
Selamat Membaca
💟💟💟💟💟💟
Dev tak habis Pikir melihat Sikap dan sifat istrinya itu juga kedua teman mentari .
"Berhenti Bercanda , Jadi Gimana Keputusan nya ."Ucap Vano menatap malas pada lala
Mentari Pun Melirik Dev meminta jawaban "Suamiku bagaimana keputusan mu?"Tanya Mentari pada Dev
"Hahk...keputusan?"Ucap Dev kaget mengulang kata-kata mentari
"Iya Gimana?"Tanya mentari lagi
Sedang Dev bingung,Yang ia dengar dari tadi hanya lah omong kosong dan perdebatan konyol lalu kesimpulan apa yg harus bisa ia ambil .
"Sayang aku rasa kita tidak perlu memaksakan mereka menikah ,Karna Aku tak menjamin keharmonisan keluarga mereka nantinya ."Ucap Dev pelan pada mentari namun masih bisa di denger oleh Vano dan lala
"Kita Harmonis kok ."Ucap mereka berdua lalu saling menggenggam tangan diatas meja meyakinkan tari dan dev
Namun Yakinlah itu adalah genggaman tangan permusuhan . Mentari mengerutkan alis nya melihat tingkah kedua temannya itu,Tadi jambak-jambakan sekarang kompak ANEH .
"Baiklah kalian akan Menikah minggu ini ."Ucap Dev dan lala tersenyum sedangkan vano memaksa senyum karna lala me remas genggaman tangannya dengan kuat .
"Tapi Gue Juga butuh bicara sama bokap gue Tar."Ucap Vano
"Mentang-mentang anak kota manggil bapaknya bok ep."Ucap mentari seenaknya namun langsung kena semprotan ketiganya .
__ADS_1
"Bokap mentari BOKAP "Ucap Ketiga nya membenarkan ucapan Mentari
"ah...hehe maksud ku gitu tadi ."Seru mentari tersenyum Pepsodent menampilkan gigi-gigi nya yang putih berbaris .
"Tugas kita sebelum minggu ini adalah menyelidiki Wanita bernama sandra itu ."Ucap Mentari lagi dan mereka setuju .
"Baiklah perundingan kita akhiri sampai disini,Gue sama suami mau pulang."Ucap Mentari .
"Loe kok cepet banget?"Tanya lala
"Iya tumben cepet banget,kita kan belum pesan makanan ."Sahut Vano juga
"Bener sayang,kenapa Buru-buru?"Dev ikutan bertanya .
Mentari menatap ketiga orang itu "Gue ama suami udah makan di rumah tadi dan sekarang perundingan udah selesai jadi Gue mau pulang ,Mau buat Babby."Ucap Mentari sekena nya
"Uhhukkk...uhhhukkk..."Vano dan Lala Terbatuk karna Kaget sedang Dev Menahan tawa nya .
Vano dan Lala Saling Tatap "Gak papa,Pulanglah sana buat lah Baby."Usir lala sebelum perkataan temannya itu semakin mengotorkan fikiran nya .
"Ah Ya baiklah ,Aku dan Dev mau pulang dulu ya . bye."Ucap Mentari beranjak dari tempat duduk nya Namun saat hendak pergi mentari memutar tubuh nya menghadap lala dan vano
"Gw kasih tau ya teman-teman,Cuma penyakit Yang Gak Mandang Fisik Hehe..."Cicit mentari pada keduanya .
"La,Vano Kan berkumis maka pertahan kan ,karna dia Lele bukan Buaya ."Ucap Mentari sekali lagi
"Sialan Loe."Ucap Vano pada sahabatnya itu
__ADS_1
Sebelum pergi "Kalian tau,dulu waktu kecil pulang main males mandi,sekarang udah besar habis main mandi wajib ."Ucap mentari dan langsung kabur menarik tangan suaminya .
"Dasar sinting ."Uca Vano dan lala yang masih duduk di sana .
Mereka berdua pun saling tatap dengan diam ,Vano Menatap lala dengan sangat intens .
Masih tidak percaya jika ia menikah dengan lala,Wanita konyol bahkan gila akan pria . semua pria dia sukai .
"It's mee Gue gadis yg tak pernah beruntung dalam hal percintaan ."Ucap Lala meratapi nasib nya
pletak..
Vano menjentikan jari nya di kening lala
"Sakit Vano."Teriak Lala Kesal
"It"s me it's me , loe pikir cuma loe?gue lebih parah tau nggk ?Dasar."Ketus vano kesal menatap lala
"Hari-hari gue tu akan buruk setelah nikah ama loe."Sungut Vano Lagi
"Hari loe buruk,gak papa itu kan hari loe bukan hari gue ."Ucap lala seenak nya
"Gue mau makan ."Ujar lala lagi
"loe itu kurangi makan ,takutnya Gaun pengantin loe nanti ga muat ."Ejek vano sambil nahan tawa .
"Ya allah jauh kan hamba dari calon suami yang pelit karna hamba suka jajan."Cicit lala lagi
__ADS_1
Bersambung.....
suport othor ya supaya makin rajin up , like juga komen dan vote terimakasih 🙏🙏😉😊