
Selamat membaca
❤❤❤❤❤❤
Dev pun mengambil minum "kau yang membuatnya!!"Tanya dev melihat tari yg masih berdiri sambil memegang mangkuk bekas bubur yang iya habiskan
"Tidak !!"
"Kau memesan dari luar!"Tanya dev lagi
"Tidak!"
"Lalu!"tanya dev heran
"Itu bubur dibelikan teman ku vano!"jawabnya santai
"Apa..?"Dev kaget
"Iya,dan sebenarnya itu bubur sisa ku tapi kau ingin makan . didapurmu tak ada makanan jadi aku beri punya ku !!"Ucap tari tersenyum
"Berbagi itu indahkan!!"
"WHAT....SISA??"
Dev bisa saja menerima walaupun makanan itu pemberian orang lain namu SISA bahkan makan bekas sisa pacar atau teman kencan nya pun dev tak pernah mau ,.tapi sekarang ia malah makan sisa punya pembantunya sendiri .
"Hoeekk...hueeww...!"dev mencoba mengeluarkan bubur yg sudah masuk kedalam mulutnya ,namun sia-sia seakan mulutnya sendiri mendukung makan bubur itu .
Tari melihat tuan nya muntah-muntah menjadis sedikit panik
"Kau tak apa tuan ??apa kau hamil ?"Ucap nya ceplos
__ADS_1
"Berhenti menggila mana ada laki-laki hamil sinting !!"Ketus dev menatap tajam tari
Tari pun menggaruk-garukan kepalanya yg tak gatal "Maaf tuan ,tapi kan nggak harus bilang sinting juga,saya masih waras !!"protes Tari dengan suara pelan
"Apa kau keracunan tuan !"Kembali bertanya .
Dev kembali mendesah ,"buatkan aku teh hangat !"perintah dev pada akhirnya
"Baik tuan!" mentari pun keluar dari kamar dev membawa mangkok kotor dan menuju dapur
dev Langsung berdiri memakai Baju kaos dan celana pendek Hendak keluar kamar Untuk Meminum teh di sofa ruang tengah apartemen miliknya.
Namun langkah nya terhenti melihat pesan "Sayang satu minggu lagi aku pulang ,dan Aku sudah Dipastikan sembuh total oleh dokter yang menangani ku !!"Pesan di ponsel dev
Namun dev Tak Membalas Pesan itu ia mematikan ponselnya untuk hari ini,iya ingin beristirahat total .
Ia pun menuruni anak tangga mendapati pembantunya itu sedang bernyanyi dengan suara pelan dan merdua
Pergilah engkau bersamanya
Anggaplah diriku yang tak pernah ada
Aku mohon, jangan lukai hatinya
Cukup aku saja, ho-oh
Bila nanti engkau tak bahagia
Kembalilah, pintu s'lalu terbuka
Namun, hati takkan bisa kembali
__ADS_1
Seperti dulu lagi.....
Sepotong reff lagu tersebut dinyanyikan oleh mentari sambil menyeduh teh di dapur namun tanpa mentari sadari dev menikmati suaranya .
Dev tak munafik iya mengakui jika mentari mempunyai bakat di bidang suara ,vocal nya bagus dan merdu .
"Em...tuan ini teh nya !!"Ucap Mentari meletakan Teh Di meja namun dev Memanggilnya .
"Tunggu,bisa kita bicara !!"Tanya dev Kepada mentari
Gadis itu memandang dev dengan heran,tumben-tumbennya laki-laki itu ingin berbicara dengan dirinya yang selalu dipandang hina itu .
Mentari pun duduk dibawah sofa yg dialas dengan karpet bulu tebal dan menundukkan padangan nya .
Dev menatap heran ,"Kenapa kau duduk disana?duduklah di sofa !!"Perintah dev
"Tidak tuan ,saya cukup disini .kau majikan saya, tidak baik bagi sayq duduk berhadap langsung dengan anda !!"ucap mentari tegas dan merendah .
"Baiklah jika Kau menolak nya aku harap lain kali kau tak akan menolak nya !"Ucap devan
Mentari mengerutkan dahinya "tumben-tumben ni buaya cara bicara nya baik,apa ajalnya udah deket kali ya ?jadi mau banyak berbuat baik . amal gitu !!"tari berperang dengan batinnya .
Tari tak menjawab ucapan dev
"Alina seminggu lagi Akan Pulang kesini!!"Ucap dev pada akhirnya .
bersambung.....
jangan lupa tinggalkan like dan komennya yaa😄masukan ke favorit nya dan vote terimakasih
salam sayang
__ADS_1
"putry"