
Happy reading
🌹🌹🌹🌹🌹
Sore itu setelah mengucapkan hal membingungkan bagi David Alina memilih diam tak menjawab pertanyaan laki-laki itu lagi.
"Kenapa tidak dijawab? maksudnya hampir stres itu apa?" David kembali bertanya
"Udah ga usah di bahas, ga penting juga." Jawab Alina lagi
Dan akhirnya David memilih diam tak ingin memaksa yang membuat mantan nya itu tidak nyaman nantinya.
"Kamu sudah makan?" David kembali membuka suara
"Udah." jawab nya singkat
"Kesibukannya apa sekarang?" ia lagi bertanya
"Aku kerja laundry." ucap nya terkesan cuek
"Owh..." David mengangguk kan kepala pertanda paham
Namun laki-laki itu sekilas melirik wanita bernama Alina itu dan tampak jelas difikiran David gadis itu berbeda sangat jauh berbeda dari sebelumnya.
Jika Alina yang dulu David kenal selalu memakai pakaian bisa dibilang feminim yang memperlihatkan lekung tubuhnya namun jauh berbeda dengan Alina yang sekarang, ia memakai baju panjang bahkan sangat tertutup bagian tubuhnya.
__ADS_1
"Kenapa liatin?"Alina bertanya karna merasa risih di perhatikan sedari tadi
" Ehm... nggak.. nggak papa."Jawab David salah tingkah dan kembali fokus menyetir mobil nya.
"Ehm... Alina, boleh aku bertanya?" ucap David lalu menepihkan mobilnya
Wanita itu hanya dia tak menjawab pertanyaan dari pria itu.
"Kalau kamu tidak mau jawab juga gak papa kok, boleh?" ucap David lagi seraya memohon
"Tanya apa?" Alina pun mengijinkan untuk laki-laki itu bertanya
"Ehm... Apa kamu sudah menikah?" Dengan penuh keberanian juga penasaran David akhirnya bertanya
"Tapi.... kalau kamu ga mau jawab juga gak papa kok, maaf." David langsung meminta maaf agar tidak terjadi salah paham antara keduanya
"Hahah... hahhaha.... hahahah." Ia tertawa lepas membuat David bingung dan menjadi sedikit merinding akan sikap dan tingkah aneh gadis itu.
"Kenapa?Apa pertanyaan ku terdengar lucu?tapi aku sedang tidak berbuat lelucon." ujar David lagi
"Apa tadi menikah? haha... hahahha.... " Alina kembali tertawa puas seakan bahagia namun orang lain tak tau jika ia menertawakan dirinya sendiri
"Hey... kamu kenapa?" David menggoyangkan bahu Alina agar gadis itu berhenti tertawa
"Maaf maaf.... baiklah aku akan kasih tau, mau tau kan? ia kan?" Alina menunjuk-nunjukaj telunjuk nya ke arah David sambil cengengesan
__ADS_1
"Eheemm... " David berdehem
"Kau tau, mana ada orang jahat menikah, walaupun ada paling juga dapat yang sepadan, jahat ketemu jahat itu baru benar." ucap Alina
"Maksudnya?"
"Ya mana mungkin orang seperti aku bisa menikah, udah jahat terus durhaka dan lagi aku sering nyakiti orang lain terutama keluarga ku dan poin paling penting mana ada orang mau nikahi cewek depresi." ucap Alina dengan menahan sesak di dadanya jika membahas yang lalu
"Depresi? maksudnya, kamu?" David menatap manik mata Alina
"Ya... itu benar," jawab Alina tersenyum
"Maafkan aku dulu hilang jejak saat pertunangan kita." David merasa bersalah dalam semua ini karna ia pernah ada dalam kehidupan gadis ini dulunya
"Hah.... " Alina menyunggingkan senyum nya
"Kamu enak bisa bilang gitu, pergi dan lalu menghilang... sakit tau, kamu pikir aku ga capek dengan semua keadaan ini, kamu pikir. aku haha hihi karna seneng lahir batin? enggak, aku capek. aku pengen udahan, pengen stop sampai disini aja. tapi aku sadar ga semudah itu siksaan ini bakal berakhir. keluarga, sahabat, bahkan percintaan semuanya gagal aku jalani. lalu apa yang bisa aku pertahankan disini?
kamu yang aku pikir tempat bersandar yang paling nyaman, nyatanya gak lebih sama dengan mereka yang menganggap aku sampah."ucap Alina panjang lebar menatap wajah David
"Terimakasih, udah ninggalin aku tanpa kabar dan terimakasih udah buat aku sadar seenggak penting itu aku di hidup orang lain." Gumam Alina tersenyum miris
"Keluar loe Alin.. keluar. .. " Tiba-tiba ada orang yang menggedor kaca mobil dengan sangat kuat
Bersambung......
__ADS_1
Support komen dan like karya receh othor ya 🙏🙏🥰