalan begitu begitu baik hingga tidak akan ada orang yang tahu dengan semua rencana mereka. orang-orang yang ada di pesta itu sudah udah keluar dari apartemen Salsa. yang tertinggal disana hanyalah Salsa, Alexander, Darren dan anak buahnya.
"Tuan." ucap Alexander.
"Apa yang akan kau lakukan Alexander, berani sekali kau menghianatiku!!" seru Daren.
"Apa maksud Tuan, aku hanya bersenang-senang dengan wanita ini." jawab Alexander yang terlihat begitu santai. ternyata selama ini Daren sudah mengetahui kalau Alexander dan Salsa sering berhubungan, namun pria itu tidak menghiraukan hal itu. yang membuat dia marah adalah orang kepercayaannya mencuri darinya dengan nominal yang sangat banyak.
__ADS_1
"Aku tidak peduli kau mau melakukan apapun dengannya, yang aku tanyakan adalah berani sekali kau menghianatiku?!" seru Daren.
"Apa maksud Tuan?" tanya Alexander.
"Kau tidak usah berpura-pura, Alexander. berani sekali kau mencuri dari Ku!!" teriak Daren.
"Memangnya aku telah mencuri apa?" tanya Alexander kembali.
"Tunjukkan bukti-bukti itu kepada pria brengsek ini agar dia tahu Apa kesalahannya!!" seru Daren dengan begitu murkanya. bukti-bukti Itu sudah ditunjukkan oleh anak buat Daren kepada Alexander.
"Kau adalah wanita brengsek yang selalu menggoda, sedangkan Kau adalah pria brengsek yang sudah mencuri begitu banyak uang dariku!!" seru Daren yang masih berusaha untuk menahan amarahnya.
"Tuan, aku...," terlihat sekali kalau Salsa benar-benar sangat ketakutan saat dirinya sudah tertangkap basah bersama dengan Alexander.
"Aku tidak pernah mempermasalahkan mu Bersama siapapun, tapi yang membuatku marah adalah Ternyata kalian adalah penghianat. kalian berdua bersekongkol untuk menggerogoti kekayaanku, berani sekali kalian melakukan hal itu padaku!!" seru Daren.
Emosi yang benar-benar sudah tidak terkendali, pria itu langsung mengambil salah satu senjata yang dibawa oleh anak buahnya.
DOR..
DOR..
DOR..
Daren langsung menembak kedua kaki Salsha.
"Itu hukuman untuk penghianat, karena kalian adalah orang-orang brengsek!!" seru Daren.
"Kenapa kau menatapnya seperti itu, Alexander. Apakah kau merasa kasihan dengan kekasihmu ini?" tanya Daren kepada Alexander.
Terlihat Alexander menatap Daren dengan tatapan mata yang benar-benar begitu marah.
"Kenapa kau menatapku seperti itu, Alexander. Apakah kau marah karena aku sudah melukai kekasihmu ini?" tanya Daren kepada Alexander.
Kedua bola mata Alexander terlihat berkaca-kaca saat melihat kekasihnya diperlakukan seperti itu oleh Daren.
"Aku sudah mengetahui hubungan kalian sudah lama, Alexander. aku membiarkan hal itu, aku hanya ingin bersenang-senang dengan kekasihmu. bahkan dengan sengaja kau menjual kekasihmu kepadaku, namun yang membuat aku tidak terima adalah kau menjual kekasihmu padaku dengan bayaran kau menggerogoti kekayaanku!!" seru Daren.
"Apa salah jika aku melakukannya!" Alexander yang tiba-tiba mengatakan hal itu. terlihat sekali kalau Alexander menatap Daren dengan tatapan mata yang begitu membenci pria itu.
"Apa yang kau katakan tadi?" tanya Daren.
"Apakah aku salah, kau sudah tidur dengan wanita itu bukan? karena hal itu aku meminta bayaran, karena kau sudah meniduri istriku!!" seru Alexander.
Baru kali ini kenyataan itu mulai terbuka, ternyata Salsa adalah istri dari Alexander. namun pria itu memanfaatkan kecantikan istrinya untuk membuat Daren tergila-gila padanya.
"Apa, istri? jadi ternyata dia adalah istrimu?" tanya Daren sambil tersenyum.
__ADS_1
"Iya, dia adalah istriku. kau sudah meniduri istriku, Lalu kenapa aku tidak boleh meminta bayaran darimu!!" teriak Alexander dengan begitu keras.
PROKK...
PROKK..
PROKK..
Daren bertepuk tangan dengan begitu keras.
"Aku baru tahu kalau ada seorang pria yang menjual istrinya untuk mendekatiku, kau itu adalah pria brengsek yang bahkan lebih brengsek dari penjahat." ucap Daren.
Salsa terlihat begitu kesakitan, 2 peluru sudah menembus kakinya. kesakitan itu tertahan saat melihat kemarahan Daren.
"Kalian para pria adalah orang-orang hina, kalian adalah orang-orang brengsek. kalian memperlakukanku seperti barang rongsokan, Kau adalah suamiku kau melemparku kepada pria ini. kau adalah pria yang tidak tahu malu!!" seru Salsa.
Daren tersenyum dengan semua perkataan dari Salsa. "Kaulah wanita bodoh yang mau dijual oleh suamimu, kau menjual tubuhmu untuk mendapatkan kekayaan ku. karena hal itu kau mau saja aku tiduri kan?!" seru Daren.
Hari ini Salsa merutuki kebodohannya, dia mau menjadi simpanan Daren selama bertahun-tahun. kebodohannya adalah mau melakukan semua yang diperintahkan oleh suaminya.
"Saat ini kalian akan mendapatkan pelajaran karena kalian sudah berani melakukan hal ini padaku!!" seru Daren. salah satu tangan pria itu terlihat terulur membawa pistol sembari mengarahkan kepada Alexander.
"Ini adalah hadiah atas penghianatanmu!" seru Daren yang kemudian menembak Alexander tepat di dahinya.
DOR..
suara tembakan itu terdengar begitu menggelegar, salah satu anak buah Dahlia yang berada di kelompok Daren nampak pria itu benar-benar tersentak. ternyata yang dikatakan oleh Dahlia itu adalah kebenaran yang sangat mutlak, Daren dan anak buahnya adalah orang-orang yang berhati iblis, tidak bermoral, bahkan tidak punya hati nurani sama sekali.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Black Rose
- Mommy
- Mantan terindah
- Suami keduaku cinta pertamaku
- Dewa perang dan Ratu sihir
- Permaisuri sang kaisar
- ijinkan aku bahagia bersamamu
- jangan sakiti aku
__ADS_1
- pembalasan dendam Dahlia
- Permaisuri kesayangan kaisar