Pembantu Cantiknya Sang Casanova

Pembantu Cantiknya Sang Casanova
Pengen Bakso!


__ADS_3

Happy Reading


💟💟💟💟💟


"Mana ada cita-cita Biduan?receh kali cita-cita loe tar."Ucap Lala masih tak habis pikir akan pikiran sahabatnya itu


"Cita-cita yang nanggung harusnya artis bukan Bi....B Bi apa tadi ya? ah ya biduan."Ucap Vano menimpali juga


"Iya yank aneh-aneh aja."Ucap Dev ikut membenarkan dengan bahasa halus nya


"Suka-suka gue lh."Ketus Mentari lagi


Akhirnya ketiga orang itu hanya bisa mengalah terhadap wanita bernama Mentari itu ."Ya ya baiklah mana suka hati loe lah."Ucap Vano dengan wajah bodo amat nya


"Iya dong, lagian ni yah hidup lah seperti di perkosa."Ucap Mentari lagi


"Maksudnya?hidup lah seperti di perkosa naon?" tanya Lala dan Vano bersamaan


"Iya yang maksudnya apa?hidup lah seperti di perkosa itu?"Dev pun masih bingung


"Iya hidup lah seperti di perkosa jika tidak bisa melawan ya nikmati aja." ucap Mentari lagi suka hati nya


"Sesat."gumam Lala menatap tajam sahabat nya itu


"Habis stres datanglah stres yang baru."Ketus Vano sambil meletakkan telapak tangan nya di kening Mentari.


"Hey gue nggak sakit kok."Ucap Mentari karna memang dirinya tidak lah sakit


"Ya kali aja loe sakit."Gumam Vano mengejek


"Cih."


"Udah-udah ayo dimakan kue nya."Ucap Dev menyudahi kekonyolan itu


"Mas aku ke kamar kecil bentar,mau pipis." ucap Lala pada suaminya pamit untuk ke wc di rumah teman nya itu


"Biar mas temenin ya."Tawar Vano


"Lebay."Ketus Mentari dan langsung di tarik Dev tubuh istrinya mendekat pada nya


"Nggak boleh gitu yank." ucap Dev lagi


"Iya iya maaf."Gumam Mentari

__ADS_1


"Ga usah mas aku bisa sendiri kok."Seru Lala


"Gak papa,ayo mas temenin."Vano menarik tangan istrinya


"Ya udah deh kalau maksa."Lala pun pasrah dengan kemauan suaminya itu.


Mereka pun menuju kamar mandi di rumah Mentari . "Jangan di tutup pintu nya,biar mas jaga di depan pintu." ucap Vano membuat Lala geleng kepala melihat tingkah aneh suaminya itu


Lala pun selesai buang air kecil dan keluar sambil merapikan pakaian nya di samping suaminya yang memperhatikan dirinya sedari tadi "Ada apa sih mas?" tanya Lala heran


"Kenapa sih wanita kalau pipis suaranya kayak numis kangkung?" tanya Vano membuat Lala memasang wajah masam


"Mana ada kek gitu,siapa suruh tadi temenin?" Ketus Lala


"He..iya iya maaf."Cicit Vano


Sebelum mereka pergi dari depan pintu kamar mandi itu Lala langsung menggenggam tangan suaminya dengan erat "Ada apa hmmm.?" tanya Vano aneh akan sikap Lala


"Mas sebenarnya masih nyaman ga sih sama aku?" tanya Lala menatap mata suaminya


"Nyaman."Jawab Vano singkat


"Sayang ga?" tanya lala lagi


"Mas yakin bisa nerima kekurangan aku?" tanya lala lagi serius


"Apalagi aku belum juga ada tanda-tanda ham."Ucapan Lala terhenti saat Vano berucap


"Insyaallah."Jawab Vano


"Aku turunan orang kampung,rumah juga gubuk,miskin,aku juga ga punya apa-apa.yakin mas sanggup bertahan kedepannya?"Ucap Lala lagi dengan wajah penuh cemas nya


"Apa hubungannya?" tanya Vano


"Takut mas nyesel kedepannya."Ucap Lala lagi dengan wajah menunduk


"Ga usah ngomongin itu,yang penting saling terima apa adanya,saling ngerti,udah."Ucap Vano serius dan tegas


"Yaudah, l love you ."Ucap Lala tersenyum


" l love you to."Jawab Vano


Disisi lain

__ADS_1


Diruang tamu Mentari merengek pengen makan mie ayam sate dan berakhir ingin bakso


"Nanti kita keluar dan kita beli ya."Ucap Dev kepada istrinya


"Hmmm."Jawab Mentari sambil meremas tangan suaminya


"Ada apa sih?" tanya Vano diiringi Lala di samping nya


"Bini gue pengen makan sate mie ayam juga bakso."Ucap Dev


"Owh..."Gumam vano sambil menekan jempol kaki nya


"Ada apa mas?" tanya lala aneh akan sikap Vano


"Ini jempol kaki mas kesemutan."Ucap Vano di hadapan semua orang


"Itu tu roh roh semut yang pernah lu injekin sampe mati lagi balas dendam."Ucap Mentari plong dengan wajah datar nya mengejek Vano membuat Dev lagi-lagi geleng kepala akan ucapan istrinya itu


"Cih....mana ada seperti itu."Ketus Vano pada Mentari namun Mentari seakan masa bodo dengan sikap teman nya itu, Mentari sibuk menatap langit-langit rumah nya


"Pas aku sendok itu bakso ke mulut,cuttt gerobak nya ketelen." ucap Mentari se enaknya membuat semua orang langsung menatap dirinya


"Sinting."


Bersambung....


Support terus ya karya othor gaje alias ga jelas ini 🙈🙊😂🙏


Othor numpang promosi karya teman othor siapa tau ada yang minat mampir



judul (Kepedihan Jiwa)


Sama satu lagi karya (age )


judul (Kamuflase Cinta Sang Ceo)



Terimakasih yang selalu support othor receh ini 😄😉


~p

__ADS_1


__ADS_2