PEMBALASAN DENDAM DAHLIA

PEMBALASAN DENDAM DAHLIA
Hukuman untuk Vera


__ADS_3

BRAKKK..


BUKK...


terdengar nafas yang menggebu dari Dahlia ketika dia terus-menerus memberikan pukulan kepada Vera, sedangkan Vera yang mendapat perlakuan seperti itu.., wanita itu tidak bisa melawan Dahlia sama sekali. Vera baru mengetahui seperti apa istri dari Daniel, wanita itu benar-benar menakutkan bahkan lebih menakutkan dari pembunuh bayaran.


"Lepaskan aku, lepaskan aku!!" teriak Vera.


"Aku sudah memperingatkanmu berulangkali untuk tidak mengganggu suamiku, Sudah berapa kali kau tidak menghiraukan semua peringatanku. jadi hari ini aku tidak akan melepaskanmu, Aku akan memberikanmu hukuman yang setimpal karena kau dengan sangat berani berusaha untuk mengganggu suamiku!!" seru Dahlia.


Aura pembunuh dan sifat kejam dari Dahlia kini muncul kembali, wanita itu tidak akan membiarkan sesuatu miliknya akan direbut oleh orang lain.


"Lepaskan aku!!" teriak Vera.


PLAKK..


PLAKK...


PLAKK..


3 tamparan sudah tergambar indah di wajah Vera, Dahlia benar-benar sangat murka. saking murkanya wanita itu bahkan tidak akan pernah memandang Vera sebagai seorang wanita, Dia memandang Vera sebagai musuh yang harus dia singkirkan.


Terlihat wajah Vera sudah berubah seperti tomat berwarna merah karena tamparan yang terus-menerus diberikan oleh Dahlia.


"Biarkan Daniel, biarkan wanita itu mendapatkan ganjaran atas apa yang dia lakukan. Sudah berulang kali istrimu memperingatkan dirinya namun seolah dia tidak ingin menghiraukan kata-kata istrimu, Dia menghinanya, mengejek istrimu seperti seorang wanita murahan. Aku tidak akan membiarkan menantuku dihina oleh orang lain, Jadi jika kau berani membantu wanita itu ibu juga akan melakukan sesuatu kepadamu." ucap Bu Hana yang membuat Daniel langsung terdiam.


Apa yang dikatakan oleh ibunya itu sebenarnya betul, tapi jika sampai Dahlia memberikan hukuman kepada seseorang itu berarti nyawa orang itu dalam bahaya. bisa jadi Dahlia tidak akan pernah membiarkan Vera hidup.


"Aku tidak ingin istriku menjadi pembunuh, Bu." ucap Daniel.


"Dia tidak akan membunuhnya, Daniel. aku yakin Dahlia tahu dimana batas yang harus dia lakukan, biarkan istrimu itu memberi tahu di mana posisinya di rumah ini agar tidak ada satu wanita pun yang berusaha untuk memasuki mahligai rumah tangga kalian." jawab Bu Hana yang kemudian mengajak sang suami untuk kembali ke kamarnya.


Vera yang melihat itu nampak dia ingin meminta bantuan, namun sayangnya dia tidak dapat bantuan dari siapapun bahkan Bu Hana meninggalkannya karena Wanita itu tidak menyukai keberadaan Vera.

__ADS_1


"Lepaskan aku, aku mohon lepaskan aku!!" seru Vera.


"Kalau begitu Aku akan memberikanmu hukuman karena kau berusaha memasuki rumahku, dengan sengaja kau berusaha untuk mengganggu suamiku. berusaha untuk menjebaknya dan melakukan sesuatu kepadanya. Kau dan Aku adalah seorang wanita, kita sama-sama wanita yang mempunyai perasaan. lalu dimanakah perasaanmu ketika kau berusaha untuk merebut suamiku dariku." ucap Dahlia dengan suara yang begitu santai. wanita itu nampak menjambak rambut Vera dengan begitu keras.


"Kaulah yang tidak tahu malu, berani sekali Kau mengambil pria yang aku cintai!!" teriak Vera.


"Pria yang kucintai?" tanya Dahlia sembari menatap wajah Vera.


"Iya, Daniel adalah pria yang aku cintai. pria yang seharusnya menjadi suamiku." jawab Vera.


Terlihat senyum Dahlia mengembang Begitu sempurnanya, wanita itu menatap sang suami yang berada tidak jauh darinya.


"Oh suamiku tersayang, Mengapa kau tidak memberitahu padaku kalau kau mempunyai kekasih. Apakah kau sengaja ingin melukai ku?" tanya Dahlia sambil menatap sang suami.


"Aku tidak pernah mencintainya, aku hanya menganggapnya sebagai seorang adik saja." Jawab Daniel dengan begitu tegas.


"Lalu, apakah kau ingin menolongnya?" tanya Dahlia kepada sang suami.


Daniel menggelengkan kepalanya, pria itu nampak duduk sambil menatap apa yang di lakukan oleh sang istri.


"Aku tidak mempunyai kesalahan sama sekali, seharusnya kau lah yang harus merasa bersalah. Kau adalah wanita yang tiba-tiba memasuki pikiran Daniel!" seru Vera.


Daniel benar-benar marah ketika Vera terus-menerus memprovokasi pikiran sang istri, wanita itu memang tidak bisa menjadi seorang wanita yang mempunyai pikiran jernih. dari dulu sampai sekarang Vera tidak mempunyai hati yang baik wanita itu selalu iri kepada orang lain yang berusaha untuk mendekati Daniel. dia akan memfitnahnya, menghancurkannya agar tidak ada satu wanita pun yang berhasil mendekati Daniel. namun sekarang terlihat Vera tidak bisa melakukan apapun, wanita yang dia singgung itu ternyata adalah wanita yang sangat berbahaya.


"Kau tahu Vera, Aku mempunyai masa lalu yang begitu kelam. begitu gelap bahkan tidak ada cahaya sama sekali, kau salah karena kau berusaha untuk memasuki kegelapan ku. maka aku tidak akan membiarkanmu keluar dengan semua nafas yang kau miliki." ucap Dahlia.


"Daniel, tolong aku Daniel!!" teriak Vera.


Tak ada kata yang keluar dari mulut Daniel, pria itu nampak menatap Vera dengan tatapan mata yang benar-benar begitu jijik.


"Kau sendiri yang membuat masalah, maka kau yang harus menanggungnya. kau salah jika menganggap Istriku adalah wanita lemah, kau salah jika menganggap istriku sebagai wanita bodoh, kau salah jika menganggap Istriku adalah wanita yang tidak mempunyai hati. dia adalah istriku, belahan jiwaku, nadiku, nafasku dan dunia Ku." ucap Daniel yang kemudian menelpon salah satu polisi untuk menangkap Vera dengan tuduhan yang begitu banyak.


Salah satu bukti yang sengaja di sembunyikan oleh Daniel ketika pria itu l melihat Apa yang dilakukan oleh Vera. dulu karena Daniel menganggap Vera adalah gadis polos yang tidak sengaja melakukan kesalahan, namun sekarang Daniel tidak akan membiarkan Vera hidup bebas dengan semua kesalahan yang telah dia lakukan.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan Daniel!!" seru Vera.


"Aku sudah menelepon polisi dan aku akan memberikan beberapa bukti yang aku simpan mengenai semua yang kau lakukan pada wanita yang dulu mencintaiku. kau telah membuatnya kehilangan nyawa, maka sekarang kau akan mendapatkan balasan atas apa yang kau lakukan." jawab Daniel yang kemudian meminta sang istri untuk tenang.


"Biarkan wanita ini mendapatkan hukuman atas apa yang dia lakukan, sayang. kau jangan melakukan sesuatu seperti yang dia lakukan, biarkan dia mendekam dan membusuk dipenjara agar dia bisa merasakan semua kejahatan yang telah dia lakukan." ucap Daniel yang kemudian menggandeng sang istri.


Sekitar 30 menit kemudian beberapa polisi sudah datang di rumah Ayah Zackly. terlihat di sana Vera berteriak seperti wanita gila yang meminta tolong.


"Daniel, Daniel!!" teriak Vera.


"Pergilah dari sini, semoga kau senang di penjara." jawab Daniel.


Ayah Zackly dan ibu Hana yang melihat hal itu nampak mereka tersenyum. Daniel melakukan apa yang harus dia lakukan, tidak pantas Dahlia memberi pengampunan kepada Vera, wanita yang tidak pantas diberi hati atau maaf atas segala yang dia lakukan.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Black Rose


- Mommy


- Mantan terindah


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu


- jangan sakiti aku

__ADS_1


- pembalasan dendam Dahlia


- Permaisuri kesayangan kaisar


__ADS_2