
Happy Reading
❤❤❤❤❤
Hari ini Dev sudah berjanji akan membawa istri nya berbulan madu walaupun sebenarnya didalam perut sudah ada janin namun bagi Dev menyenangkan istri itu pahala yang sangat besar bagi dirinya .
"Uang masih bisa dicari."Prinsip Dev yang ia pegang teguh .
"Beneran gak mau ke luar negeri ?" tanya Dev meyakinkan kemauan istrinya istri yang sudah tidak ingin keluar negeri
"Nggak mau,pokoknya aku mau ke luar kota aja yank." rengek Mentari manja
"Beneran cuma mau keluar kota?papa sudah mengurus semua biaya kita kalau mau keluar negeri sayang." ucap Dev lagi
"Tapi bayi ku gak mau kesana,mau nya ke luar kota aja." ucap Mentari lagi dan Dev hanya bisa pasrah menuruti keinginan istrinya itu .
Setelah perdebatan itu selesai mereka pun langsung siap-siap untuk berangkat karna satu jam lagi pesawat yang akan mereka naiki akan take off .
"Lala dan Vano juga bulan madu kan yank?mereka bulan madu kemana ya?" tanya Mentari pada suami nya memikirkan dua sahabatnya itu yang sedang menjalankan bulan madu juga .
"Nggak tau,ya udah yuk kita berangkat."Dev langsung menggeret koper mereka keluar .
*******
Disisi Lain Lala dan Vano sudah didalam pesawat . "Ga ada sinyal ."Ucap Lala sambil menggoyangkan ponsel nya .
"Ya sudah tunggu sampai di hotel aja nanti kabarin Mentari kalau kita udah berangkat ."Ucap Vano sambil merangkul istrinya
''Mas."Panggil Lala kepada Vano yang asik merangkul dirinya sambil memejamkan mata
"Hhmmm. ." jawab Vano
"Kenapa tukang cilok jualan cilok?" tanya Lala
__ADS_1
"Ya karna jual cilok."Ucap Vano
"Salah,karna ga jual mie ayam." seru Lala membuat Vano geleng-geleng
"Gimana yang udah kecan duan rokok,puasa nya aman?" tanya Lala sambil menatap mata suaminya
"Aman kok,buktinya mas ga bolong kan puasanya ."Ucap Vano bangga
"Lagian ni ya jangan takut sama suami perokok,Mulut aja diasepin apalagi dapur hehe." jawab Vano dengan sok cool
"Sombong amat."
"Bagus lah kalau sadar." seru Lala tersenyum meremehkan
"Sayang." panggil Vano dan Lala pun menoleh
"Diantara menu sahur dan menu buka puasa aku lebih memilih menua bersamamu." goda Vano kepada Lala
*************
Mentari dan Dev pun baru tiba di bandara
"Kita makan dulu ya di Cafe bandara ini, soalnya udah mau waktu buka puasa."Ucap Dev sambil membawa koper mereka dan Mentari hanya menurut tiba dicafe pun mereka memilih makanan yang cepat saji aja .
Setelah makanan sudah siap Mentari langsung ingin memakannya mungkin karna perut nya sudah mulai lapar "Sayang kacamata nya buka dulu.''Ucap Dev membuat Mentari tersenyum
"Lupa."
"Yank baru ada sinyal , aku kirim pesan ke Lala bentar ya." ucap Mentari lagi dan Dev pun mengangguk sambil menyuapkan makanan ke mulut istrinya .
Setelah buka puasa selesai mereka pun menuju Resort yang sudah Dev Pesan .
"Maaf ga terlalu mewah yank, karna cuma disini yank kamar nya yang masih kosong sedangkan tempat lain penuh dan jarak nya pun terlalu jauh."Ucap Dev setelah mereka tiba dikamar
__ADS_1
"Ini bagus banget,udah lebih dari cukup ... aku suka." seru Mentari lagi
"Sayang ini indah banget,Terimakasih." seru Mentari langsung berlari memeluk Dev dengan erat
"Ternyata buat istri bahagia itu sederhana ya."Batin Dev memeluk erat istri nya
Mereka pun langsung masuk kamar untuk membersihkan diri .
*******
Pesawat yang di naiki Lala dan Vano baru tiba di bandara saat hendak turun Vano dan lala lagi-lagi berdebat konyol pasalnya karna kepalanya Vano terbentur di atap pintu untuk keluar pesawat.
''Awssss....sialan " Ketus Vano ngedumel kesal
"Bukan salah langit-langit pesawatnya tapi mas nya yang ketinggian. " ucap Lala menyindir
"Dari pada sayang , pendek ."Vano ikut menyindir
"Hey,aku tu pernah tanya sama emak ku kenapa aku pendek." ucap Lala dengan mode serius
"Terus mak jawab nya apa?" tanya Vano penasaran
"Kata emak,Bapak ku masukinnya setengah."Jawab lala dengan wajah murung
"What..."
Bersambung. ..
like komen dan bantu support karya othor ya
Terimaksih
putry
__ADS_1