Pembantu Cantiknya Sang Casanova

Pembantu Cantiknya Sang Casanova
Part 142 (Bonchap) kisah percintaan Alina


__ADS_3

Happy reading


🌹🌹🌹🌹🌹


"Kenapa bengong mbak? letakan saja pakaian saya disana, gimana uang yang saya kasih cukup?" tanya Meggi belagak sombong dihadapan Alina namun Alina tidak menjawab, mata nya lebih fokus menatap manik mata David yang ikut menatap mata nya


"Hello." ketus Meggi lagi


"Ahhh.. ya maaf, uang yang lebih dari cukup dan ini." Alina merogoh saku celananya dan mengembalikan uang lebih nya meggi


"Ini uang anda nyonya, kebanyakan... permisi."Alina pun meletakan uang itu di meja lalu pamit pergi dari sana


"Cih.. pake dikembaliin,belagu loe." ketus Meggi kepada Alina yang sudah pergi dari sana


"Sayang....keluar yuk?" Ajak Meggi manja kepada David namun laki-laki itu tidak menjawab membuat Meggi memandang wajah pacar nya


"Sayang."


"Sayang kok melamun sih?" tanya Meggi suaranya terdengar kesal


"ehm... apa Alin... upss." David tanpa sengaja menyebut nama Alina dihadapan Meggi dan langsung menutup mulutnya


"What?"Meggi melototkan mata nya mendengar ucapan kekasihnya itu


" Maaf maksud aku tadi nggak gitu."ucap David langsung meminta maaf


"Ya udah terserah, ayo jalan.. bosen ni." Rengek Meggi seakan tak mempermasalahkan atau memperdebatkan hal tadi, jika wanita lain bisa saja marah besar dan cemburu namun tidak dengan Meggi, wanita ini berbeda dan itulah yang David lihat selama ini.

__ADS_1


"Aku mau ke kantor jadi nggak bisa, gpp ya?" David menolak dengan pelan


"Ga bisa di tunda demi aku?" Meggi memasang wajah murung


Namun David mengeluarkan dompet nya klau memberikan kartu kreditnya kepada Meggi


"Pake ini dan belanja sepuasnya oke, aku ke kantor dulu." ucap David agar Meggi menerimanya


"Ah... iya makasih sayang, ya udah sana pergi lah, semangat kerja ya." gumam Meggi tersenyum puas, David pun langsung keluar dari rumah kekasihnya itu dan langsung masuk kedalam mobilnya.


Saat di pertengahan jalan mobil David tiba-tiba berhenti melihat wanita yang ia kenal sedang menghidupkan motor nya sambil ia engkol.


David pun turun dari mobil dan menghampiri nya "Motor nya kenapa?" tanya David


"Kamu." Alina kaget saat membalikan badannya dan melihat siapa orang yang menyapanya itu


"Ti.. tidak." jawab Alina menolak dengan cepat


"Sini coba aku lihat." David tidak peduli akan tolakan itu, ia pun mencoba menghidupkan motor tersebut dan mengengkolnya


Alina hanya bisa diam dan melihat apa yang sedang di lakukan mantan kekasihnya itu lebih tepatnya mantan calon tunangan nya dulu.


Cekak....


Cekak....


Cekak....

__ADS_1


Berkali-kali David mengengkol motor metik tersebut namun nihil hasilnya, motor itu tetap tidak bisa menyala.


"Huffss.... sepertinya harus bawa ke bengkel deh ini motor." saran David Sambil menarik nafas panjang nya


"Bengkel?ah ya sudah biar aku cari bengkel." Tadinya ia bingung soalnya tidak paham motor dan daerah sana pun Alina tidak lah tau dimana letak bengkel nya


"Tunggu sebentar." David mengambil ponsel nya dan langsung mengabari orang suruhannya untuk membawa motor tersebut ke bengkel


"Hey mau ngapain?" Alina kaget saat David menarik tangannya masuk kedalam mobil


"Motor kamu biar orang ku yang bawa ke bengkel, kamu biar aku yang antr,, ayo."ucapan David seakan tidak bisa ditolak dan diganggu gugat


" Tapi."


"Ayo masuk." David membawa Alina masuk kedalam mobil dan memasangkan sabuk pengaman kepada gadis itu.setelah selesai David pun ikut masuk dan duduk dibangku kemudi


Mobil pun berjalan dan didalam mobil itu dua orang tersebut hanya bisa saling diam tanpa ada yang bersuara dan saling bicara.


"Gimana kabar kamu?" Tiba-tiba David bertanya kepada Alina


"Aku... aku hampir stress tapi aku bahagia." jawab Alina dengan tersenyum miris akan dirinya


"Maksudnya?"


Bersambung.....


Ini hanya bonus chapter jadi othor up ga nentu ya karna lebih fokus sama yang on going dulu☺🥰pantengin terus ya notif nya 🙏

__ADS_1


__ADS_2