
Selamat membaca .
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Dev baru turun dari mobil nya dan langsung menerobos masuk kedalam perusahaan Intel group"Mentari."Teriak Devan disana
"Maaf pak ada keperluan apa?"Tanya security dan juga sudah ada karyawan disana
"Mentari...mana istri saya?"tanya Dev
"Bu mentari baru saja dibawa kerumah sakit oleh pak David juga mba Alina ."Ucap Karyawan disana
"Apa rumah sakit?Maksudnya?"Dev masih belum paham
"Bu mentari pingsan dan ."belum karyawan itu menyelesaikan bicaranya dev sudah berlarian masuk kedalam mobil nya .
"Sial ."Umpat Dev kesal
"Kenapa-napa dengan istriku ,ku habisi mereka."Ucap Dev didalam mobil memukul stir mobil
Lalu Dev mengirim pesan singkat kepada lala bahwa mentari dibawa kerumah sakit sedang dev sudah diperjalan menyusul .
Tak lama mobil yang dikendarai Dev tiba di rumah sakit yang dimana mentari pun berada disana.Dev turun dari mobil tergesa-gesa
"Atas nama mentari,dimana?"Tanya dev pada kasir dirumah sakit itu
"Sebentar ya pak ,saya cek dulu."Ucap kasir rumah sakit lagi
"Cepet , pasien yang baru masuk tadi kurang lebih 15 menit ."Seru dev lagi wajahnya sudah memerah bahkan cemas .
"Diruangan itu pak ,bapak lurus nanti ada belokan ke kiri pertama . nah disana lah tempat nya ."Ucap kasir menunjukan jalan
Dev langsung berlarian,saat tiba didepan ruangan itu dev bertemu langsung dengan David juga Alina sedang duduk menunggu mentari . Dev menatap tajam kearah keduanya
"Kau apakan istri ku hahk?"Ucap dev langsung menarik kerah baju david
"Lepasin dia Dev ,ini rumah sakit. aku yang tak sengaja mendorong mentari bukan dia."Ucap Alina lagi dan dev pun melepas paksa kerah baju david
"Kau."Dev menunjukan telunjuknya di depan wajah mentari
__ADS_1
"Cih....aku tidak tau hati mu itu terbuat dari apa?Iri,dengki dan pembohong bahkan fitnah semua ada tertanam didalam tubuh mu untuk orang yang tak bersalah ."Ucap dev memandang sinis dan jijik kepada Alina
"Bahkan kau tega melukai orang lain hanya karna nafsu dan serakah mu."Ucap Dev lagi
"Dengerin aku dev."Ucap Alina
"Kau yang harus dengarkan aku."Ucap dev dengan lantang nya
"Kau bukan hanya melukai istriku tapi calon anak ku paham kau."Ketus dev membuat Alina terperangah
"Dulu aku selalu memandang kau karna perempuan,namun kali ini tidak . jika kenapa-napa dengan istri juga anak ku ,ku habisi kau."Ucap Dev dan tak lama dokter keluar
"Keluarga pasien."Panggil dokter
Semua orang berdiri dan mendekat "Saya suaminya dok."Ucap Dev
"Gimana kondisi istri saya dok ?baik-baik aja kan?"Tanya dev begitu cemas
"Pasien baik-baik saja,Janin di dalam perut nyonya mentari sangat kuat dan kita sudah berhasil menghentikan darah nya ,hanya saja kondisi pasien masih syok saja belum bisa berinteraksi secara langsung . Mohon bersabar ,permisi."Ucap dokter dan meninggalkan mereka
"Alhamdulillah."Dev mengusap-usap wajah nya karna bahagia istri dan anak nya bahagia .
"Kenapa loe ceroboh sekali lala?sudah yau bahaya tapi loe suruh saja mentari pergi."Ucap vano panik dan emosi mendapat kabar mentari masuk rumah sakit
Sedang lala hanya bisa menunduk melawan ia tak punya keberanian untuk saat ini,karna dirinya lah yang salah .
"Aghhhh...."Erang Vano
"Loe sudah tau intel group punya pacar kakak mentari tapi loe membiarkan nya saja ?loe sengaja?"Cercah vano
"Bukan gitu vano."Ucap lala pelan
"Aggghhh..sudah lah,ayo kita kerumah sakit . tutup ni ruko ."Ucap vano lalu meninggalakn lala dan menunggu didalam mobil
Lala hanya bisa menahan dada nya yang sakit,baru kali ini ia merasa dibentak dan itu sangat lah sakit.
Mobil Vano pun berjalan menuju rumah sakit yang sudah di serlok oleh Dev . Setelah tiba dirumah sakit Vano langsung turun berlarian tanpa menghiraukan lala yang belum turun dari mobil .
Lala hanya menatap Vano yang begitu cemas ."Dev gimana Mentari?"Tanya Vano
__ADS_1
"Dia baik-baik aja kok,cuma belum pulih betul."Ucap dev dan vano pun langsung melihat mentari dari kaca transparan itu
"Devan maafkan aku,aku yang membiarkan mentari pergi sendirian ."Ucap lala baru datang dan meminta maaf dengan tulus pada Dev
Lala melirik vano sekilas yang sibuk memperhatikan mentari .
"Udah gpp lala,mentari udah baik-baik aja kok."ucap dev pada lala
"Tidak semua nya yang terjadi salah kamu."Seru dev lagi menatap sinis Alina dan David yang masih ada disana
Lala lega setidaknya mentari baik-baik saja.
"Vano ."Panggil lala ingin pamit sebentar ke kantin rumah sakit karna perut nya perih belum makan dari pagi sedang dirinya memiliki riwayat penyakit maag
Namun yang dipanggil hanya diam saja "Vano,."Panggil lala dngan suara pelan
"Ada apa?"Jawab Vano
"Aku mau ke kantin bentar."Izin lala
"Ya pergilah."Jawab vano tanpa melihat wajah istrinya dan lala pun hanya bisa pasrah lalu pergi dari sana ,Dev melihat Vano dan lala sedang tidak baik-baik saja .
Dev pun mendekat pada vano"Ini semua tidak sepenuhnya salah dia,kau tak pantas bersikap seperti itu pada nya."Ucap dev sambil menepuk pelan bahu Vano
Vano hanya diam lalu langsung pergi menyusul lala
"Lala Tunggu."Panggil Vano dan lala pun menghentikan langkahnya .
"Lala aku ."Ucapan vano terpotong
"Jangan pura-pura mencintai gue terus,loe juga harus bahagia dengan pilihan loe. pergilah gue gak papa kok."Ucap lala matanya memerah namun ia tahan
Bersambung...
Like komen dan vote ya 🙏🙏🙏😉
salam hangat
putry
__ADS_1