Pembalasan Permaisuri Yang Dingin

Pembalasan Permaisuri Yang Dingin
Permainan Permaisuri


__ADS_3

"Apa Permaisuri sudah siap?" tanya Kaisar Jasper pada dua pelayan yang berjaga di depan kamar Michelina. Ia merasa resah, karena yang di tunggu untuk makan malam tidak kunjung datang.


"Maaf Baginda, Permaisuri sepertinya sangat pulas."


Kaisar Jasper mengangguk, perjalan jauh itu membuat Permaisurinya kelelahan. "Siapkan makan malam dan antarkan ke kamar Permaisuri."


"Baginda, maaf jika Kerajaan Almos membuat Permaisuri dan Baginda tidak nyaman." Ujar seorang Kesatria, kesatria Raja Almos sebelumnya. Namun dia tidak berpihak pada Raja Almos sama sekali. Justru dia sering menasehatinya demi kebaikan. Hanya karena dirinya anak dari seseorang yang menolong Raja Almos di masa lalu. Maka dirinya tidak pernah mendapatkan hukuman yang berat. Menasehati Raja Almos, sama saja menasehati hati es. Raja Almos kadang berteriak memarahinya jika pemikirannya tidak sejalan. Banyak juga para bangsawan tidak menyukainya karena selalu menentang.


"Tidak, mungkin Permaisuri sangat kelelahan. Aku akan menemuinya."


Kaisar Jasper membuka pintu itu, ia memasuki ruangan bernuansa warna biru. Semua barang yang berada di ruangan itu bercat warna biru.


Dia tersenyum, mendapati istrinya yang tertidur pulas. "Permaisuri." Kaisar Jasper duduk di tepi ranjang, menatap wajahnya dengan lekat. Ia menggerakkan tangan kanannya, menyentuh pipi Michelina. Lembut dan mulus, serta putih. "Cantik."


"Aku akan sering memanjakan mu." Gumam Kaisar Jasper.


"Baginda," seorang pelayan pun menaruh makan malam di atas nakas itu. Melihat sikap kelembutan Kaisar Jasper, ia bisa merasakan Michelina selain menjadi Permaisuri sangat beruntung di tambah lagi Kaisar Jasper yang sangat menyayanginya. "O, iya jangan biarkan siapa pun yang mengusik ketenangan Permaisuri."


"Baik, Baginda."


Kaisar Jasper mencoel pipi Michelina, membuat sang empu menggeliat. "Lucilla aku masih ngantuk," gumam Michelina menepis tangan Kaisar Jasper. Ia memiringkan tubuhnya membelakangi Kaisar Jasper, hal itu pun membuat Kaisar Jasper tertawa geli. Ia kembali mencoel pipi Michelina. Hingga Michelina menarik tangan Kaisar Jasper.


Deg


Kedua mata hitam itu saling menatap dalam diam, saling mengeratkan. Seolah ada bunga yang memberikan kehidupan kedua di bola matanya. Saling mengatakan cinta tak ingin di lepaskan.

__ADS_1


Michelina memalingkan wajahnya yang mulai memerah, ia merasakan jantungnya berdetak hebat. Sama seperti sebelumnya, merasakan jantungnya yang akan meledak.


"Permaisuri," Kaisar Jasper memegang dagunya, membuat leher itu berputar ke arahnya. Kaisar Jasper perlahan mendekatkan wajahnya, seakan tersihir Michelina diam. Hingga kedua benda kenyal itu menyatu. Kaisar Jasper mendorong kepalanya, memperdalam ******* itu, menyesapinya.


Michelina tersadar, ia berusaha mendorong Kaisar Jasper. Namun Kaisar Jasper justru mempererat pelukannya. Tak mau menyerah, dirinya mulai kehabisan oksigen, ia memukul dada Kaisar Jasper.


"Hah," Michelina mengatur nafasnya.


"Maaf," Kaisar Jasper merasa bersalah, tapi bibir lembut itu membuatnya ketagihan, ingin sekali dia melakukannya sekali lagi.


"Aku ingin istirahat,"


Kaisar Jasper yang paham, ia hanya mengangguk. "Baiklah,"


"Baginda, Permaisuri maaf mengganggu. Di depan ada seorang wanita yang mengaku kerabat Baginda." Ujar seorang pelayan. Ia menyampaikan seperti yang penjaga istana bilang. Jika menyangkut tentang kerabat Kaisar Jasper. Seharusnya kedua penjaga itu membiarkannya masuk. Namun ketika di tanyakan alasannya. Permaisuri Michelina berpesan jika ada seorang wanita harus melapor.


"Sebaiknya kita lihat Baginda."


"Biarkan aku saja yang lihat," ujar Kaisar Jasper. Ia merasa kasihan Michelina yang terlihat kelelahan.


"Aku mau ikut Baginda. Aku ingin tau siapa dia?"


Michelina menyingkapi selimutnya, ia turun sambil menggenggam tangan Kaisar Jasper.


Zoya selamat datang batin Michelina tersenyum licik.

__ADS_1


"Padahal aku datang kesini ingin jalan-jalan dengan Baginda, tapi tanpa di duga kerabat Baginda malah menyusul." Ketus Michelina.


Kaisar Jasper tersenyum, ternyata Michelina menyusulnya karena ingin menghabiskan waktu bersamanya. Ia akan memberikan hukuman siapa datang mengusiknya saat sedang bersama Permaisurinya.


...----------------...


Hey_Hey Kak, yang punya Lapak Orenz alias


W A T T P A D, cus mampir ke


# ISTRI KEDUA TUAN DUKE


*SINOPSIS YA.....


Raya seorang gadis bar-bar. Berumur 21 tahun. Dan mendapatkan beasiswa di salah satu Universitas di Inggris. Ia seorang anak yatim piatu, blasteran antara China dan Inggris. Kedua orang tuanya telah meninggal karena sebuah kecelakaan dan hidup bersama sang kakek. Dua tahun kemudian sang Kakek meninggal. Jadilah dia hidup sendiri.


Suatu malam ia ingin menghadiri acara ulang tahun temannya. Na'as, ia mengalami sebuah kecelakaan.


Hingga jiwanya terdampar ke Negeri asing yang tak pernah ia ketahui. Dan lebih mengejutkan lagi, ia tiba-tiba menjadi istri kedua seorang Duke.


Duke Alex.


Seorang Duke yang terkenal tegas dan dingin. Suatu hari istrinya mengalami sebuah kecelakaan hingga sang istri tak bisa hamil. Sang istri pun membuat ide gila. Dimana dia menyuruh Duke Alex menikahi anak teman ayahnya, yang tak lain Baron Criston. Demi sebuah hutang budi. Alena Criston menyetujuinya karena desakan Duchess Mia.


Hingga kedinginan Duke Alex membuat gadis itu, perlahan merasakan sakit hati.

__ADS_1


"Aku membenci mu Duke Alex,"


"Dan aku mencintai mu, Ale*."


__ADS_2